Whatsapp Share Like Simpan

Dalam menjaga asupan si kecil selalu tercukupi, penting bagi Ibu untuk terus menjaga dan meningkatkan kualitas serta kuantitas ASI. Salah satu cara yang bisa dilakukan oleh Ibu untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas ASI harian adalah dengan cara mengonsumsi makanan penambah ASI. Sesuai dengan namanya, makanan penambah ASI merupakan jenis-jenis makanan yang baik untuk dikonsumsi demi membantu tubuh memperlancar produksi ASI. Pasalnya, di usia 0 hingga 6 bulan, bayi hanya bisa mengonsumsi ASI dan terkadang jadwal dan jumlahnya bisa berubah-ubah dalam sehari. 

Perlu dipahami bahwa makanan penambah ASI tentu berasal dari bahan atau jenis makanan yang sehat, bergizi, dan kaya akan nutrisi. Bahan makanan penambah ASI ini umumnya datang dari daging merah, daging putih, sayuran, kacang-kacangan, serta gandum yang tentunya sudah rutin Ibu konsumsi di masa kehamilan. Meskipun begitu, mungkin ada beberapa bahan makanan yang belum Ibu ketahui yang ternyata masuk ke dalam makanan penambah ASI. Mari cari tahu lebih lanjut!

Jenis makanan penambah ASI

Ragam rekomendasi makanan sehat, bergizi, dan juga kaya akan nutrisi sebagai makanan penambah ASI ini mungkin sudah pernah Ibu konsumsi, bahkan bisa saja ada yang jadi jenis makanan favorit bagi Ibu. Sebagai tambahan informasi, makanan penambah ASI juga dikenal dengan istilah makanan laktogenik atau ASI booster. Agar peran dari makanan penambah ASI dapat memberikan manfaat secara maksimal demi meningkatkan kualitas dan kualitas ASI, makanan laktogenik biasanya dipilih dari makanan yang mengandung galaktagog. 

Makanan yang mengandung galaktagog ini merupakan makanan sebuah kandungan senyawa yang terdapat pada tanaman untuk merangsang dan meningkatkan produksi ASI bagi Ibu menyusui. Berikut adalah beberapa jenis makanan penambah ASI yang bisa Ibu tambahkan ke dalam menu harian di rumah. 

  1. Makanan yang mengandung protein hewani

    Dalam melengkapi asupan lengkap demi memperlancar produksi ASI, susu khusus Ibu hamil bisa jadi pilihan yang baik. Namun, hal tersebut juga perlu didukung dengan konsumsi makanan yang mengandung protein hewani, seperti telur, ikan, daging merah, serta daging putih. Makanan yang mengandung protein hewani menjadi pilihan baik yang perlu Ibu konsumsi dalam memenuhi asupan protein secara maksimal setiap harinya. Agar produksi ASI tetap maksimal, Ibu bisa mengolah bahan makanan yang mengandung protein hewani ke dalam berbagai jenis hidangan jenis sup. Makanan penambah ASI tersebut dapat membantu Ibu melengkapi asupan protein yang dibutuhkan dalam memaksimalkan produksi ASI, tapi juga cairan yang dibutuhkan selama masa menyusui. Mengolah makanan penambah ASI dalam ini juga sangat mudah untuk dilakukan di rumah dan variatif, sehingga Ibu tidak akan merasa bosan untuk rutin menyantapnya di rumah.

    Artikel Sejenis

  2. Kacang-kacangan

    Makanan penambah ASI tidak perlu terus menerus hadir dalam bentuk full course. Kacang-kacangan misalnya, makanan penambah ASI tersebut bisa jadi pilihan Ibu saat ingin bersantai di sore hari sambil menyantap camilan di rumah. Kacang-kacangan bisa jadi salah satu jenis makanan yang Ibu gunakan sebagai tambahan sumber protein. Beberapa jenis kacang, seperti kacang tanah, kacang merah,, kacang hijau, dan kacang polong juga mengandung asam folat. Selain itu, ada juga jenis kacang yang kaya akan zat besi, mineral, dan juga vitamin. Namun pastikan bahwa Ibu tidak memiliki alergi terhadap kacang sebelum memutuskan untuk menjadikan makanan penambah ASI satu ini jadi camilan favorit, ya.

