Whatsapp Share Like
Simpan

Hai, Bu, bagaimana kabar buah hati? Sudah sampai mana tahap tumbuh kembangnya? Sejak lahir ke dunia, bayi akan mengalami berbagai tahapan yang salah satunya adalah merangkak. Bisa dikatakan kalau merangkak merupakan tahap penting bagi perkembangan bayi, karena disinilah bayi mulai mengembangkan kemampuannya agar bisa berpindah tempat sendiri. Selain itu, merangkak memiliki beberapa manfaat bagi bayi. Inilah beberapa manfaat bayi merangkak bagi tumbuh kembangnya:

Mengasah Kemampuan Visual

Pada saat merangkak, bayi akan memandang lurus ke depan. Hal ini pun dapat mengasah kemampuan visualnya dan menjadikan penglihatannya menjadi fokus dan tajam. Bayi yang merangkak biasanya juga karena tertarik pada sesuatu yang dilihatnya, sehingga ia akan sangat fokus untuk meraihnya. Untuk jangka panjang, bayi akan mendapatkan manfaat dalam keterampilan menulis di papan tulis, menangkap, dan mengemudi.

Melatih Keseimbangan

Melatih keseimbangan merupakan manfaat bayi merangkak yang selanjutnya. Pada saat merangkak, bayi akan belajar untuk menegakkan tubuh dan menapakkan kedua tangannya supaya tetap seimbang. Ia mungkin juga akan beristirahat sesekali dengan cara mengambil pose duduk dalam waktu sejenak, lalu kembali merangkak lagi. Disinilah ia belajar untuk menjaga keseimbangan tubuhnya. Selain itu, aktivitas merangkak juga dapat merangsang bayi untuk mengenali batasan kapan ia merasa lelah dan harus berhenti beraktivitas.

Melatih Kekuatan Fisik

Saat bayi merangkak, maka kekuatan fisiknya akan mengalami peningkatan. Beberapa bagian tubuhnya akan terlatih, terutama otot tangan dan kaki. Keduanya merupakan tumpuan yang digunakan bayi saat ia merangkak dan sebagai manfaatnya, jari-jari dan tulang tangan bayi pun akan menjadi lebih kuat. 

Untuk manfaat jangka panjang, bayi akan mulai mengenali fungsi dari kedua tangannya dan mendapatkan kemampuan untuk mengontrol diri. Begitu pula dengan kedua kaki kecilnya. Otot-otot kaki yang digunakan untuk merangkak akan sangat terlatih dan menjadikannya lebih kuat.

Artikel Sejenis

Mengasah Otak

Gerakan merangkak tidak hanya bermanfaat bagi fisik bayi, tapi juga otaknya. Manfaat bayi merangkak akan melatih otak bagian kanan dan kiri agar memiliki koordinasi yang baik saat merangkak. Ritme dan gerakan tubuh yang diperlukan saat merangkak membuat kedua sisi otaknya saling berinteraksi. Sel-sel yang saling bekerjasama ini pun dapat meningkatkan koordinasi sekaligus membangun kecerdasan dan kepercayaan diri bayi.

Meningkatkan Kemampuan Bahasa

Terdapat sebuah penelitian yang menyebutkan bahwa bayi yang mulai merangkak akan mengalami peningkatan pada kemampuan bahasanya. Mengapa bisa begitu, Bu? Ini karena selama merangkak, ia akan menemui banyak hal dan pengalaman baru, sehingga perbendaharaan katanya pun semakin banyak. 

Coba saja perhatikan, saat memasuki fase ini ia pasti akan lebih banyak mengoceh. Inilah yang kemudian diyakini para peneliti bahwa kegiatan merangkak dan perkembangan kemampuan bahasa bayi memiliki keterkaitan.

Serba-serbi Merangkak pada Bayi

Bayi umumnya mulai belajar merangkak beberapa bulan setelah dapat berguling atau sekitar usia 6 hingga 10 bulan. Secara bertahap, ia akan belajar menyeimbangkan tangan dan lututnya, lalu bergerak maju dan mundur. Kemudian menjelang usia 1 tahun, ia sudah mahir merangkak dan menjelajahi semua sudut rumah.

Mengapa merangkak begitu penting untuk bayi? Sebab merangkak merupakan sebuah latihan untuk memperkuat dan mempersiapkan otot-otot tubuh bayi yang nantinya akan ia gunakan untuk berjalan. Tak hanya itu, merangkak juga dapat melatih koordinasi gerakan tubuh bayi yang akan bermanfaat untuk melakukan berbagai kegiatan yang lebih rumit, seperti berolahraga, memakai baju, dan makan.

Tips Membantu Bayi Belajar Merangkak

Untuk membantu bayi belajar merangkak, Ibu bisa melakukan beberapa tips berikut ini:

  1. Berikan tummy time. Tummy time atau tengkurap sangat penting karena posisi ini dapat membantu memperkuat seluruh otot tubuh bayi, terutama kepala, leher, dan bahu. Ketiganya akan dibutuhkan untuk membantu bayi untuk belajar merangkak.
  2. Memancing bayi untuk meraih benda di sekitarnya. Untuk membuat bayi bergerak, Ibu harus memancingnya dengan meletakkan aneka benda atau mainan bayi yang menarik di sekitarnya. Pastikan benda tersebut tidak diletakkan terlalu jauh dari jangkauannya dan tidak terdapat benda berbahaya yang dapat melukainya. Cara ini juga dapat membantu mengembangkan kemampuan motorik bayi.
  3. Sering ajak bayi bergerak. Supaya bayi tidak malas bergerak, sering-seringlah mengajaknya untuk bergerak, Bu. Bisa dengan melakukan olahraga ringan seperti senam. Ibu juga sebaiknya menggunakan matras yang tidak terlalu tebal dan diletakkan di lantai agar bayi lebih mudah untuk bergerak dan aman saat ia berguling.
  4. Jauhkan semua benda yang berbahaya. Saat bayi belajar merangkak, pastikan Ibu sudah menyingkirkan semua benda yang berbahaya dan bisa membuatnya cedera, seperti perabotan, barang yang terbuat dari kaca, benda yang keras dan berat, serta barang dengan ujung tajam.

Jadi, sudah tahu kan, Bu, pentingnya manfaat bayi merangkak bagi tahap tumbuh kembangnya? Jadi, jangan sampai buah hati melewatkan fase ini ya, Bu. Jika sudah memasuki usia 12 bulan bayi masih belum bisa merangkak, Ibu bisa berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui penyebabnya dan dapat segera dilakukan penanganan yang tepat.

Konsultasi seputar anak juga bisa dilakukan di laman Tanya Pakar. Ibu akan dibantu oleh para ahli yang akan menjawab semua pertanyaan Ibu. Untuk bisa menggunakan fitur tersebut, jangan lupa untuk registrasi terlebih dulu.

Sumber:

Kumparan, Alodokter