Whatsapp Share Like
Simpan

Hai Bu, bagaimana kabar buah hati? Di usianya saat ini rambutnya pasti semakin lebat, ya? Agar rambut bayi senantiasa sehat dan terawat, pastikan Ibu rutin mencuci rambutnya dengan produk perawatan rambut bayi khusus yang tidak memiliki kandungan berbahaya. Namun terkadang rambut bayi juga bisa mengalami kerontokan. Kira-kira apa ya penyebabnya? Yuk, cari tahu penyebab rambut bayi rontok dan cara merawatnya yang benar!

Penyebab Rambut Bayi Rontok

Sama seperti orang dewasa, bayi juga bisa mengalami kerontokan pada rambutnya. Berikut adalah beberapa hal yang dapat menyebabkan rambut bayi rontok:

  1. Bayi terkena infeksi tinea capitis. Tinea capitis atau lebih umum dikenal sebagai kurap kulit kepala adalah infeksi jamur yang sering dialami oleh anak-anak. Kurap ini ditandai dengan munculnya tanda merah pada kulit kepala dan akan nampak seperti bercak bersisik atau bintik-bintik hitam.
  2. Posisi tidur. Rambut bayi rontok bisa disebabkan ia tidur dengan posisi yang sama dalam waktu yang lama. Biasanya kerontokan hanya terjadi pada bagian yang sering ditiduri. Dikarenakan mendapatkan tekanan secara terus-menerus, maka secara perlahan rambut di bagian tersebut akan rontok.
  3. Bayi mengalami alopecia areata. Alopecia areata merupakan suatu kondisi dimana bayi mengalami gangguan sistem kekebalan pada folikel rambutnya. Akibatnya, rambut bayi pun mengalami kerontokan.
  4. Trikotilomania. Ini adalah kondisi dimana rambut bayi rontok karena ia menarik-narik rambutnya yang disebabkan oleh stres emosional atau fisik.
  5. Adanya gangguan kelenjar. Gangguan kelenjar, seperti hypopituitarism (kelenjar pituitari yang tidak normal) atau hypothyroidism (gangguan tiroid), dapat mengganggu metabolisme tubuh hingga menyebabkan kebotakan.
  6. Bayi mengalami demam, stres, dan perubahan hormonal. Ketiga hal tersebut dapat memicu kerontokan rambut pada bayi.

Perawatan untuk Rambut Bayi Rontok

Kasihan ya, Bu, kalau bayi terus mengalami kerontokan rambut. Agar tidak terus terjadi, coba lakukan langkah perawatan untuk rambut bayi rontok berikut ini, Bu:

  1. Pilih sampo bayi yang tepat. Saat membeli sampo bayi, pilihlah sampo yang bebas dari zat kimia berbahaya karena dapat memicu reaksi alergi pada kulit kepalanya. Selain itu, hindarilah untuk memberikan produk rambut secara berlebihan, sebab sistem kekebalan tubuh bayi masih belum bagus.
  2. Mencukur rambut. Saat Ibu menjumpai rambut bayi mulai mengalami kerontokan, Ibu sebaiknya mencukur rambutnya. Cara ini dapat mengurangi kerontokan dan akan mempercepat pertumbuhan rambutnya.
  3. Lakukan pijat kepala. Pijatan pada kulit kepala bayi dapat membantu mengatasi kerontokan pada rambutnya. Pijatlah secara lembut untuk melancarkan sirkulasi darah pada kulit kepalanya untuk memperkecil jumlah kerontokan.
  4. Ubah posisi tidurnya. Jika rambut bayi rontok pada satu sisi saja, bisa jadi ini disebabkan karena ia tidur dalam posisi yang selalu sama. Untuk itu cegah dengan mengubah posisi tidur bayi, Bu. Saat ia kembali ke posisi yang sama, secara perlahan ubah posisi tidurnya ke sisi lain supaya tidak membangunkannya.
  5. Kurangi pemakaian aksesoris rambut. Banyak Ibu yang suka memakaikan aksesoris rambut seperti jepit atau bandana pada rambut bayi karena dirasa membuat buah hatinya semakin menggemaskan. Namun kalau rambutnya sudah mulai rontok, maka sebaiknya dikurangi dulu pemakaiannya. Pemakaian aksesoris secara berlebihan pada rambut dapat menyakiti kulit kepalanya, sehingga akan membuat rambut bayi rontok.
  6. Hindari keramas setiap hari. Tidak seperti orang dewasa yang rambutnya mudah kotor dan harus dicuci hampir setiap hari, bayi hanya perlu melakukan perawatan ini dua kali dalam seminggu. Jika bayi telah berusia 1 bulan dan mulai menggunakan sampo, berikanlah satu tetes saja setiap kali keramas. Jangan lupa untuk membilasnya sampai bersih hingga tak ada buih yang tersisa. Berhati-hatilah dalam mencuci rambut bayi agar buih sampo tak sampai masuk ke mata atau lubang telinganya.
  7. Hindari penggunaan baby oil. Banyak Ibu memberikan baby oil pada kulit kepala bayi untuk mempercepat pertumbuhan rambut. Padahal hal ini sama sekali tidak terbukti. Penggunaan baby oil dalam perawatan bayi justru akan membuat pori-pori kulit kepalanya tertutup sehingga lebih baik Ibu menghentikan pemakaian produk ini.

Itulah beberapa penyebab rambut bayi rontok dan langkah yang bisa Ibu lakukan untuk mencegahnya. Pastikan Ibu benar-benar memperhatikan perawatan rambut bayi agar ia terhindar dari penyakit yang dapat membuatnya mengalami kerontokan. Selain itu, selalu perhatikan keamanannya supaya tidak melukai kulit kepala bayi atau ada produk rambut yang masuk ke matanya. Semoga setelah ini rambut bayi tumbuh dengan subur dan sehat ya, Bu!

Ibu masih memiliki pertanyaan lain seputar perawatan atau tumbuh kembang bayi? Langsung kunjungi laman Tanya Pakar saja, Bu. Para ahli di sana akan membantu menjawab pertanyaan Ibu secara langsung. Untuk dapat menggunakan fitur tersebut, jangan lupa untuk registrasi terlebih dulu ya, Bu.

Artikel Sejenis

Sumber:

fimela.com, motherandbaby.co.id