Share Like
Simpan

Saat si Kecil merengek atau menangis, Ibu tentu tahu bahwa ada sesuatu yang membuatnya merasa tidak nyaman. Entah itu rasa lapar, popoknya sudah penuh, atau mungkin karena ia merasa tidak enak badan. Namun, sudahkah Ibu tahu apa saja ciri-ciri yang ditunjukkan si Kecil saat ia sedang senang? Sewaktu si Kecil baru lahir dulu, saya pribadi sih cukup kesulitan, Bu, mengenali ciri ini.

Kemudian, saya membaca sebuah artikel di salah satu forum tumbuh kembang bayi dan psikologi anak, dari situ, saya jadi tahu, ternyata ada beberapa ciri yang akan terlihat saat si Kecil sedang bahagia. Berikut selengkapnya:

1. Melakukan Kontak Mata

Menurut artikel yang saya baca, bayi yang baru lahir belum bisa mengekspresikan dirinya secara maksimal. Ketika Ibu tersenyum dan mengajaknya berbicara, si Kecil hanya akan menatap Ibu dalam diam. Namun, Pete Stavinoha, PhD, seorang peneliti perkembangan psikologi anak di Children’s Medical Center di Dallas, Amerika Serikat, mengatakan, hal ini kemungkinan terjadi karena bayi yang baru lahir memang belum memiliki penglihatan yang baik, Bu. Nah, bila Ibu mendekatkan wajah ke arah si Kecil, barulah ia bisa fokus pada bagian-bagian terbesar wajah Ibu, seperti mata, mulut, dan hidung. Lebih lanjut, Pete menjelaskan, bila si Kecil terlihat fokus memerhatikan dan menyukai kontak mata dengan Ibu, kemungkinan besar ia tertarik pada Ibu.

2. Merasa Nyaman dalam Gendongan Ibu

Di tiga bulan pertama kehidupannya, biasanya si Kecil akan lebih banyak menghabiskan waktunya dalam gendongan Ibu. Menurut info yang saya dapat dari artikel psikologi anak dan balita, hal ini juga bisa Ibu manfaatkan untuk mencari tahu apakah si Kecil bahagia. Caranya yaitu perhatikan gestur tubuh si Kecil saat digendong. Bila ia menyandarkan punggungnya ke gendongan Ibu tanpa banyak bergerak, kemungkinan besar ia merasa nyaman berada dalam gendongan Ibu dan merasa dicintai.

3. Sering Mengoceh

Meski belum bisa berkomunikasi langsung dan merespon Ibu dengan kata-kata, seiring pertumbuhannya, bayi sehat Ibu akan mulai bisa bergumam dan mengoceh. Sebenarnya, ini adalah cara ia mengajak Ibu berkomunikasi lho.

Coba tatap wajah si Kecil dan tunjukkan ekspresi wajah tertentu untuk menggodanya, Bu. Jika ia kembali menatap Ibu dan mengeluarkan suara-suara tertentu, tandanya mood-nya sedang baik dan ia menginginkan interaksi lebih banyak dengan Ibu. Jadi, Ibu bisa disarankan mengajak ia bercakap-cakap, meskipun hanya lewat gumaman dan ocehan.

4. Tersenyum dan Tertawa

Apa yang Ibu lakukan ketika merasa bahagia? Pada banyak momen, Ibu pasti akan tersenyum dan tertawa. Begitu juga degan si Kecil, Bu. Seiring dengan pertumbuhannya, senyum si Kecil akan berkembang menjadi tawa. Suara-suara aneh atau ekspresi wajah lucu, misalnya, bisa membuat ia terhibur. Nah, menurut artikel psikologi yang saya baca, membuat si Kecil tertawa sebenarnya juga bermanfaat untuk membantu membangun selera humor dalam diri si Kecil lho, Bu. Maka tak heran, semakin sering Ibu berusaha membuatnya tertawa, nantinya, si Kecil pun akan berusaha untuk membuat Ibu tertawa juga.

Nah, itulah beberapa ciri bayi bahagia yang saya ketahui, Bu. Yuk, buat ciri-ciri tadi muncul lebih sering, sehingga psikologi anak berkembang dengan optimal!