Whatsapp Share Like Simpan

Bagaimana ya cara mengatasi diare pada anak? Apakah harus mengonsumsi oralit secara langsung? Mungkin sebagian Ibu bertanya-tanya akan hal tersebut. Sebenarnya cara mengatasi diare bukan hanya mengonsumsi oralit saja, tetapi ada pula cara-cara lain yang bisa Ibu lakukan untuk menyikapi diare pada anak dengan tepat. 

Bila si Kecil mengalami diare, sebaiknya Ibu tidak perlu terlalu khawatir, ya. Langkah pertama yang sebaiknya Ibu lakukan sebagai cara mengatasi diare yaitu mengetahui faktor penyebab dan menjaga tubuh si Kecil agar tidak dehidrasi. Hal ini penting karena dehidrasi akibat diare bisa meningkatkan risiko komplikasi jika tidak diatasi dengan cepat dan tepat. 

Dehidrasi akibat diare terjadi ketika tubuh si Kecil kehilangan cairan dan akibatnya tidak dapat berfungsi secara normal. Supaya si Kecil terhindar dari kondisi tersebut, mari simak penjelasannya dalam artikel ini.

Penyebab Diare pada Anak

Untuk mengetahui cara mengatasi diare pada anak, penting bagi Ibu untuk memahami terlebih dahulu penyebab yang melatarbelakangi kondisi ini. Berikut adalah beberapa faktor penyebab diare pada anak, di antaranya: 

Nah, setelah mengetahui penyebab diare, kini saatnya Ibu mengetahui apa saja cara mengatasi diare pada anak yang bisa dilakukan sebagai pertolongan pertama di rumah. Yuk, simak penjelasannya di bawah ini. 

Baca juga: 7 Cara Meningkatkan Imunitas Tubuh Anak

Cara Mengatasi Diare pada Anak

Mencukupi cairan tubuh si Kecil memang jadi salah satu cara mengatasi diare pada anak. Namun, air putih saja ternyata tidak cukup lho, Bu. Sebaiknya Ibu juga perlu memberikan si Kecil cairan rehidrasi oral seperti oralit dan melakukan langkah-langkah lainnya. Untuk itu, berikut ini beberapa cara mengatasi diare pada anak yang perlu Ibu ketahui:

  1. Cukupi kebutuhan cairan agar tidak dehidrasi

    Saat si Kecil diare, Ibu wajib untuk mencukupi asupan cairan pengganti secara tepat. Sebab, diare menyebabkan tubuh si Kecil kehilangan cairan dengan jumlah yang cukup banyak. Salah satu cara mengatasi diare si Kecil, Ibu perlu memberikan ia air putih lebih sering. 


    Selain itu, cara mengatasi diare selanjutnya dengan memberikan ia oralit. Pemberian air putih saja, tanpa kandungan gula atau elektrolit, sebenarnya kurang mencukupi kebutuhan cairan pengganti dalam tubuh si Kecil. Sebab, oralit yang terdiri dari campuran air, gula, dan garam yang dapat membuat usus menyerap cairan dengan baik. Ibu bisa membuat oralit sendiri di rumah sebagai langkah pertolongan pertama. 

  2. Konsumsi makanan yang tepat

    Ibu dianjurkan untuk memberikan si Kecil makanan bergizi dengan tepat. Akan lebih baik jika Ibu memberikan ia makanan dalam porsi kecil, namun dengan frekuensi yang lebih sering. Meskipun begitu, Ibu juga harus berhati-hati dalam memberikan makanan atau minuman karena beberapa di antaranya dapat membuat diare pada anak semakin parah. 

    Itulah sebabnya, cara mengatasi diare selanjutnya yaitu dengan memilih makanan yang lebih mudah dicerna oleh tubuh si Kecil, seperti nasi putih, roti, kentang rebus, ayam panggang tanpa kulit dan rendah lemak, sop ayam atau makanan berkuah lainnya.

