Whatsapp Share Like Simpan

Makanan tinggi serat termasuk nutrisi yang dapat menjaga kesehatan dan tumbuh kembang anak. Namun faktanya, 9 dari 10 anak Indonesia kekurangan asupan serat, sehingga menyebabkan banyak anak usia 1-3 tahun yang mengalami sembelit atau konstipasi sampai gangguan pencernaan lain yang disebabkan oleh kekurangan asupan serat yang cukup. 

Padahal, serat adalah zat gizi yang memiliki beragam manfaat, terutama untuk menyehatkan sistem pencernaan. Asupan serat yang cukup dapat mengurangi risiko anak mengalami gangguan pencernaan, seperti diare dan sembelit. Bahkan, dalam jangka panjang pun makanan tinggi serat berperan untuk mencegah obesitas, penyakit jantung, diabetes, hingga kanker. Itulah sebabnya, penting bagi Ibu untuk mencukupi asupan makanan tinggi serat pada anak mulai sekarang. 

Selain penting untuk sistem pencernaan, serat juga merupakan nutrisi penting untuk menjaga sistem imun tubuh si Kecil lho, Bu. Apabila sistem pencernaannya sehat, maka keseimbangan bakteri baik di dalam ususnya pun akan terjaga. Lantas, apa saja jenis makanan tinggi serat yang dapat dikonsumsi anak? Simak daftarnya di bawah ini ya, Bu. 

Rekomendasi Makanan Tinggi Serat untuk Anak

Menurut Angka Kecukupan Gizi (AKG) tahun 2019 dari Kementerian Kesehatan RI, anak-anak usia 1-3 tahun dianjurkan mendapatkan asupan serat sekitar 19 gram per hari. Makanan tinggi serat sebenarnya cukup mudah ditemukan, Bu. Manfaat serat bisa didapatkan dalam buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian utuh. Namun, ada beberapa rekomendasi makanan tinggi serat yang cocok dikonsumsi anak-anak, antara lain: 

  1. Roti gandum

    Roti gandum termasuk makanan tinggi serat untuk anak yang dapat memberikan rasa kenyang lebih lama. Ibu bisa memilih roti gandum yang dibuat dari tepung biji gandum utuh dengan tekstur agak kasar karena mengandung nutrisi yang lebih banyak dan bermanfaat bagi tubuh si Kecil. 

    Artikel Sejenis

    Roti gandum termasuk sumber karbohidrat dan serat yang sehat dibandingkan roti tawar putih. Di dalam roti gandum terkandung protein, antioksidan, vitamin B9 (asam folat), vitamin E, vitamin K, zat besi, magnesium, kalsium, fosfor, kalium, sodium, dan zinc (seng). 

    Selain sebagai makanan tinggi serat, roti gandum juga rendah lemak dan bebas kolesterol, sehingga lebih menyehatkan tubuh. Ibu bisa mengolah roti gandum menjadi roti lapis atau sandwich yang lezat dan sehat. Bahkan, roti gandum juga bisa disajikan dengan potongan buah dan sayuran yang menyegarkan. 

  2. Oatmeal 

    Makanan tinggi serat selanjutnya yang bisa Ibu berikan kepada si Kecil adalah oatmeal. Selain kaya serat, oatmeal juga mengandung beragam nutrisi penting untuk mendukung kesehatan dan tumbuh kembang si Kecil, di antaranya protein, karbohidrat, lemak sehat, vitamin B1, vitamin B9 (asam folat), vitamin E, zat besi, kalsium, magnesium, dan zinc. 

    Di balik banyaknya kandungan nutrisi di dalam oatmeal, tak heran jika makanan tinggi serat ini bermanfaat untuk menjaga kesehatan saluran pencernaan, membantu meningkatkan sistem imun tubuh, dan mendukung kesehatan otak. Supaya olahan oatmeal lebih nikmat, Ibu bisa menyajikan oatmeal yang ditambahkan dengan susu, madu, dan buah-buahan yang segar untuk menambah cita rasa. 

  3. Ubi jalar

    Ubi jalar juga termasuk makanan tinggi serat yang cocok dikonsumsi oleh si Kecil, Bu. Ubi jalar mengandung beragam nutrisi, seperti protein, karbohidrat, lemak, serat, vitamin B1, vitamin B2, vitamin B3, vitamin C, kalsium, kalium, zat besi, fosfor, natrium, dan zinc. Berkat nutrisi-nutrisi tersebut, ubi jalar bermanfaat untuk menjaga kesehatan saluran pencernaan, mengendalikan gula darah, membantu meningkatkan sistem imun tubuh, dan mencegah risiko terjadinya penyakit kronis. 

    Makanan tinggi serat ini memiliki rasa manis yang disukai oleh sebagian besar anak-anak. Dibandingkan memberikan makanan tinggi gula tambahan yang dapat menghambat kesehatan dan tumbuh kembang si Kecil, sebaiknya Ibu memberikan ia olahan ubi jalar karena mengandung gula alami yang lebih sehat. 

