Whatsapp Share Like
Simpan

Minggu lalu, saya bertemu dengan kawan lama. Setelah lama nggak berhubungan, saya baru tahu kalau ternyata ia sudah punya anak berusia dua tahun. Kami ngobrol panjang lebar soal kehidupan sebagai seorang Ibu sampai tiba-tiba dia bertanya tentang kemampuan si Kecil untuk membedakan warna. Dia merasa sedikit khawatir karena anaknya hingga kini masih sedikit kesulitan membedakan warna. Seperti Ibu lainnya, dia langsung membandingkan dengan anak temannya bahkan keponakannya.

Bu, pada dasarnya setiap anak memiliki tahap perkembangannya masing-masing dan selama tidak terlihat tanda-tanda yang terlalu mengganjal, hal itu masih terhitung wajar, kok. Supaya ia merasa tenang, akhirnya saya sarankan kepadanya agar mencoba permainan sortir mainan untuk melatih kemampuan warna pada si Kecil. 

Caranya mudah kok, Bu. Ibu bisa menggunakan mainan-mainan milik si Kecil yang ada di rumah. Selain mainan, sediakan juga kotak atau wadah kosong yang Ibu punya sebagai tempat menyortir mainannya. Nah, cara bermainnya seperti ini:

Cara bermain:

  1. Mulailah permainan dengan mengajak si Kecil untuk menyusun tiga buah kotak atau wadah kosong tersebut secara berderet. 
  2. Sudah siap? Yuk, ajak si Kecil untuk memisahkan mainannya berdasarkan warna ke dalam masing-masing kotak. Sebagai permulaan, Ibu bisa membantunya dengan menunjukkan warna yang tepat.
  3. Biarkan ia asyik bermain dengan mainan-mainannya itu, ya. Jika ia salah memasukkan mainan, coba beri tahu si Kecil tempat yang tepat. 
  4. Sambil bermain Ibu juga bisa membuat sebuah cerita yang berhubungan dengan mainan-mainannya tersebut. Bisa jadi, si Kecil justru jadi semakin semangat saat bermain. Berikan juga ia pujian ketika berhasil mengumpulkan mainan berdasarkan kelompok warnanya, ya. Pujian seperti ini bisa meningkatkan rasa percaya diri pada si Kecil yang akan sangat berguna bagi pertumbuhannya kelak.

Gimana, Bu? Seru kan? Bagi kita orang dewasa, permainan seperti ini mungkin terlihat sangat sederhana, ya. Tapi, hal ini merupakan kegiatan yang sangat menyenangkan bagi si Kecil dan juga sangat bermanfaat bagi tumbuh kembangnya, Bu. Kalau waktu bermain si Kecil terlihat bingung, jangan khawatir, ya. Permainan seperti ini mungkin akan sedikit memakan waktu karena ia harus memproses terlebih dahulu informasi yang baru ia terima. Karena, Ibu tidak hanya memperdalam pengetahuannya saja tapi sekaligus melatih si Kecil memahami perbedaan antara satu warna dengan warna lain. Misalnya, merah dengan hijau atau biru dengan kuning. 

Menurut artikel yang saya baca di earlyinterventionsupport.com, tahap tumbuh kembang si Kecil di usia satu sampai dua tahun itu meliputi perkembangan tangan serta jari, memilah-milah bentuk dan warna, begitu juga dengan kemampuan mengikuti instruksi. Hal ini berkaitan erat dengan perkembangan syaraf padanya. Baiknya lagi, perkembangan motorik halusnya ini juga akan berpengaruh pada perkembangan motorik kasarnya kelak. Seperti melempar bola ke dalam kotak, membungkuk ketika akan mengambil mainan atau benda-benda lainnya tanpa terjatuh, berlari, memanjat, dan bahkan melompat.  Jadi, semakin banyak Ibu  menstimulasi otaknya dengan berbagai kegiatan, maka otaknya juga akan semakin berkembang. Selain stimulasi yang cukup sering, bentuk apresiasi dari Ibu juga dapat membantu perkembangannya sedari dini. Jadi, jangan lupa berikan pelukan kepada si Kecil di akhir permainan sebagai ungkapan rasa bangga Ibu saat ia berhasil melakukannya.

Nah, pertumbuhan si Kecil yang berjalan dengan pesat ini tentu membutuhkan asupan gizi dan juga nutrisi yang seimbang. Jadi, pastikan pola makannya tetap teratur ya, Bu. Namun, jangan kaget ketika tiba-tiba si Kecil menolak beberapa makanan yang biasanya ia suka. Bisa jadi nafsu makannya sedikit menurun atau ia merasa bosan. Kalau hal ini sampai terjadi, tetaplah tenang, Bu. Cobalah untuk membuat variasi makanan yang menarik baginya, misalnya dengan menyajikan menu yang memiliki warna beraneka ragam seperti salad sayur dan buah yang lezat untuknya. Untuk mendukung pertumbuhannya, tetap rutin memberikan susu untuknya ya, Bu. Susu pertumbuhan Frisian Flag Jelajah dapat dijadikan salah satu pilihan. Ini karena Frisian Flag Jelajah dilengkapi oleh DHA, Protein, Zat Besi, Iodin, Selenium, Inulin, dan juga 12 vitamin untuk membantu si Kecil memenuhi kebutuhan nutrisinya selama masa pertumbuhan. Selamat bermain sama si Kecil, ya!