  3. Hindari makanan yang membuat diare semakin parah

    Cara mengatasi diare yang perlu Ibu cermati yaitu dengan menghindari makanan yang membuat diare pada anak semakin parah. Ada beberapa makanan dan minuman yang sebaiknya dihindari, yaitu makanan yang berminyak dan berlemak, sayuran yang mengandung gas seperti kembang kol, kacang polong, buncis, brokoli,, sayuran berdaun hijau, paprika, buncis, jagung, dan kubis, pemanis buatan, makanan pedas, serta makanan berkafein seperti cokelat. 

  4. Konsumsi makanan dan minuman mengandung probiotik

    Probiotik merupakan bakteri baik yang dapat menjaga kesehatan saluran pencernaan. Ibu bisa memberikan si Kecil makanan dan minuman yang mengandung probiotik sebagai salah satu cara mengatasi diare. Beberapa sumber probiotik di antaranya yoghurt, kefir, tempe, dan kimchi. 

    Jika Ibu ingin memberikan yoghurt kepada si Kecil, sebaiknya Ibu memilih yoghurt yang tanpa rasa (plain yoghurt) karena lebih sehat dibandingkan yoghurt yang ditambah pemanis buatan. 

  5. Cukupi aspan nutrisi zinc (seng)

    Cara mengatasi diare pada anak yang tak kalah penting yaitu memenuhi asupan nutrisi zinc (seng) dengan tepat. Ini karena zinc merupakan nutrisi penting untuk membantu proses sintesis protein, pertumbuhan sel, meningkatkan daya tahan tubuh, menjaga metabolisme, serta menjaga keseimbangan air dan elektrolit dalam tubuh.

    Oleh karena itu, menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), anak yang mengalami diare akut sebaiknya memenuhi asupan nutrisi ini dalam bentuk suplemen. Suplemen zinc termasuk salah satu cara mengatasi diare pada anak sekaligus mempercepat kesembuhannya dan dapat mencegah si Kecil terkena diare lagi untuk 2-3 bulan ke depan. 

    Namun, pemberian suplemen zinc ini sebaiknya sesuai dengan anjuran dokter karena kondisi tubuh setiap anak berbeda. Pastikan Ibu berkonsultasi dengan dokter jika diare pada anak tak kunjung sembuh dan disertai gejala lain. 

    Jika diare pada anak berangsur membaik, Ibu tetap bisa memberikan makanan yang tinggi zinc sebagai salah satu cara mengatasi diare agar cepat sembuh. Beberapa makanan yang dapat dikonsumsi di antaranya susu, daging sapi, daging ayam, tiram, kepiting, lobster, kacang almond, dan keju.

Selain zinc, natrium dan kalium juga termasuk nutrisi-nutrisi penting sebagai cara mengatasi diare pada anak dengan baik. Sebab, kedua jenis nutrisi ini dapat membuat usus menyerap cairan dengan baik. Nah, nutrisi zinc, natrium, dan kalium juga terdapat dalam susu Frisian Flag PRIMAGRO AAE 1+. Dengan begitu, susu Frisian Flag PRIMAGRO AAE 1+ bisa menjadi salah satu cara mengatasi diare karena kandungan-kandungan nutrisi pentingnya tersebut. 

Selain itu, susu Frisian Flag PRIMAGRO AAE 1+ diperkaya oleh nutrisi penting lainnya, seperti 9 Asam Amino Esensial (9AAE) yang lengkap, DHA 4x lebih tinggi, omega 3, omega 6, minyak ikan, kolin, sphingomyelin, asam sialat, dan tirosin tertinggi. Tak hanya itu, susu pertumbuhan ini juga mengandung 5 kombinasi nutrisi penting untuk meningkatkan daya tahan tubuh, di antaranya zat besi, vitamin D3, zinc, magnesium, dan vitamin C tertinggi yang dikombinasikan dengan kehebatan 9 Asam Amino Esensial (9AAE).

Itulah beberapa cara mengatasi diare pada anak yang bisa Ibu lakukan di rumah. Jika Ibu sudah melakukan cara-cara tersebut, tetapi kondisi si Kecil tak kunjung membaik atau justru mengalami gejala tambahan lain, seperti sesak napas, wajah si Kecil pucat, muntah terus menerus, matanya cekung, demam tinggi, terdapat bercak darah pada tinja, hingga penurunan kesadaran, sebaiknya segera periksakan si Kecil ke dokter untuk mendapat penanganan yang lebih baik.