Whatsapp Share Like Simpan

Masa emas perkembangan otak anak atau golden years merupakan masa yang sangat penting. Untuk itu, penting bagi Ibu untuk menjaga perkembangannya dengan tambahan asupan seperti memberikan vitamin otak anak. Pada masa penting ini, struktur otak balita mengalami perkembangan yang paling pesat. Oleh karena itu, penting bagi Ibu untuk bisa memberikan vitamin otak anak dan juga stimulasi perkembangan otak yang dianjurkan oleh dokter. Hal tersebut perlu dilakukan pada masa emas anak saat ini, karena nantinya akan berpengaruh besar pada kecerdasan, kreativitas dan perilaku anak ketika tumbuh dan memasuki usia sekolah

Penting Ibu pahami bahwa masa golden years adalah masa ketika otak anak mengalami pertumbuhan dan perkembangan mengagumkan. Masa emas perkembangan otak anak ini sebenarnya sudah berlangsung sejak si buah hati berada di dalam kandungan sampai berumur 3 tahun. Di masa emas perkembangan otak tersebut, sel-sel saraf otak balita dinilai berkembang sangat pesat. Agar proses perkembangan tersebut berjalan dengan optimal dan tanpa hambatan, vitamin otak anak cukup dianjurkan untuk diberikan sebagai tambahan asupan tumbuh kembang.

Ciri fisik dari perkembangan emas pada otak anak ini dapat diketahui dari penambahan berat otak ataupun lingkar kepala balita. Ketika bayi lahir, umumnya berat massa otak buah hati mencapai sekitar 25% dari otak orang dewasa. Kemudian ketika si buah hati menginjak usia satu tahun berat massa otak pun ikut berkembang mencapai 70% usia otak dewasa. Tidak bisa dipungkiri bahwa proses perkembangan otak yang dilalui oleh anak tersebut berlangsung dengan sangat cepat mulai usia satu tahun hingga berusia tiga tahun. Setelah masa ini proses akan berjalan melambat, yakni pada usia sekolah dan usia remaja. Maka dari itu agar memastikan perkembangan otak anak berjalan dengan lancar, maka Ibu perlu mempertimbangkan pemberian vitamin otak anak sedari dini.

Pentingnya stimulus dan vitamin otak anak

Pemberian vitamin otak anak sedari dini ini didasari oleh waktu yang sangat terbatas ini. Untuk itu, sebagai orang tua, Ibu sebaiknya memanfaatkan waktu perkembangan otak anak dengan baik. Cara yang cenderung praktis untuk dilakukan dalam memanfaatkan waktu perkembangan otak anak adalah dengan memberikan vitamin otak anak. Di luar pemberian vitamin otak anak, Ibu juga perlu mencari tahu ragam hal yang bisa berperan sebagai stimulus otak secara alami. Paduan vitamin otak anak dan stimulus alami perlu dilakukan secara rutin dan juga teratur agar otak anak tidak hanya berkembang tapi juga mampu melatih daya pikir serta konsentrasinya.. 

Perlu dipahami bahwa selain pemberian vitamin otak anak, stimulasi yang diberikan pada masa perkembangan otak ini dinilai sangat efektif untuk mengoptimalkan kecerdasan balita. Sebaliknya, jika stimulasi serta vitamin otak anak kurang diberikan di masa perkembangan emas otak anak maka nantinya akan memengaruhi kecerdasan balita. Meskipun begitu, Ibu perlu memahami juga bahwa perkembangan sirkuit otak sangat bergantung pada kualitas nutrisi yang didapat oleh si buah hati. Terutama dari makanan selain dari pemberian vitamin otak anak dan juga stimulus. Oleh karena itu, penting bagi Ibu untuk menjaga asupan nutrisi diri untuk memenuhi kebutuhan si buah hati sejak di dalam kandungan, sampai tiga tahun setelah dilahirkan.

Artikel Sejenis

Dengan pemberian nutrisi yang lengkap dan seimbang sejak di dalam kandungan, serta pemberian vitamin otak anak dan juga stimulus sejak lahir hingga mencapai usia 3 tahun, besar kemungkinan akan membantu merangsang pertumbuhan jumlah sel-sel otak pada anak semakin banyak dan cepat. Dengan banyaknya jumlah sel pada otak anak yang bercabang dan saling terkoneksi dengan saraf, maka semakin bagus juga fungsi sinaps antara sel-sel otak si buah hati.

