Share Like
Simpan

Melihat si Kecil yang semakin aktif, tentu terasa sangat menyenangkan ya, Bu! Apalagi ketika mendengar tawanya pecah di sela-sela aktivitas, sungguh menggemaskan! Namun, bagaimana jika aktivitas si Kecil membuat waktu tidurnya berkurang? Hal ini dialami lho, Bu, oleh tetangga saya yang memiliki anak berusia dua tahun. Sang ibu mulai khawatir dengan pola tidur anaknya yang selalu berubah-ubah.

Guna mendukung perkembangan balita, tidur yang cukup memang sangat dibutuhkan. Tetapi, durasi tidur juga perlu diperhatikan, Bu. Oleh karena itu, ayo cermati durasi tidur yang ideal berdasarkan usia si Kecil di bawah ini.

Usia

Tidur Siang

Tidur Malam

Total Waktu Tidur

12 bulan

2 jam

11 jam 30 menit

13 jam 30 menit

2 tahun

1 jam 15 menit

11 jam 45 menit

13 jam

3 tahun

1 jam

11 jam

12 jam

 

Jadi, apakah waktu tidur yang Ibu terapkan pada si Kecil sudah sesuai dengan durasi idealnya? Jika belum mencapai jumlah di atas, bisa dibilang kualitas tidurnya masih belum maksimal dan nantinya bisa berpengaruh pada pertumbuhan balita. Beberapa dampaknya antara lain:

  • Berisiko terkena dehidrasi atau gula darah rendah

Waktu si Kecil yang lebih banyak dihabiskan untuk tidur, dapat mengurangi kesempatannya untuk mendapat asupan ASI yang baik untuk perkembangan balita.

  • Dapat menyebabkan kegemukan

Rasa lelah karena kurang tidur dapat meningkatkan hormon yang bisa memicu si Kecil untuk makan lebih banyak.

  • Sulit berkonsentrasi

Mengingat si Kecil kini sudah mulai belajar mengenal lingkungan sekitarnya, konsentrasi tentu dibutuhkan untuk memroses segala informasi yang ia dapat. Apabila kualitas tidurnya kurang maksimal, tingkat konsentrasinya pun akan menurun dan menyebabkan proses belajarnya ini jadi terhambat.

Setelah mengenali dampak yang diakibatkan oleh kurangnya waktu tidur, berikut adalah manfaat yang bisa si Kecil rasakan dari waktu tidur yang ideal.

  • Baik untuk pertumbuhan balita

Saat si Kecil tidur, kadar hormon pertumbuhan dalam tubuhnya akan meningkat pesat. Hormon ini berguna untuk merangsang pertumbuhan tulang dan jaringan, mengatur metabolisme, serta memperbaharui seluruh sel yang ada di dalam tubuh dan tentunya dapat mendukung tumbuh kembang balita menjadi  lebih optimal.

  • Baik untuk perkembangan dan kecerdasan otak

Hormon pertumbuhan yang diproduksi saat si Kecil tidur juga memicu perbaikan sel-sel pada otak. Hal ini dapat membantu ia memproses informasi dengan lebih baik, yang tentunya dapat memengaruhi tingkat kecerdasannya.

Saat si Kecil tidur, tubuh memproduksi hormon pertumbuhan yang dapat memicu perbaikan sel-sel pada otak. Hal ini tentunya dapat membantu ia memroses informasi dengan lebih baik dan mendukung kecerdasannya kelak.

  • Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Selain dapat mengembalikan energi, tidur juga dapat merangsang pembentukan sel-sel baru dalam tubuh si Kecil, yang berguna untuk menangkal serangan virus dan mikroba. Akibatnya, suasana hati si Kecil baik dengan istirahat yang cukup, tubuhnya pun jadi lebih sehat, Bu.

Bagaimana, Bu? Ternyata tidur memang memiliki banyak manfaat ya untuk perkembangan balita. Supaya Ibu bisa memberikan si Kecil waktu tidur yang cukup, ada beberapa trik yang bisa Ibu coba, seperti memandikannya dengan air hangat atau membacakannya dongeng. Biasakan juga agar ia tidur dan bangun pada waktu yang ditentukan. Semoga si Kecil sehat selalu ya, Bu!