Share Like
Simpan

Belajar paling asyik sambil bermain karena bisa sekaligus refreshing. Pada 27 Maret lalu, Frisian Flag Indonesia (FFI) mengajak 1.500 lebih keluarga se-Jabodetabek yang mayoritas berasal dari komunitas Smart Parents Smart Kids untuk mengikuti “Smart Family Adventure in Dinoland” di Taman Wiladatika Cibubur.

Di sini peserta bisa mengikuti 12 jenis permainan luar ruang dan mengetahui proses tumbuh kembang anak. Acara yang ditujukan untuk komunitas smart parents smart kids dan pemakai loyal produk susu pertumbuhan Frisian Flag 123&456 (Growing Up Milk/ GUM) ini diharapkan dapat mengingatkan orang tua agar mengoptimalkan tumbuh kembang anak melalui stimulasi dan nutrisi.

Orang Tua Juga Ikut Main
Ke-12 permainan luar ruang yang ada, seperti dino tangga, dino twins, dan feed the dino. dirancang untuk menstimulasi perkembangan fisik dan kecerdasan anak. Disini, orang tua harus ikut bermain dengan anak-anaknya karena jenis permainan yang ada sengaja didesain agar bisa dimainkan anak dengan papa mamanya.

Marketing Manager FFI, Davy Djohan mengatakan bahwa banyak orang tua tidak terlibat secara optimal dalam proses tumbuh kembang anak karena sibuk bekerja. “Akhirnya, anak lebih sering bermain dan belajar sendiri atau hanya didampingi pengasuh,” ujar dia.

Fenomena yang marak terjadi di kota besar ini mengakibatkan balita tidak memperoleh stimulasi optimal yang diperlukan selama masa tumbuh kembangnya. Para orang tua harus ingat bahwa pemberian stimulasi dan nutrisi yang memengaruhi proses tumbuh kembang anak tidak dapat diserahkan sepenuhnya kepada pengasuh.

Orang tua, ujar psikolog anak, Efriyani Djuwita M.Si, harus secara agresif membina kebersamaan keluarga dan menciptakan waktu yang berkualitas dengan anak-anaknya. “Kebersamaan ini diperlukan untuk memperlancar komunikasi dengan anak sehingga orang tua memahami nutrisi dan stimulasi yang tepat untuk anak,” kata dia.

Optimalkan Perhatian
Menurut ahli tumbuh kembang anak dari Rumah Sakit Hasan Sadikin Dr. dr. Kusnandi Rusmil Sp.A (K), ada periode emas dalam masa pertumbuhan anak yang harus mendapat perhatian lebih dari orang tua. Periode emas ini selama lima tahun pertama usia si anak.

Dr. dr. Kusnandi mengungkapkan, otak bayi ketika baru dilahirkan belum sempurna sehingga selama periode emas tadi, orang tua harus membantu mengoptimalkan perkembangan otak anak agar mencapai kecerdasan yang tinggi di kemudian hari. Sebab setelah lewat periode emas, otak tidak bisa berkembang lagi.

Pada periode emas tersebut, anak membutuhkan dukungan nutrisi yang cukup, yakni protein, energi, serta asam lemak essensial, seperti AA,DHA, asam amino essensial T&T (Tirosin dan Triptofan), mineral seperti Fe, Ca, Zn. Selain nutrisi, juga diperlukan stimulasi yang tepat sesuai usia balita.

Pada balita usia 0-1 tahun, misalnya, stimulasi ditujukan agar mereka mengenal sumber suara dan mencari objek yang tidak kelihatan, melatih kepekaan perabaan, koordinasi mata-tangan dan mata- telinga. Sedangkan pada balita usia 2-3 tahun, ditujukan untuk melatih, mengembangkan ketrampilan berbahasa, warna, mengembangkan kecerdasan dan daya imajinasi.

Dan untuk balita usia 3-6 tahun, stimulasi diperlukan guna mengembangkan kemampuan perbedaan dan persamaan, berhitung, menambah, dan sportivitas. “Dengan sistem syaraf yang berfungsi baik, ditunjang dengan stimulasi dan nutrisi yang sesuai, mereka dapat tumbuh kembang dengan optimal,” kata Kusnandi.

Ahli nutrisi FFI, Yeni Novianti juga menyetujui hal tersebut. Menurutnya, pemenuhan nutrisi untuk tumbuh kembang otak yang optimal bagi balita diperoleh dari 3 kali makan utama, 2 kali snack, dan 2 gelas (400 ml) susu dalam sehari.

Susu Pertumbuhan Frisian Flag 123&456 dengan formulasi yang disempurnakan mengandung nutrisi otak asam lemak essensial ALA (Asam Alpha Linolenat), LA (Asam Linoleat), DHA (asam dokosaheksaenoat), AA (asam arakhidonat), SA (Asam Sialat), asam amino essensial T+T (Tirosin + Triptofan), dan Kolin untuk membantu tumbuh kembang otak yang optimal.

Frisian Flag 123&456 juga mengandung Prebiotik Inulin untuk membantu menjaga kesehatan saluran cerna serta kandungan nutrisi makro (protein, lemak dan karbohidrat) dan nutrisi mikro (20 vitamin dan mineral). Kandungan kedua jenis nutrisi ini baik untuk membantu pertumbuhan fisik anak usia 1-6 tahun.

Dalam program “Ajakan Cerdas” ini, FFI juga menyisihkan Rp 100 juta dari total penjualan Frisian Flag GUM 123&456 selama periode Maret-Mei 2010. Dari dana tersebut, FFI mendonasikan peralatan belajar mengajar baru yang diberikan kepada 20 PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) di Jakarta. Juga termasuk beberapa PAUD yang terletak di sekitar kantor dan pabrik FFI di Pasar Rebo dan Ciracas. (*)

Teks: Meutia Rahmi