Share Like
Simpan

Si Kecil sudah bisa bicara kata apa saja, Bu? Senang ya, kalau ia mulai mengucapkan kosakata baru. Apalagi, jika si Kecil sudah mulai merespon kata-kata Ibu atau orang lain. Kemampuan verbalnya ini dapat memudahkan si Kecil untuk berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya. Oleh sebab itu, Ibu perlu tahu tahapan perkembangan kemampuan verbal si Kecil dan cara mengoptimalkannya. Simak tips yang saya dapatkan dari konsultasi anak online berikut ini, yuk!

Usia 1 Tahun

Di usia 1 tahun, umumnya si Kecil sudah bisa mengucapkan mama dan papa. Ia juga mulai menggumamkan kata-kata sederhana yang sering ia dengar. Pada usia ini, ia juga sudah memahami perintah-perintah tertentu. Misalnya, ia akan menurut ketika diminta berbaring dan tidur. Si Kecil juga dapat mengikuti arahan yang ditunjuk Ibu. Nah, agar kemampuan si Kecil meningkat, Ibu dapat melakukan hal ini:

  • Ajak si Kecil meniru ucapan. Ibu dapat mengajarkan kata-kata sederhana, seperti minum, makan, bobo, dan sejenisnya.
  • Berikan perintah-perintah singkat secara rutin sehingga ia mengerti apa yang harus dilakukan, misalnya, memindahkan barang, membuka buku, atau mengangkat tangan. Jika ia tak mengerti, Ibu dapat mengucapkan perintah sambil mencontohkannya untuk ditiru si Kecil.

Usia 2 Tahun

Nah, di tahun keduanya, meski komunikasi verbalnya masih belum dipahami sepenuhnya, ia sudah mulai memperjelas kalimatnya dengan menunjuk hal yang diinginkan. Misalnya, saat ingin bermain ke luar rumah, ia akan bergumam sambil menunjuk pintu. Umumnya, si Kecil juga dapat mengucapkan kalimat-kalimat sederhana, seperti, “minum susu” atau “baju Ibu”. Agar kemampuan ini terus berkembang, Ibu dapat melakukan hal berikut:

  • Terus ucapkan kata-kata yang belum ia ketahui untuk ditirukan. Umumnya, pada usia dua tahun, si Kecil dapat mengucapkan sekitar 50 kata.
  • Lakukan permainan sederhana untuk menunjuk bagian-bagian tubuh. Misalnya, saat Ibu bertanya, “hidung adik mana?”, si Kecil dapat menunjuk hidungnya sendiri, dan seterusnya.

Usia 3 Tahun

Ketika menginjak usia tiga tahun, umumnya si Kecil sudah berbicara lebih lancar. Ucapannya pun lebih mudah dimengerti. Selain itu, si Kecil juga dapat menerima permintaan yang lebih kompleks, Bu. Misalnya, “ke kamar ambil bantal.” Ia sudah dapat melakukan dua aktivitas, yaitu berjalan ke kamar dan mengambil bantal. Agar kemampuannya makin optimal, Ibu dapat melakukan hal berikut:

  • Ajak ia mengobrol sederhana dan berkelanjutan. Misalnya, “sudah makan?” lalu, “makan apa?” kemudian, “sama siapa,” dan seterusnya.
  • Latih terus si Kecil untuk memahami permintaan yang lebih kompleks. Awalnya mungkin sulit Bu.Ibu bisa jadi harus mengulang kalimat beberapa kali agar ia paham. Namun, jika berlatih terus, si Kecil akan mulai terbiasa dengan hal tersebut.

Nah, bagaimana Bu, apakah si Kecil sudah menunjukkan perkembangan kemampuan verbalnya? Tak perlu khawatir berlebihan apabila perkembangannya lebih lambat dibanding anak seusianya. Menurut psikolog anak dari The Children’s Hospital, Rahil Briggs, proses perkembangan kemampuan verbal setiap anak berbeda-beda. Ibu pun dapat berkonsultasi dengan dokter anak apabila si Kecil mengalami kendala berbicara di masa tumbuh kembangnya.

Selamat menikmati hari-hari nan indah bersama si Kecil, Bu!