Share Like
Simpan

 Suatu waktu, Ibu akan terkejut melihat betapa pesat perkembangan si Kecil. Sejak si Kecil belajar membalikkan tubuhnya, berguling, dan mulai duduk hingga tak tarasa ia telah mahir berjalan, bahkan berlari keluar ruangan! Pernahkah kita memperhatikan, bahwa sesungguhnya semua kegiatan ini dimulai dari lantai (floor) ?

Beberapa peralatan bayi yang aman seperti baby box, baby chair yang digunakan sebagaimana mestinya dengan pengawasan orang tua atau pengasuh, dapat saja membantu perkembangan si Kecil dan memberikan kesenangan baginya untuk bermain. Namun perlu dipertimbangkan kembali, sejauh mana peralatan dan perlengkapan bayi ini mempengaruhi perkembangannya, dan apakah tidak membatasi eksplorasi si Kecil terhadap lingkungan sekitarnya ?

Salah satu teknik yang dapat mengoptimalkan perkembangan si Kecil adalah floor time, yang dilakukan oleh orangtua bersama anak di lantai untuk berinteraksi melalui bermain. Waktu bermain bersama di lantai (floor time play) penting untuk membangun kekuatan, keseimbangan dan koordinasi gerakan kasar si Kecil. Gerakan awal pada usia bulan pertama hingga ia dapat berjalan diharapkan dapat berkembang baik dan optimal. Floor time membantu si Kecil melatih ketrampilan motoriknya dan mendukung perkembangan ‘langkah pertamanya’ saat usia 13 hingga 15 bulan. Kekuatan otot yang dilatih si Kecil akan berpengaruh untuk mengontrol gerakan motorik selanjutnya dan membantunya melangkah pada tingkat kemampuan selanjutnya, seperti berlari, melompat, bahkan pada gerakan motorik halusnya seperti makan tanpa dibantu dan mewarnai dengan crayon.

Selain mendukung perkembangan motorik, interaksi antara orangtua dan anak pada floor time mendukung aspek perkembangan emosi-fungsional anak, serta merupakan dasar berpikir abstrak, dan pemecahan masalah di kemudian hari.

Dasar teknik floor time adalah bermain dan berinteraksi dengan anak di lantai selama 20-30 menit, dengan bermain peran atau ‘pura-pura’, termasuk upaya berkomunikasi dua arah. Teknik floor time, mendukung orangtua untuk mengikuti arahan anak dalam bermain, biarkan si Kecil memimpin dan kenali dunia anak-anak dengan berbagi dan membantu mereka berkembang secara emosional.

Beberapa kunci elemen dalam floor time:
• membantu anak memperluas dunianya dengan membiarkan anak bereksplorasi dan memperkaya pengalamannya.
• mencoba memahami dan menghormati dunia anak-anak dengan mendengarkan kata-kata mereka
• mendorong daya imajinatif anak-anak, misalnya melihat pola yang berbeda dari sebuah bayangan sinar.
• Jika ada jeda saat interaksi, lihatkah apa yang akan dilakukan anak selanjutnya. Ingatlah bahwa si Kecil biasanya akan melakukan sesuatu, walau hanya berkeliling ruangan.

Tujuan floor time ini adalah untuk membangun kedekatan emosional dan komunikasi dua arah, merangsang ekspresi si Kecil, perasaan serta ide kreativitasnya. Ikutilah kemauan si Kecil, dan jangan memaksakan si Kecil bermain menurut kemauan Ibu. Saat tidak ada respon, rangsang perhatian si Kecil dengan mengganggunya sambil bermain.

Jangan lupa untuk memberikannya pujian, agar si Kecil senang bermain dan bebas bereksplorasi!