Orang tua harus memahami bahwa pemberian vitamin otak anak perlu didukung dengan stimulasi yang bervariasi. Pemberian vitamin otak anak dan stimulus yang bervariasi ini perlu dilakukan setiap hari. Pemberian stimulus dan vitamin otak anak ini akan merangsang kecerdasan dan kreativitas pada balita lebih baik. Namun stimulasi yang didukung dengan kehadiran vitamin otak anak harus diberikan secara menyeluruh agar bisa mengoptimalisasi berbagai potensi kreativitas dan juga kesehatan anak. Stimulus dan vitamin otak anak bisa membantu membuat anak mengoptimalkan kemampuan panca indera yang meliputi pendengaran, penglihatan, peraba, penciuman, dan pengecapan.

Cara memberikan stimulus

Selain itu, vitamin otak anak perlu juga didukung dengan stimulasi yang merangsang gerakan, baik kasar maupun halus, serta merangsang perasaan dan pikiran balita. Lalu apa yang harus diperhatikan oleh orang tua dalam proses pemberian vitamin otak anak dan stimulasi pada balita? Pertama adalah, pemberian stimulus yang didukung dengan vitamin otak anak ini harus dilakukan dengan cara bermain. 

Bermain menghadirkan suasana yang menyenangkan dan menggembirakan, sehingga membuat anak bisa merasa lebih nyaman saat menjalani stimulus yang diberikan sekaligus memaksimalkan pemberian vitamin otak anak. Dalam hal ini, aspek kasih sayang juga perlu Ibu berikan sebagai stimulus. Selain itu, pemberian stimulus dan vitamin otak anak ini juga perlu disesuaikan dengan usia dan tumbuh kembang anak. Maka dianjurkan juga untuk tetap berkonsultasi kepada dokter anak dalam menjaga perkembangannya.

Stimulasi untuk bayi 0–3 bulan dengan cara: menatap mata bayi, mengajak tersenyum, berbicara, membunyikan berbagai musik, meraih dan memegang mainan, menggulingkan tengkurap-telentang. Stimulasi umur 3–6 bulan ditambah dengan bermain ‘cilukba’, melihat gambar dan huruf, mengulang beberapa kata, dan dilatih duduk. Umur 6 – 9 bulan ditambah dengan memanggil namanya, mama-papa, bersalaman, tepuk tangan, melambaikan tangan, membacakan dongeng, dilatih berdiri berpegangan. 

Umur 9 – 12 bulan ditambah dengan memasukkan dan mengeluarkan mainan ke dalam wadah, minum dari gelas, menggelindingkan bola, dilatih berjalan berpegangan. Umur 12–18 bulan ditambah dengan mencoret-coret, menyusun kubus, balok-balok, potongan gambar sederhana (puzzle), memasukkan dan mengeluarkan benda-benda kecil dari wadahnya, berjalan tanpa berpegangan, mundur, memanjat kursi, menendang bola, melepas celana, melakukan perintah-perintah sederhana, menyebutkan nama–nama benda.

Umur 18–24 bulan ditambah dengan menyebutkan dan menunjukkan bagian-bagian tubuh, gambar, benda-benda di sekitar rumah, bercerita tentang kegiatan sehari-hari menggambar garis-garis, mencuci tangan, memakai celana-baju, melempar bola, dan melompat. Umur 2–3 tahun ditambah dengan mengenal dan menyebutkan warna, menggunakan kata sifat (besar-kecil, panas-dingin, tinggi-rendah, banyak-sedikit, dll), kegunaan benda, nama teman, menghitung, memakai baju, menyikat gigi, bermain kartu, boneka, masak-masakan, menggambar garis, lingkaran, manusia, buang air kecil atau besar di toilet. Rangsanglah balita agar tertarik untuk mengamati dan mempertanyakan tentang berbagai hal di lingkunganya. Beri anak kebebasan dan dorongan untuk mengembangkan khayalan, merenung dan berpikir

