Share Like
Simpan

Halo, Ibu! Apa kabar si Kecil sekarang? Mudah-mudahan ia selalu sehat dan semakin pintar, ya. Oh iya, dalam rangka hari raya lebaran tahun ini, apakah Ibu dan keluarga sudah memiliki rencana untuk mudik? Jika sudah, pastikan bahwa kendaraan yang akan digunakan dapat membuat si Kecil merasa nyaman ya, Bu. Nah, bicara soal kenyamanan dan kendaraan mudik, saya mau berbagi sedikit cerita, nih.

Dulu, sewaktu si Kecil baru memasuki usia 5 tahun, saya dan suami memutuskan untuk mengajaknya pergi mudik ke luar kota, tepatnya di Jawa Tengah. Awalnya, kami ingin menggunakan pesawat saja agar ia tidak cepat lelah selama perjalanan. Namun, keputusan kami akhirnya berubah setelah gagal mendapatkan tiket pesawat. Akhirnya, saya dan suami memutuskan untuk berangkat menggunakan mobil saja.

Orang tua memang sempat tidak setuju dengan rencana kami ini. Takut kalau nantinya si Kecil jadi lelah dan merasa nyaman selama perjalanan. Namun, setelah dijelaskan alasannya, akhirnya mereka setuju juga. Salah satu pertimbangan kami menggunakan mobil adalah agar nantinya ketika sudah sampai di tempat tujuan, kami tidak perlu repot lagi mencari kendaraan saat harus berkunjung ke rumah saudara atau ketika akan mengajak si Kecil jalan-jalan.

Nah, apabila Ibu juga merencanakan hal yang sama seperti saya dulu. Ada beberapa hal yang bisa Ibu persiapkan dan perhatikan agar ia tetap merasa nyaman meskipun perjalanan yang ditempuh cukup jauh. Beberapa di antaranya adalah:

  • Berangkat malam hari

Waktu keberangkatan ini bisa Ibu sesuaikan dengan jarak tempuh serta lama perjalanannya, Bu. Apabila daerah yang Ibu tuju cukup jauh dan memakan waktu di atas 5 jam, sebaiknya berangkatlah pada malam hari agar si Kecil bisa tertidur hingga pagi hari. Namun, Ibu dan Ayah juga harus memastikan kondisi dalam keadaan segar agar tidak mudah mengantuk, ya.

  • Siapkan tempat tidur khusus di bagian belakang

Sebetulnya cara yang satu ini tergantung dari jenis kendaraan yang digunakan, Bu. Apabila Ibu menggunakana kendaraan berupa SUV atau minibus, bagian bagasi belakang bisa dimanfaatkan sebagai tempat tidur si Kecil, lho.

Pertama-tama letakkan semua barang yang tidak perlu dibongkar selama perjalanan di dalam bagasi. Pastikan tidak ada benda yang menimbul ke atas agar tempat tidur si Kecil tetap nyaman, ya. Kemudian, lapisi benda-benda tadi dengan selimut yang cukup tebal atau bantalan kursi yang cukup lebar. Tada! Tempat tidur si Kecil sudah jadi! Sediakan juga bantal atau boneka kesukaannya di tempat tidur buatan tersebut beserta dengan selimut agar tidurnya lebih nyenyak ya, Bu.

  • Sediakan beberapa camilan yang mudah dijangkau

Saat bosan, seringkali si Kecil mendadak merasa lapar, Bu. Nah, sebagai pertolongan pertama, segera berikan ia camilan berupa biskuit atau buah-buahan segar agar perutnya segera terisi dan suasana hatinya tidak memburuk.

  • Berhentilah setiap 2 atau 3 jam sekali

Hal ini tidak hanya berguna bagi Ibu dan Ayah saja, lho. Anak-anak juga membutuhkan waktu untuk meregangkan otot setelah menghabiskan waktu berjam-jam di dalam mobil. Akan lebih baik lagi jika tempat pemberhentian yang Ibu datangi memiliki arena bermain untuk mengusir rasa jenuh si Kecil.

  • Atur tempat duduk si Kecil

Jika Ibu sudah menyediakan tempat tidur buatan untuknya, sisakan juga ruangan di kursi bagian tengah agar ia bisa berpindah tempat duduk. Jadi, ketika siang hari, si Kecil bisa duduk di kursi tengah sementara saat harus tidur, ia bisa dipindahkan kembali ke bagian belakang.

 Bagaimana, Bu? Cukup mudah bukan untuk mempraktikkan tips di atas? Jika Ibu memiliki cara lain yang menarik, yuk bagikan dengan Ibu lainnya di sini!