Share Like
Simpan

Saat musim pancaroba tiba, sangat rentan bagi anak-anak untuk terkena penyakit flu. Tidak terkecuali anak saya. Ketika flu disertai demam datang menyerang tubuh si Kecil, sedih melihatnya terkulai lemas tidak bisa beraktivitas seperti biasa.

Seingat saya, si Kecil sudah diberikan vitamin secara rutin. Namun, yang namanya sumber penyakit pasti selalu mengintai di mana pun kita berada. Nah, waktu saya konsultasi ke dokter, saya menanyakan di mana saja tempat yang berpotensi menularkan flu pada si Kecil. Berikut ulasannya:

 

1. Sekolah

Tidak dapat dipungkiri bahwa sekolah adalah tempat potensial penularan flu. Bagaimana tidak, hampir separuh hari si Kecil dihabiskan di sini. Sudah menjadi hal yang wajar ketika di dalam kelas terjadi ritual pinjam-meminjam alat tulis. Nah, alat tulis ini dapat menjadi media penyebaran virus flu, Bu.

Caranya, saat salah seorang anak bersin dan batuk kemudian menutup mulutnya dengan tangan, lalu, ia memegang pensil untuk menggambar. Selanjutnya, ada seorang anak lain yang lupa membawa alat tulis dan akhirnya meminjam padanya. Menyebarlah virus itu dari satu anak ke anak lain. Semudah itu lho, Bu! Oleh karena itu, izin tidak masuk karena sakit bukan hanya untuk mengistirahatkan si Kecil, namun juga untuk mencegah penularan pada orang lain.

2. Tempat penitipan anak

Dalam tempat penitipan anak, semua hal dapat terjadi pada si Kecil setiap harinya. Mendapatkan teman baru, keterampilan baru, dan juga virus flu.

Flu dapat dengan mudah menyebar ketika salah satu anak yang sedang terkena flu, batuk-batuk atau bersin tanpa menutup mulutnya. Molekul-molekul air yang dikeluarkan tentu mengandung virus, yang kemudian dapat masuk ke dalam tubuh si Kecil saat ia bernafas.

3. Taman bermain

Percaya atau tidak, taman bermain bisa dikatakan lebih  kotor dari toilet umum di mal. Ya, tentu saja. Toilet umum setidaknya dibersihkan rutin oleh petugas kebersihan. Bagaimana dengan taman bermain? Tentu Ibu sudah mendapatkan jawabannya.

Tempat ini digunakan oleh puluhan anak setiap harinya secara bergantian. Tidak terkecuali anak yang sedang terserang penyakit flu. Akibatnya, virus dapat menyebar dengan mudah. Mencegah si Kecil untuk bermain di sana tentu akan terlalu menyedihkan baginya. Nah, yang bisa Ibu lakukan adalah membiasakan ia untuk selalu cuci tangan setiap pulang dari bermain dan juga sebelum makan.

4. Kendaraan umum

Dalam satu kali perjalanan, kendaraan umum dapat mengangkut lebih dari ratusan hingga ribuan orang setiap harinya. Dari jumlah orang tersebut, pasti ada setidaknya satu orang yang membawa virus flu. Ketika orang itu bersin dan menutup mulutnya dengan tangan kosong kemudian memegang sesuatu di dalam kendaraan tersebut, di situlah virus dapat menyebar.

Ditambah lagi, kendaraan umum yang tertutup dan menggunakan AC. Kemungkinan terjebaknya partikel virus di dalam kendaraan tersebut sangatlah besar. Sistem imun si Kecil yang masih berkembang terkadang gagal melindunginya dari serangan virus. Memakaikannya masker akan mengurangi kemungkinan ia tertular penyakit.

5. Klinik atau rumah sakit

Lho? Kan ini tempat berobat, masa iya bisa tertular penyakit di sini. Tentu saja, Bu. Klinik atau rumah sakit dikunjungi oleh puluhan orang sakit setiap harinya. Virus dapat menyebar melalui udara maupun kontak langsung.

Ibu harus memerhatikan ketika mengajak si Kecil duduk di kursi tunggu, mengurus administrasi di loket, maupun memencet tombol elevator. Sebab, di sanalah tempat yang sering disentuh langsung oleh para pengunjung. Usahakan agar si Kecil tidak terlalu sering menyentuh di tempat tersebut. 

 

Kesehatan merupakan hal yang sangat mahal harganya. Peran Ibu sangat dibutuhkan si Kecil untuk terlindung dari serangan berbagai penyakit. Selain memberinya asupan nutrisi yang optimal agar tubuhnya selalu fit, Ibu juga perlu untuk membiasakan gaya hidup sehat padanya, seperti salah satunya cuci tangan dengan sabun tiap selesai beraktivitas.

Semoga si Kecil sehat selalu ya, Bu!