Whatsapp Share Like Simpan

Ibu pasti paham bahwa tangisan bayi merupakan caranya berkomunikasi untuk menunjukkan suatu kondisi yang sedang ia rasakan. Apalagi bayi yang baru lahir hingga 6 bulan, selalu ada momen di mana ia bisa menangis dan membutuhkan kehadiran Ibu di sampingnya. Namun, bagaimana jika bayi rewel di malam hari dan sulit berhenti dari tangisannya? Apakah kondisi ini wajar dialami setiap bayi? Ternyata ada beberapa kondisi yang menyebabkan bayi rewel di malam hari, bisa karena merasa tidak nyaman hingga membutuhkan ASI karena lapar. Sebelum Ibu mengatasi kondisi ini, sebaiknya ketahui dulu lebih lengkap mengenai penyebab bayi rewel di malam hari.

Penyebab Bayi Rewel di Malam Hari

Mungkin Ibu bingung dan khawatir saat bayi rewel di malam hari. Tapi tenang saja ya Bu, kondisi seperti ini sebenarnya wajar dialami bayi berusia 0-6 bulan. Namun, jika bayi rewel di malam hari disertai tanda kesakitan, sebaiknya Ibu langsung membawa si Kecil ke dokter untuk dicek apakah ada infeksi atau gangguan penyakit tertentu di bagian tubuhnya. 

Sebaliknya, jika bayi rewel di malam hari tidak disertai tanda kesakitan, Ibu harus tetap sabar untuk menenangkan agar ia mau berhenti menangis. Sebab, bayi bisa menangis kapan saja, baik di pagi hari, siang hari, sore hari, maupun malam hari. Apabila bayi rewel di malam hari, bisa jadi penyebabnya adalah kondisi-kondisi di bawah ini:

  1. Lapar

    Bayi rewel di malam hari bisa disebabkan karena ia sedang kelaparan lho, Bu. Biasanya kondisi ini ditandai dengan tangan si Kecil yang mengepal dan menjilat bibir. Selain itu, bayi rewel di malam hari karena lapar juga sering kali memasukkan jari tangan ke dalam mulut seperti gerakan saat menyusu. Oleh karena itu, Ibu perlu peka melihat tanda yang ada. Jika kondisi ini terjadi, segeralah berikan si Kecil ASI. Pemberian ASI saat bayi rewel di malam hari adalah hal yang paling utama dan efektif untuk mengetahui penyebab di balik tangisan si Kecil. Jika saat diberikan ASI, si Kecil masih tetap rewel dan susah berhenti menangis, berarti ada kondisi lain yang menjadi penyebabnya. 

  2. Kolik

    Ibu perlu waspada jika bayi rewel di malam hari dalam waktu yang lama. Kemungkinan besar, kondisi tersebut disebabkan karena kolik. Kolik merupakan sebuah kondisi kesehatan yang rentan menyerang bayi. Kolik pada bayi biasanya dialami saat si kecil baru lahir hingga usia 4 bulan. Ciri-ciri lain yang bisa Ibu lihat saat bayi rewel di malam hari akibat kolik adalah gestur tubuhnya, yaitu saat ia mengepalkan kedua tangannya, menarik lutut ke perut, melengkungkan punggung, serta rona wajahnya mulai memerah. Ciri-ciri tersebut masih dapat dikatakan sebagai ciri kolik yang umum dialami bayi dan akan mereda dengan sendirinya. Namun, Ibu perlu berkonsultasi dengan dokter jika bayi rewel akibat kolik disertai gejala kejang, diare, muntah, feses berlendir, matanya sangat merah, hingga mengalami sesak napas. Bayi rewel di malam hari disertai tanda-tanda tersebut membutuhkan pertolongan dari dokter agar diatasi dengan cepat.

    Artikel Sejenis

  3. Popok basah

    Bu, biasakan cek popok si Kecil sebelum waktu tidurnya tiba yuk! Popok yang basah bisa menjadi penyebab bayi rewel di malam hari lho. Jika hal ini dibiarkan terus, si Kecil akan merasa tidak nyaman dan berujung rewel hingga mengganggu waktu tidurnya. Selain itu, kondisi ini juga bisa menimbulkan ruam popok.

  4. Stimulasi berlebihan

    Sistem saraf bayi masih dalam proses berkembang sehingga lebih sensitif terhadap sebuah rangsangan. Kondisi bayi rewel di malam hari bisa terjadi karena bayi terlalu terstimulasi dengan cahaya yang terang, suara yang terlalu keras, atau kondisi sejenisnya. 

  5. Kelelahan

    Sama seperti orang dewasa, si Kecil pun akan merasa tidak nyaman dan cenderung rewel jika merasa kelelahan. Apalagi jika Ibu dan si Kecil baru melakukan perjalanan di siang hari, kemungkinan besar ia bisa merasakan lelah di malam harinya. Untuk menghindari bayi rewel di malam hari karena kelelahan, sebaiknya Ibu memandikan si Kecil dengan air hangat dan memijat tubuhnya secara lembut agar ia merasa lebih rileks. 

  6. Kesepian

    Ketika si Kecil terbangun di malam hari dan melihat lingkungannya yang sepi, bisa jadi ia merasa kesepian hingga akhirnya menangis untuk mendapat perhatian Ibu. Jika bayi rewel di malam hari disebabkan oleh kondisi ini, biasanya tangisan si Kecil akan langsung mereda saat melihat Ibu dan menyusui ASI. 

    Baca juga: 3 Fakta dan Mitos Susu Pertumbuhan yang Kaya Formula Asam Amino

  7. Ingin bergerak

    Ternyata bayi rewel di malam hari bisa karena keinginan dia untuk bergerak lho, Bu. Kondisi ini muncul jika si Kecil merasa sudah bosan dan terlalu lama tidur. Biasanya bayi yang berusia di atas 6 bulan merasakan kondisi ini, berhubung di usia tersebut si Kecil semakin aktif dalam bergerak. Pastikan untuk mengajaknya aktivitas ringan di siang atau sore hari agar si Kecil tidak merasa bosan saat waktu tidur tiba ya, Bu. 

  8. Sakit

    Kondisi bayi rewel di malam hari karena sakit bisa ditandai dengan kondisi tubuh si Kecil yang mendadak tinggi, napas tidak teratur, dan terlihat seperti menahan rasa sakit. Jika Ibu sudah coba menenangkan dengan berbagai cara namun tangisannya tak kunjung reda, segeralah bawa si Kecil ke dokter untuk diperiksa. 

Cara Mengatasi Bayi Rewel di Malam Hari

Saat bayi rewel di malam hari, ada beberapa cara yang bisa Ibu lakukan untuk meredakan tangisannya di rumah, antara lain:

  1. Gendong bayi

    Salah satu cara yang paling sering dilakukan setiap Ibu saat menghadapi bayi rewel di malam hari adalah dengan menggendong dan mengayunkan tubuh si Kecil agar merasa lebih tenang. Ibu juga bisa meminta bantuan suami untuk menggendong si Kecil jika tangisannya tak kunjung berhenti. 

  2. Beri pijatan lembut

    Sentuhan Ibu pada kulit bayi biasanya bisa memberikan ketenangan dan rasa nyaman. Berikan pijatan di bagian perut dan punggung agar bayi merasa lebih rileks. Metode ini juga bisa Ibu lakukan secara rutin sebelum si Kecil tidur agar ia bisa tidur lebih nyenyak dan nyaman.

  3. Pastikan kondisi nyaman

    Ruangan yang nyaman, tenang, cahaya redup, dan suhu sejuk bisa mengurangi kemungkinan bayi rewel di malam hari. Dengan kondisi yang nyaman, si Kecil pun akan merasa tenang dan tidurnya bisa lebih pulas serta berkualitas. 

  4. Ganti popok dan pakaian yang nyaman

    Seperti yang Ibu ketahui, bayi rewel di malam hari bisa disebabkan karena popok basah atau pakaian yang tidak nyaman. Jika Ibu ingin si Kecil tidur lebih nyaman dan pulas, cobalah berikan pakaian yang nyaman sebelum tidur. Pastikan pula untuk mengecek popok sebelum si Kecil tidur agar bisa mengantisipasi kapan popok perlu diganti. 

  5. Menyusui bayi secara rutin

    Saat bayi rewel, berikanlah ASI sesuai keinginannya ya, Bu. Jangan sampai membatasi pemberian ASI karena itu hanya akan membuatnya semakin gelisah dan rewel. Momen menyusui juga bisa jadi waktu berkualitas untuk memberikan kenyamanan kepada si Kecil. Pemberian ASI memang sangat penting untuk bayi yang berusia 0-6 bulan. Oleh karena itu, Ibu juga perlu meningkatkan kualitas ASI dengan mengonsumsi susu Frisian Flag MAMA yang mengandung protein, serat pangan, asam folat, zat besi, serta kalsium yang penting untuk Ibu dan si Kecil. Yuk, biasakan minum susu setiap hari agar kebutuhan nutrisi Ibu dan buah hati tetap terjaga setiap hari!