Whatsapp Share Like Simpan

Menghadapi era new normal, kita harus bisa lebih ekstra berhati-hati dan menjaga kesehatan supaya tidak mudah tertular penyakit. Terlebih bagi anak-anak yang memiliki daya tahan tubuh lebih lemah sehingga rentan sakit dibandingkan orang dewasa.

Sebagai orang tua, sudah menjadi kewajiban Ibu untuk menjaga kesehatan buah hatinya. Apa saja kiat yang bisa Ibu lakukan? Artikel ini akan membahasnya secara detail untuk Ibu. Simak langsung, yuk.

Memakai Masker Saat Bepergian

Masker merupakan bentuk perlindungan diri untuk menangkal masuknya mikroorganisme dari luar. Di era new normal ini semua orang dihimbau untuk memakai masker saat bepergian, termasuk anak-anak. Pilihlah masker yang pas di kepala si Kecil dan tidak membuat pengap pernapasannya. Untuk masker medis hanya boleh digunakan sekali, sedangkan masker kain bisa dicuci untuk dipakai kembali.

Hidangkan Makanan Bernutrisi Setiap Hari

Si Kecil akan membutuhkan makanan bernutrisi setiap hari untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangannya. Kali ini, ia akan lebih membutuhkannya untuk membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan kesehatannya dari dalam. Makanan bernutrisi itu seperti apa, sih?

Makanan bernutrisi adalah makanan yang mengandung gizi penting berupa protein, karbohidrat, lemak, vitamin dan mineral. Kelima gizi tersebut memiliki berbagai manfaat yang dibutuhkan oleh si Kecil dan bisa ditemukan di dalam lauk pauk, nasi, sayur, buah-buahan, dan susu.

Artikel Sejenis

Berikan si Kecil susu Frisian Flag 123 PRIMANUTRI yang mengandung nutrisi lengkap untuk bantu memenuhi kebutuhan nutrisi anak. Susu ini telah diperkaya dengan makronutrien (protein, karbohidrat, dan lemak) serta mikronutrien (vitamin dan mineral).

Tambahkan Suplemen

Si Kecil juga akan membutuhkan tambahan suplemen yang dapat membantu memperkuat sistem imunnya. Di antara jenis suplemen peningkat imun yang baik untuk diberikan pada si Kecil adalah vitamin C dan zinc. Keduanya bisa didapat dari buah dan sayuran, tapi jika dirasa kurang, Ibu boleh memberikannya dalam bentuk suplemen. Namun sebelumnya berkonsultasilah terlebih dulu dengan dokter ya, Bu, agar pemberiannya tepat dan diberikan rekomendasi suplemen yang terbaik.

Melakukan Kegiatan Fisik atau Berolahraga

Ibu juga perlu mengajak buah hati untuk rutin berolahraga atau melakukan kegiatan fisik untuk menjaga kebugaran tubuhnya. Jika tubuh aktif bergerak, maka si Kecil akan beresiko kecil terserang penyakit. Di samping itu, olahraga juga bermanfaat untuk membakar kalori dan lemak jahat, meningkatkan kualitas tidur, serta menghindarkan tubuh dari kegemukan.

Ibu tidak perlu mengajak si Kecil keluar, karena olahraga masih bisa dilakukan di rumah. Contohnya saja senam sehat, yoga, lempar bola, dan lompat tali. Berolahraga setidaknya seminggu tiga kali selama 15-30 menit agar tubuh lebih bugar.

Baca juga: Kesehatan Balita dan Zat Berbahaya di Sekitar Rumah

Biasakan Hidup Bersih dan Sehat

Si Kecil memang harus dilatih untuk hidup bersih dan sehat sejak dini sebagai upaya menjaga kesehatan diri dari virus, bakteri, dan kuman penyebab penyakit. Mulailah dengan kebiasaan sederhana seperti rutin mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir atau hand sanitizer yang mengandung alkohol saat sulit mendapatkan air.

Tangan merupakan bagian tubuh yang paling rentan menjadi sarang penyakit karena sering bersentuhan dengan berbagai macam benda. Oleh karena itu tangan harus lebih sering dibersihkan dengan metode cuci tangan 6 langkah, terutama sebelum makan, setelah makan, selesai buang air, setelah bepergian, dan setelah menyentuh benda di tempat umum.

Tidur Cukup

Untuk menjaga kesehatan, tubuh juga membutuhkan waktu tidur yang cukup. Saat tidur, tubuh akan beristirahat dan energi terisi kembali. Waktu tidur bagi anak-anak tentunya akan berbeda dengan orang dewasa ya, Bu. Untuk si Kecil yang berusia 1-3 tahun membutuhkan 12-14 jam sehari, usia 4-6 tahun 10-12 jam sehari, sementara untuk usia 7-12 tahun waktu tidurnya adalah 10-11 jam sehari.

Tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan, waktu tidur si Kecil ini juga bermanfaat untuk tumbuh kembangnya, lho. Waktu tidur akan mempengaruhi daya pikir dan konsentrasi si Kecil, meningkatkan sistem imun, dan mempengaruhi mood.

Berikan Vaksin Sesuai Jadwal

Di usia balita, dokter masih akan menjadwalkan beberapa jenis imunisasi sebagai salah satu cara menjaga kesehatan si Kecil. Walaupun tidak bisa 100% menghindarkannya dari serangan penyakit, tapi paling tidak dampaknya tidak akan separah jika tidak beri vaksin. Oleh karena itu, ikutilah jadwal imunisasi yang telah ditentukan oleh dokter ya, Bu.

Berjemur di Bawah Sinar Matahari Pagi

Kiat terakhir untuk menjaga kesehatan si Kecil adalah dengan rajin berjemur di bawah sinar matahari pagi. Apa manfaatnya? Kegiatan ini akan memberikan vitamin D pada tubuh yang baik untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh. Vitamin D juga diperlukan untuk pertumbuhan dan kekuatan tulang si Kecil, Bu.

Menurut penelitian yang dilakukan pada tahun 2003, jam berjemur yang tepat adalah di atas jam 9 pagi. Jika terlalu siang, sinar UV yang dipancarkan oleh matahari sudah lebih tinggi daripada provitamin D, sehingga dapat beresiko menyebabkan kulit terbakar bahkan kanker kulit.

Waspada dan berhati-hati saat ini adalah hal yang harus benar-benar diperhatikan, Bu. Mungkin si Kecil masih belum bisa memahami tentang kondisi saat ini dan sulit untuk menerapkan kebiasaan di atas. Di sinilah peran Ibu untuk menjaga kesehatan buah hati dan membantunya melakukan kebiasaan baik sedini mungkin.

Untuk Ibu yang ingin berkonsultasi seputar anak, bisa berkunjung ke laman Tanya Pakar, ya. Pertanyaan Ibu akan dijawab langsung oleh ahlinya. Untuk bisa mengakses laman tersebut, jangan lupa untuk registrasi terlebih dulu.

Sumber:

Klikdokter