Stimulasi sebaiknya dilakukan secara terus-menerus setiap ada kesempatan, misalnya sambil mengganti popok, ataupun sambil memberi makan. Semua itu dilakukan dalam suasana bermain, penuh kegembiraan dan kasih sayang

Baca Juga: Penyebab Berat Badan Bayi Lahir Rendah & Cara Merawatnya

Pentingnya Nutrisi hingga umur 3 tahun

Karena tumbuh kembang otak sejak kehamilan 6 bulan sampai umur 3 tahun sangat cepat dan penting, maka bayi membutuhkan banyak protein, karbohidrat dan lemak, karena sampai berumur 1 tahun 60 % energi makanan bayi digunakan untuk pertumbuhan otak. Selain itu, bayi dan balita membutuhkan berbagai rekomendasi vitamin otak untuk anak. Rekomendasi vitamin otak anak yang diperlukan di antaranya adalah vitamin B1, B6, asam folat, yodium, zat besi, seng, AA, DHA untuk ketajaman penglihatan dan kecerdasan balita, sphyngomyelin, sialic acid, dan asam-asam amino seperti Tyrosine dan Tryptophan.

Tyrosine dan Triyptophane merupakan asam amino penting, karena sebagai bahan baku pembuat neurotransmitter katekolamin dan serotonin yang mempengaruhi pengendalian diri, pemusatan perhatian (konsentrasi), emosi dan perilaku anak. (Adv)

Dr. Soedjatmiko Sp.A(K) M.Si

"Untuk mendapat informasi lebih lengkap tentang cara membentuk anak yang sehat dan cerdas multipel, bacalah sebuah buku istimewa terbitan GRAMEDIA "CARA PRAKTIS MEMBENTUK ANAK SEHAT, TUMBUH KEMBANG OPTIMAL dan CERDAS MULTIPEL" disusun oleh Dr. SOEDJATMIKO, SpA(K), MSi. Buku tersebut direkomendasikan oleh Kak Seto, Bunda Romy (pakar Kecerdasan Multipel), DR.dr Rini Sekartini SpA(K) (Ketua III Ikatan Dokter Anak Indonesia), Ibu Edith (Sekjen Persatuan Ahli Gizi Indonesia), Prof, Djauhar Ismail SpA(K) (pakar tumbuh kembang dari FK UGM) dan beberapa manajer perusahaan multinasional terkemuka "

Nah, semoga artikel ini bisa membantu Ibu mendapatkan pemahaman yang lebih baik lagi mengenai perkembangan otak anak maupun kebutuhan vitamin otak anak di masa perkembangan emasnya. Selain pemberian vitamin otak anak, sebagaimana yang telah disebutkan sebelumnya, nutrisi yang lengkap juga jadi faktor yang dapat membantu proses tumbuh kembang anak jadi optimal. Salah satu cara melengkapi kebutuhan tersebut adalah dengan memberikan Frisian Flag PRIMAGRO 1+ .Kandungan 9 Asam Amino Esensial (9AAE) bisa secara lengkap Ibu dapatkan dalam Frisian Flag PRIMAGRO 1+, kandungan nutrisi dalam susu pertumbuhan ini sudah ditingkatkan dari sebelumnya demi mendukung potensi tumbuh kembang si Kecil lebih prima. 

Susu Frisian Flag PRIMAGRO 1+ juga mengandung kombinasi 8 nutrisi penting untuk dukung perkembangan otak dan kreatif si Kecil, di antaranya DHA 4x lebih tinggi, asam lemak omega 3, asam lemak omega 6, minyak ikan, kolin, sphingomyelin, asam sialat, dan tirosin tertinggi.

Susu pertumbuhan ini pun diperkaya 5 nutrisi penting lainnya untuk meningkatkan daya tahan tubuh, seperti zat besi, vitamin D3, zinc, magnesium, dan vitamin C tertinggi yang dikombinasikan dengan 9 Asam Amino Esensial (9AAE) untuk memaksimalkan penyerapan seluruh nutrisi tersebut, serta mengandung serat pangan inulin yang dapat mendukung kesehatan saluran pencernaan si Kecil.