  3. Gandum

    Selain protein, serat juga jadi salah satu hal yang esensial bagi Ibu menyusui. Pasalnya, dalam masa menyusui, Ibu akan merasa mudah lapar karena nutrisi yang diserap di dalam tubuh akan tersalurkan kepada si buah hati. Oleh karena itu, kehadiran makanan penambah ASI yang kaya akan serat seperti gandum, dapat membantu Ibu untuk tidak mudah merasa lapar yang dapat mengganggu proses menyusui si kecil. Baik gandum utuh atau oat bisa jadi pilihan untuk Ibu konsumsi sebagai makanan penambah ASI dalam mencukupi kadar asupan harian yang dibutuhkan. Tidak hanya berperan sebagai makanan penambah ASI, gandum dan olahannya juga kaya akan kandungan zat besi yang dapat mencegah anemia. Pasalnya anemia merupakan salah satu musuh utama yang harus dicegah kedatangannya bagi Ibu menyusui, karena anemia juga jadi salah satu penyebab berkurangnya kualitas dan produksi ASI yang berdampak tidak hanya pada tubuh Ibu tapi juga ke perkembangan tubuh si buah hati.

  4. Daun katuk

    Daun katuk merupakan salah satu jenis sayuran yang sering dianjurkan untuk dikonsumsi oleh ibu hamil dan menyusui. Anjuran tersebut bukan tanpa sebab. Pasalnya, diketahui bahwa daun katuk merupakan makanan sehat yang mengandung banyak nutrisi. Sebagai makanan penambah ASI, daun katuk mengandung protein yang dibutuhkan oleh ibu menyusui. Selain protein, daun katuk juga mengandung laktagogum dan prolaktin yang tinggi. Dua kandungan esensial dalam makanan penambah ASI ini dianggap berguna untuk membantu perangsangan dalam meningkatkan serta melancarkan produksi ASI.

    Baca juga: 10 Nutrisi Ibu Menyusui yang Penting Dikonsumsi

  5. Bayam

    Sama halnya dengan daun katuk, bayam juga bisa jadi alternatif baik sebagai makanan penambah ASI. Salah satu keunggulan atau manfaat yang bisa didapatkan dalam mengonsumsi bayam sebagai makanan penambah ASI adalah asupan zat besi yang cukup. Sebagaimana yang telah Ibu ketahui bahwa zat besi adalah salah satu zat yang berguna dalam memperlancar produksi sel darah merah yang membantu tubuh untuk bisa beroperasi secara optimal dan memaksimalisasi produksi ASI di masa menyusui. Produksi ASI yang maksimal tersebut juga didukung oleh hadirnya enzim phytoestrogens yang juga dapat ditemukan di dalam bayam. Selain itu, makanan penambah ASI satu ini juga mengandung vitamin B6 yang dapat meningkatkan kekebalan sistem imun bayi agar tidak mudah terserang penyakit.

Jangan lupakan air putih

Makanan penambah ASI memang jadi alternatif yang baik bagi Ibu yang sedang membutuhkan bantuan dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi ASI harian. Namun, jangan lupakan bahwa Ibu juga perlu mencukupi kadar cairan harian dari konsumsi air putih. Pasalnya, air putih juga punya peran yang sama penting dengan makanan penambah ASI. Di masa menyusui Ibu juga akan mudah merasa haus. Sebagaimana yang telah diketahui bahwa persentase cairan di dalam ASI cukuplah besar. Oleh karena itu, penting bagi Ibu untuk selalu minum air putih demi mengisi kembali cairan yang dikeluarkan melalui ASI. Jika diabaikan tidak hanya produksi ASI akan berkurang, tapi kesehatan Ibu pun dapat terganggu. Dianjurkan agar Ibu bisa mengonsumsi minimal 3.1 liter air putih setiap harinya atau sebanyak 13 cangkir demi menjaga kebutuhan cairan di masa menyusui.

Terus menjaga pola makan dengan makanan penambah ASI serta rajin minum air putih merupakan hal esensial yang diperlukan oleh Ibu yang sedang menjalani masa menyusui. Selain itu, Ibu juga dianjurkan untuk dapat menambah asupan nutrisi agar terus terjaga kelengkapannya. Dalam melengkapi asupan nutrisi, Ibu juga bisa memenuhi asupan nutrisi berkualitas dengan minum susu khusus Ibu hamil dar dari Frisian Flag MAMA yang mengandung protein, serat pangan, vitamin B9 (asam folat), zat besi, dan kalsium untuk mendukung kesehatan Ibu dan si Kecil selama di dalam kandungan hingga setelah lahir.