Share Like
Simpan

Perkembangan motorik kasar dimulai pada periode balita. Pada masa ini, si Kecil senang sekali melakukan berbagai aktivitas yang melibatkan kemampuan motorik kasarnya di kaki, tungkai, batang tubuh, kepala, lengan dan tangan. Ketrampilan motorik kasar ini memegang peran penting dalam fungsi keseimbangan tubuh si Kecil.

Keseimbangan merupakan syarat mutlak dari perkembangan fisik. Ada 2 jenis keseimbangan yaitu statik dan dinamik. Keseimbangan statik adalah keseimbangan dalam keadaan diam (misalnya berdiri di atas satu kaki), sedangkan keseimbangan dinamik adalah keseimbangan yang diperlukan saat bergerak (misalnya ketika melempar atau menangkap bola).

Keseimbangan berkembang sejalan dengan pertambahan usia si Kecil. Pada umur 3 tahun, si Kecil mampu menaiki tangga, berlari, berdiri di atas satu kaki selama beberapa detik dan menendang bola dalam posisi berdiri. Ketika usianya menginjak 4 tahun, si Kecil semakin pandai ‘berlari berirama’ seperti derap kuda, melompat ke depan, melompat dengan satu kaki, melempar bola dan menendang bola berukuran lebih besar. Berjalan melalui rintangan, berjalan sambil menghindari objek, menjaga keseimbangan pada suatu alas yang dapat digerakkan dan melempar bola secara terarah, biasanya baru dapat dilakukan ketika si Kecil berusia 5 tahun.

Keseimbangan diperlukan si Kecil untuk melakukan berbagai permainan, kegiatan olah raga maupun akitivitas lainnya. Bagaimana Ibu dapat membantu melatih keseimbangan si Kecil?

Pemanasan / Peregangan
Ajak si Kecil untuk berjalan mengelilingi ruangan. Setelah satu putaran, minta si Kecil untuk berjongkok, tahan selama beberapa detik, lalu berjalan lagi mengelilingi ruangan. Setelah satu putaran, minta si Kecil untuk melompat, lalu berjalan lagi mengelilingi ruangan. Ulangi pola berjalan-jongkok-berjalan-lompat ini sebanyak 2 seri.

Bermain patung
Perdengarkan lagu, minta si Kecil untuk melompat-lompat atau melakukan gerakan aktif lainnya. Jika lagu dimatikan, minta si Kecil untuk menjadi ‘patung’ selama beberapa detik dengan posisi terakhirnya.

Bermain di lantai
Siapkan alas bermain yang lebar dan rebana untuk mengiringi permainan ini. Minta si Kecil untuk diam terlentang, tengkurap, berbaring miring atau berlutut. Jika rebana dibunyikan, si Kecil harus berpindah tempat dan langsung berdiam ketika rebana berhenti berbunyi. Bunyikan lagi rebana, artinya si Kecil harus berpindah tempat, jika rebana berhenti, minta si Kecil untuk berdiri diatas satu kakinya.

Ular menjalar
Letakkan tali di lantai, susun agar posisinya memanjang dan berlekuk-lekuk. Minta si Kecil untuk berjalan diatas tali tersebut, mengikuti pola lekukan yang dibentuk oleh tali. Di ujung tali, minta si Kecil untuk berdiri diatas satu kakinya.

Pendinginan
Akhiri latihan keseimbangan dengan salah satu dari dua berikut:
• Berbaring terlentang, regangkan seluruh tubuh.
• Berdiri lalu bergoyang sampai seluruh tubuh bergerak, berhenti bergoyang lalu berdiri tegak.

Ayo latih keseimbangan si Kecil dengan berbagai gerakan aktif. Bergerak aktif akan membantu si Kecil terhindar dari kegemukan, mengurangi risiko penyakit jantung, mencegah kencing manis dan berbagai penyakit lain yang disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat.