Share Like
Simpan

Setiap akhir pekan tiba, si Kecil selalu menagih janji pada Ayahnya untuk bermain bersama. Maklum, Bu, di tengah proses tumbuh kembang balita kini si Kecil sangat aktif, sementara Ayahnya jarang punya waktu senggang di hari kerja. Maka dari itu, weekend jadi waktu bagi mereka untuk bermain bersama. Sayangnya, Ayah sering bingung harus bermain apa dengan si Kecil. Kalau sudah begini, biasanya saya menyarankan pada Ayah untuk mengajak si Kecil bermain origami atau seni lipat kertas, Bu.

Sampai di sini, mungkin Ibu penasaran ya, kenapa harus origami? Menurut artikel di forum konsultasi perkembangan balita yang saya ikuti, selain simpel dan tidak menguras banyak tenaga, bermain origami juga memiliki banyak manfaat untuk si Kecil di rentang usia 3 tahun ke atas, Bu, antara lain:

1. Merangsang Kreativitas
Ibu tentu tahu ya bahwa origami memungkinkan kita membuat beragam bentuk dari selembar kertas atau sehelai kain? Mulai dari bentuk hewan misalnya angsa, ikan, lebah, atau gajah; hingga benda-benda yang ada dalam keseharian kita, seperti pesawat, perahu, rumah, dan balon; semuanya bisa dibentuk dari origami, tergantung kreativitas kita. Ini alasannya, mengajak si Kecil bermain origami bisa memancing ia untuk lebih kreatif, Bu. Sebab, dengan semakin sering bermain origami, si Kecil dirangsang untuk berkreasi membuat bentuk-bentuk yang belum pernah ia buat sebelumnya.

2. Meningkatkan Kemampuan Konsentrasi
Berkreasi dengan origami juga melatih si Kecil untuk terbiasa berkonsentrasi dan lebih teliti, Bu. Bahkan, masih menurut artikel yang saya baca, bermain origami juga dapat meningkatkan kemampuan otak si Kecil, karena saat sudut lipatannya pas, barulah hasil origami terlihat sempurna. Ini sebabnya, origami bisa menjadi salah satu alternatif untuk membuat si Kecil lebih mudah memusatkan perhatiannya saat beraktivitas.

3. Melatih si Kecil untuk Mengikuti Intruksi
Saat bermain origami bersama, baik Ibu maupun Ayah tentu banyak memberikan arahan pada si Kecil. Hal ini secara tak langsung membuat ia belajar mengikuti intruksi dari orang lain secara bertahap, Bu. Dengan kata lain, si Kecil sebetulnya berlatih mengikuti arahan dan aturan main dari orang lain, sehingga ia bisa melakukannya saat berada di situasi yang mengharuskannya mengikuti instruksi di lain waktu. Misalnya, saat Ibu membimbingnya untuk belajar menulis huruf-huruf tertentu, ia akan lebih mudah mengikuti tahapan-tahapan yang Ibu instruksikan.

4. Melatih Koordinasi Tubuh
Saat mengikuti petunjuk dari Ibu dan Ayah, secara tidak langsung kemampuan si Kecil dalam mengoordinasikan mata dan gerakan tangannya juga semakin terlatih, Bu. Dengan begitu, ia pun akan lebih mudah melakukan aktivitas-aktivitas yang membutuhkan koordinasi yang baik antara mata dan tangan, seperti mewarnai gambar maupun belajar menulis.

5. Meningkatkan Kepercayaan Diri
Tahukah Ibu, hal sederhana seperti menyelesaikan lipatan origami menjadi bentuk yang diinginkan ternyata juga mampu meningkatkan rasa percaya diri si Kecil , lho! Kenapa demikian? Sebab, berhasil membuat bentuk sesuai keinginannya adalah salah satu Momen Wow bagi si Kecil yang membuat ia merasa cukup kreatif dan bangga.

Nah, banyak sekali kan, Bu, manfaat yang bisa didapat si Kecil dari bermain origami? Selain lima manfaat di atas, origami juga bisa mempererat kedekatan emosional antara Ayah dan si Kecil lho, karena selama bermain mereka bisa saling membantu dan lebih intens berkomunikasi. Jadi, yuk lebih sering ajak si Kecil berkreasi lewat origami!