Whatsapp Share Like Simpan

Melihat kondisi pandemi covid-19 yang berangsur membaik, banyak sekolah yang sudah menerapkan belajar tatap muka (offline). Apakah si Kecil salah satunya, Bu? Jika iya, maka ada beberapa tips belajar efektif yang perlu Ibu lakukan agar si Kecil lebih fokus dan semangat saat belajar.

Nah, berikut ini beberapa tips belajar efektif saat mulai sekolah offline:

  1. Yakinkan si Kecil untuk mulai belajar offline

    Munculnya pandemi covid-19 selama hampir 2 tahun lebih membuat sebagian besar anak terbiasa melakukan aktivitas di dalam rumah. Itu artinya, ia sangat jarang berinteraksi dengan orang-orang, terutama guru dan teman-temannya di sekolah. 

    Supaya menghindari si Kecil mengalami kekhawatiran berlebih saat berinteraksi dengan banyak orang, maka Ibu perlu meyakinkannya terlebih dahulu. Yakinkan bahwa sekolah offline pasti lebih seru karena bisa bermain dengan teman-teman, bisa melakukan banyak aktivitas, dan lain sebagainya.

    Lihatlah kesiapan si Kecil untuk mulai belajar offline dengan menemaninya ke sekolah. Cara ini termasuk ke dalam tips belajar efektif agar si Kecil lebih mudah untuk mencerna pelajaran yang diterima dari gurunya di Taman Kanak-kanak (TK).

    Artikel Sejenis

  2. Belajar dengan cara menyenangkan

    Tips belajar efektif selanjutnya yaitu memastikan si Kecil belajar dengan cara yang menyenangkan. Seperti yang Ibu ketahui, usia 4-6 tahun merupakan usia di mana si Kecil masih TK dan masih membutuhkan adaptasi untuk menyeimbangkan antara waktu belajar dengan bermain.

    Taman kanak-kanak dibentuk untuk membantu anak untuk dapat mengembangkan berbagai potensinya, baik fisik maupun psikis yang mencakup berbagai aspek, mulai dari moral, sosial, emosional, bahasa, motorik, seni, dan lainnya. Itulah sebabnya, TK diharapkan menjadi tempat si Kecil untuk bereksplorasi agar tumbuh kembangnya lebih optimal.

    Selain itu, Ibu juga berperan sebagai ‘guru’ di rumah dan menerapkan tips belajar efektif dengan cara yang menyenangkan. Ajaklah si Kecil untuk belajar sambil bermain, berikan kebebasan padanya untuk melakukan berbagai hal positif.

  3. Ciptakan suasana yang nyaman

    Mungkin untuk suasana di TK, Ibu tidak bisa mengatur sesuai dengan keinginan, tetapi Ibu juga bisa lho menciptakan tips belajar efektif dengan suasana yang nyaman di rumah. Seperti yang dijelaskan di poin nomor 2, Ibu juga berperan sebagai guru si Kecil untuk mengoptimalkan tumbuh kembangnya.

    Cara ini bisa dilakukan saat si Kecil belajar di rumah. Sebelum mulai belajar, ciptakanlah suasana senyaman mungkin agar si Kecil lebih semangat dan fokus saat kegiatan belajar dimulai. Tips belajar efektif ini bisa dilakukan dengan cara menyiapkan tempat khusus untuk si Kecil belajar, tidak perlu besar, Ibu cukup menyediakan meja lipat, alat tulis, dan peralatan sekolah lainnya sebelum si Kecil belajar.

    Ibu juga bisa mengajak si Kecil belajar di ruangan lain, misalnya di teras rumah, kamar, atau ruang makan agar ia tidak bosan, pastikan ruangannya cukup nyaman untuk belajar.

  4. Susun jadwal belajar secara rutin

    Tips belajar efektif ini tak hanya bermanfaat bagi si Kecil, tetapi juga penting bagi Ibu untuk mengatur waktu dengan lebih efisien. Ibu bisa menyusun jadwal belajar si Kecil setiap hari agar bisa lebih fokus untuk membagi waktu antara menemani si Kecil belajar, mengerjakan pekerjaan rumah, atau yang lainnya.

    Tidak perlu khawatir jika Ibu harus bekerja di luar rumah, karena Ibu tetap bisa menyusun jadwal belajar si Kecil secara rutin. Tips belajar efektif ini bermanfaat untuk menyeimbangkan materi belajar yang si Kecil pelajari setiap hari.

    Misalnya, Ibu menyusun jadwal belajar di hari senin yang berfokus pada pelajaran bahasa dengan kegiatan bernyanyi, lalu di hari selasa fokus belajar berhitung sambil bermain, dan seterusnya. Tips belajar efektif ini membuat si Kecil tidak belajar 1 materi yang itu-itu saja, tetapi dapat mengeksplorasi materi lainnya dengan cara menyenangkan.

  5. Belajar dengan praktik

    Tips belajar efektif bagi anak usia 4-6 tahun yaitu dengan disertai praktik. Ini karena anak di usia tersebut sedang aktif bergerak dan mudah bosan, sehingga Ibu perlu mengajaknya belajar sambil melakukan hal-hal yang menyenangkan, bukan hanya belajar dari buku saja.

    Contoh tips belajar efektif ini yaitu saat Ibu mengajak si Kecil belajar merawat tanaman dengan cara menanam benih toge yang berasal dari kacang hijau. Tips belajar efektif ini bisa mendorong si Kecil untuk peduli terhadap tanaman, mengetahui proses pertumbuhan tanaman tersebut, dan belajar sabar untuk menunggu proses pertumbuhannya.

  6. Pelajari cara belajar yang disukai si Kecil

    Tips belajar efektif yang tak kalah penting bagi anak usia 4-6 tahun yaitu mengetahui cara belajar dan materi yang disukai si Kecil. Tips belajar efektif ini sebenarnya seperti konsep trial and error. Ibu bisa membuat beberapa jadwal belajar dengan materi yang berbeda, mulai dari materi seni, sains, sosial, dan lain sebagainya.

    Dari materi belajar tersebut, Ibu bisa melihat, kira-kira si Kecil lebih menyukai materi yang mana? Dan seperti apa cara belajar yang membuatnya nyaman? Tips belajar efektif ini berguna untuk mengetahui minat bakat si Kecil yang berpengaruh di masa depan, saat ia mulai beranjak dewasa dan memutuskan keinginannya saat mulai kuliah.

  7. Cukupi waktu istirahat dan tidurnya

    Istirahat yang cukup juga termasuk ke dalam tips belajar efektif lho, Bu. Jangan sampai Ibu terlalu mendorong si Kecil untuk belajar terus menerus supaya pintar, tetapi ia justru kekurangan waktu istirahat. Sebaiknya hal tersebut dihindari ya, Bu.

    Hal tersebut dikarenakan anak-anak yang sedang dalam masa tumbuh kembang membutuhkan waktu tidur dan istirahat yang cukup agar hormon pertumbuhannya bekerja lebih optimal. Sebab, hormon pertumbuhan akan bekerja lebih maksimal saat si Kecil tidur. 

  8. Siapkan sarapan bernutrisi sebelum mulai sekolah

    Selain mencukupi waktu istirahat dan tidur, asupan nutrisi yang berkualitas juga berpengaruh terhadap kinerja hormon pertumbuhan. Artinya, si Kecil perlu mendapatkan asupan nutrisi berkualitas, seperti 9 Asam Amino Esensial (9AAE).

    Penelitian dari J.Nutr yang dipublikasi dalam National Center for Biotechnology Information menjelaskan bahwa kekurangan 1 jenis dari 9 Asam Amino Esensial (9AAE) akan menghambat kinerja hormon pertumbuhan sebanyak -34%. Bahkan, kekurangan semua jenis 9 Asam Amino Esensial (9AAE) akan menghambat kinerja hormon pertumbuhan sebanyak -50%.

    Hormon pertumbuhan ini berkaitan dengan tingkat kecerdasan, tinggi badan, dan daya tahan tubuh si Kecil. Maka dari itu, penting bagi Ibu untuk mencukupi asupan 9AAE secara lengkap, salah satunya dari susu bubuk Frisian Flag PRIMAGRO 3+.

    Selain diperkaya 9AAE yang lengkap, susu Frisian Flag PRIMAGRO 3+ juga mengandung nutrisi penting untuk meningkatkan kecerdasan dan konsentrasi anak saat mulai sekolah, seperti DHA 4x lebih tinggi, asam lemak omega 3, asam lemak omega 6, minyak ikan, kolin, sphingomyelin, asam sialat, dan tirosin tertinggi.

    Tak hanya itu, susu Frisian Flag PRIMAGRO 3+ juga diperkaya dengan nutrisi untuk meningkatkan daya tahan tubuh, seperti zat besi, vitamin D3, zinc, magnesium, dan vitamin C tertinggi, serta mengandung serat pangan inulin yang dapat mendukung kesehatan saluran pencernaan si Kecil.

  9. Belajar bersama teman

    Tips belajar efektif yang lainnya yaitu memastikan si Kecil belajar bersama teman sebaya. Hal ini penting untuk mengasah kemampuan komunikasi dan bersosialisasi si Kecil dengan orang-orang di lingkungannya. Selain itu, tips belajar efektif yang satu ini juga mendorong si Kecil agar bisa bekerja sama, melatih kemampuan problem solving, simpati, dan empati terhadap sesama. 

    Namun, pastikan Ibu melakukan tips belajar efektif ini dengan aman, ya. Artinya, Ibu harus memastikan si Kecil maupun teman-temannya dalam keadaan sehat, tidak melakukan kontak fisik berlebihan, dan lain sebagainya. 

Nah, itulah beberapa tips belajar efektif yang bisa Ibu terapkan secara rutin. Selain fokus untuk menciptakan waktu belajar yang efektif, Ibu juga perlu memastikan bahwa persiapan si Kecil untuk sekolah offline memang sudah aman.

Dalam hal ini, Ibu harus tahu kondisi kesehatan si Kecil sebelum berangkat ke sekolah, caranya dengan memeriksa suhu tubuh si Kecil. Apabila si Kecil mengalami batuk, pilek, dan gangguan kesehatan yang lain, sebaiknya tidak membawa ia ke sekolah untuk sementara waktu.

Selain itu, saat sekolah offline, si Kecil juga harus menggunakan masker saat berinteraksi dengan lingkungan luar, membawa alat tulis, tempat makan, dan botol minum sendiri, rutin mencuci tangan dengan sabun, serta menerapkan social distancing. Semoga kegiatan belajar offline si Kecil berjalan lancar ya, Bu.

Ditinjau oleh: Yeni Novianti, S.Gz