    Namun, Ibu juga tetap harus memerhatikan cara pengolahan dan porsi ubi jalar untuk si Kecil, sebaiknya Ibu memberikan olahan ubi jalar sesuai batas normal dan tidak berlebihan, ya! 

  4. Pasta gandum utuh

    Tahukah Ibu, ternyata ada pula pasta yang memiliki kandungan serat cukup tinggi lho. Makanan tinggi serat ini disebut juga pasta gandum utuh yang bermanfaat bagi tumbuh kembang si Kecil. Di dalamnya terkandung protein, karbohidrat, lemak, serat, vitamin B, kalsium, kalium, zat besi, selenium, mangan, fosfor, dan tembaga. 

    Berkat kandungan nutrisinya tersebut, pasta gandum utuh bermanfaat untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan, menurunkan kadar gula darah, mengontrol berat badan, dan menurunkan risiko penyakit. 

  5. Pisang

    Makanan tinggi serat selanjutnya berasal dari kategori buah-buahan, yaitu pisang. Buah yang memiliki tekstur lembut dan rasa manis ini sangat cocok dijadikan camilan sehat untuk si Kecil. Pisang memiliki beragam kandungan nutrisi, seperti protein, karbohidrat, lemak, serat, magnesium, mangan kalsium, fosfor, kalium, zat besi, natrium, vitamin B kompleks, dan vitamin C. 

    Tak heran jika makanan tinggi serat yang satu ini bermanfaat bagi kesehatan dan tumbuh kembang si Kecil, di antaranya dapat menjaga kesehatan saluran pencernaan, memberikan rasa kenyang, menurunkan tekanan darah, menyehatkan otot dan sistem saraf, mendukung kesehatan tulang, serta menjaga kesehatan kulit dan mata. 

  6. Apel

    Ibu juga bisa memberikan apel kepada si Kecil sebagai makanan tinggi serat yang kaya manfaat. Apel dikenal sebagai buah yang rendah kalori dan mengandung beragam nutrisi lain, mulai dari protein, karbohidrat, serat, kalsium, kalium, fosfor, natrium, tembaga, zinc, vitamin A, vitamin B2, vitamin C, vitamin B1, dan vitamin B6.

    Itulah sebabnya makanan tinggi serat ini dapat menyehatkan sistem pencernaan, sehingga mengurangi risiko sembelit pada si Kecil. Selain itu, apel juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan dan fungsi jantung, membantu menjaga kesehatan otak, mengontrol berat badan, serta menurunkan risiko terkena diabetes. 

  7. Buah beri

    Makanan tinggi serat lainnya yang tak kalah penting adalah buah beri, yang mencakup stroberi, blueberry, cranberry, raspberry, blackcurrant, blackberry, dan bilberry. Tak hanya memiliki perpaduan rasa asam, manis, dan segar, ternyata ketujuh buah beri ini menyimpan banyak manfaat untuk kesehatan tubuh, di antaranya menjaga kesehatan sistem pencernaan, mendukung kesehatan sistem imun tubuh, mempercepat proses penyembuhan luka, mengontrol gula darah, dan memelihara kesehatan jantung. 

    Manfaat buah beri tersebut bisa si Kecil dapatkan berkat beragam kandungan nutrisi di dalamnya, seperti karbohidrat, serat, vitamin B6, vitamin C, vitamin E, vitamin K, kalsium, kalium, zinc, zat besi, tembaga, dan mangan. Oleh karena itu, Ibu bisa memberikan si Kecil berbagai jenis buah beri untuk dijadikan camilan sehat sehari-hari. 

  8. Susu

    Ibu juga bisa mencukupi kebutuhan serat si Kecil dengan memberikan ia susu bubuk pertumbuhan yang diperkaya oleh serat pangan (inulin). Serat inulin dapat membantu menjaga kesehatan sistem pencernaan si Kecil dengan baik. Nah, kandungan nutrisi ini terdapat di dalam susu Frisian Flag PRIMAGRO AAE 1+ lho, Bu. 

    Selain serat inulin, susu Frisian Flag PRIMAGRO AAE 1+ juga mengandung 9 Asam Amino Esensial (9AAE) yang lengkap, sehingga tumbuh kembang si Kecil lebih optimal. Sebab, asupan 9 Asam Amino Esensial (9AAE) harus dipenuhi dalam jumlah dan jenis yang lengkap. Jika kekurangan 1 jenis asam amino esensial, maka akan menurunkan kinerja hormon pertumbuhan sebesar 34 persen. Bahkan, kekurangan semua jenis asam amino esensial akan menurunkan kinerja hormon pertumbuhan sebesar 50 persen. 

    Tak hanya itu, susu Frisian Flag PRIMAGRO AAE 1+ juga diperkaya oleh 8 kombinasi nutrisi lain, di antaranya DHA 4x lebih tinggi, omega 3, omega 6, kolin, sphingomyelin, asam sialat, dan tirosin tertinggi untuk mendukung kreativitas si Kecil. Susu pertumbuhan ini pun mengandung 5 nutrisi lain untuk daya tahan tubuh, seperti zat besi, vitamin D3, zinc, magnesium, dan vitamin C yang dikombinasikan dengan kehebatan 9 Asam Amino Esensial (9AAE).