Share Like
Simpan

Ketika si Kecil masuk umur 6 bulan, namun belum mulai terlihat akan merangkak seperti yang dialami bayi-bayi lainnya. Sebulan kemudian, si Kecil juga tidak tampak akan merangkak, walau saat itu ia telah dapat duduk. Lalu, ketika Ibu membantunya untuk tengkurap, si Kecil tampak tidak nyaman dan menangis. Apakah semua keadaan itu normal? Tahap perkembangan merangkak berperan penting dalam melatih keseimbangan dan kekuatan otot si Kecil, karena saat merangkak, ia akan menggunakan lengan dan kakinya untuk menopang tubuh di atas lantai. Selain itu, saat merangkak si Kecil akan melatih kemampuan motorik halusnya. Jadi, apakah si Kecil akan mengalami gangguan pertumbuhan bila ia langsung berjalan tanpa merangkak?

Beberapa bayi malahan terlihat langsung berjalan tertatih-tatih tanpa melewati masa merangkak sama sekali. Para ahli mengemukakan, hal ini normal saja terjadi dan telah diteliti bahwa bayi-bayi yang langsung berjalan tanpa melewati tahapan pekembangan merangkak tidak ditemukan konsekuensi medis di kemudian hari, dan bayi tersebut mengalami perkembangan normal. Dokter Beth Ellen Davis yang berkecimpung dalam perkembangan anak di Madigan Army Medical Center, Tacoma, Washington, AS, mengemukakan bahwa kemampuan bicara dan berbahasa merupakan parameter yang lebih baik untuk menilai adanya keterlambatan pada perkembangan anak. Selama perkembangan si Kecil dalam kisaran normal, melewati tahapan merangkak tidak akan menyebabkan masalah serius di kemudian hari.

Pendapat sama juga dikemukakan oleh Prof. Dr. Susan, dari Divisi Perkembangan dan Perilaku Anak di Fakultas Kedokteran Universitas Mississippi di Jackson, Mississippi, AS, yang menegaskan bahwa anak yang memiliki kemampuan motorik kasar yang sangat baik dan lebih awal daripada perkembangan yang seharusnya dapat saja mulai masuk tahapan perkembangan berjalan lebih awal daripada usianya. Hal ini dikemukakannya untuk menjelaskan pernyataan bahwa anak-anak yang melewatkan tahapan perkembangan merangkak akan memiliki gangguan belajar di kemudian hari.

Bayi yang melewatkan tahapan merangkak mungkin lebih banyak berbaring terlentang ketimbang tengkurap saat tidur. Namun demikian, tidak perlu dikhawatirkan bila si Kecil mulai berjalan tanpa merangkak asalkan tidak didapatkan keterlambatan perkembangan lainnya.

Lain halnya jika si Kecil tidak mau merangkak karena tubuhnya terlihat lemah atau kaku, maka hal ini perlu dikonsultasikan ke dokter segera untuk mendapatkan penanganan sejak dini. Selain kemampuan merangkak atau berjalan, perhatikan pula perkembangan si Kecil lainnya.