Share Like
Simpan

Siapa sangka Bu, si Kecil mulai mengeluarkan pendapat ketika menginjak usia empat tahun. Anak saya pun mulai memberitahu hal yang tidak disukainya, bahkan mengomentari penampilan saya. Ini saatnya Ibu dan Ayah bergantian melatih perkembangan bahasa anak. Hal ini tanpa disadari bisa membantu perkembangan otak si Kecil supaya lebih pintar, Bu. Bahkan, membantunya menjadi anak yang bisa memecahkan masalah dan berpikir kritis. Oleh sebab itu, para Ayah bisa melakukan beberapa hal berikut  untuk melatih si Kecil berpendapat. Yuk, ajak Ayah membaca artikel ini bersama, Bu!

1. Tanyakan Pendapat Seputar Hal yang Disukainya

Ayah tentunya tahu apa yang disukai buah hati kesayangan. Misalnya, jika si Kecil suka mobil-mobilan, ajak dia mengobrol soal mobil kesukaannya, mengapa ia menyukainya, dan apa mobil impiannya. Lalu, minta pendapat si Kecil tentang warna cat mobil. Di momen ini, Ayah harus bersabar menunggu jawabannya. Si Kecil mungkin ragu menjawab karena takut salah atau menyakiti perasaan Ayah. Jadi, Mum bisa menyarankan Ayah untuk melakukan hal tersebut setiap hari hingga si Kecil berani mengucapkan pendapatnya dengan lantang.

2. Jawaban Pintar

Saat senggang, Ibu bisa mengajak Ayah memberi pertanyaan soal hal yang si Kecil ketahui. Ajari si Kecil menggunakan informasi serta pengetahuan yang dimilikinya. Misalnya, Ayah bisa bertanya tentang cuaca, seperti, “kira-kira hari ini akan hujan tidak, ya?” Nah, apabila si Kecil sudah punya pengalaman soal pertanyaan ini, dia mungkin akan menjawab, “Sepertinya akan hujan. Biasanya kalau telalu panas, nanti akan hujan deras.” Tentunya, Ayah harus memberikan pertanyaan sejenis ini dengan rutin. 

3. Semangat Menyimak

Bu, ingatkan Ayah bahwa pembicarannya dengan si Kecil bersifat dua arah. Oleh sebab itu, Ayah perlu berusaha mendengarkan dan menyimak cerita si Kecil. Sikap seperti itu membuat si Kecil merasa didengarkan dan pendapatnya dihargai. Ini diharapkan dapat membuat si Kecil lebih percaya diri untuk mengungkapkan cerita atau pendapatnya. Cara mendidik anak yang seperti ini juga membuat si Kecil lebih menghargai perkataan serta pendapat orang lain, juga belajar menjadi pendengar yang baik.

4. Sebaiknya Tidak Menyalahkan

Ingat Bu, si Kecil baru belajar mengutarakan pendapat. Jadi, mungkin saja opininya terdengar mengejutkan dan berpotensi membuat orang lain tersinggung. Namun,  sebenarnya si Kecil tidak bermaksud demikian. Jadi, saat si Kecil mengeluarkan pendapat yang mengejutkan, Ayah dan Ibu tak perlu langsung menyalahkan pendapatnya. Sikap seperti itu bisa mengurangi keberanian dan kepercayaan dirinya, lho. Jadi, daripada menegur si Kecil dengan keras, sebaiknya beritahu ia secara perlahan tentang kata-kata yang seharusnya digunakan. Seiring berjalannya waktu, si Kecil akan belajar mengeluarkan pendapat dengan tepat. Jadi, tak perlu dimarahi ya, Bu. 

Nah, setelah menerapkan keempat tips di atas, Ibu dan Ayah juga perlu mengetahui bahwa proses mengeluarkan pendapat adalah bagian dari perkembangan bahasa anak. Ini juga mulai memperlihatkan kepintaran si Kecil. Jadi, semangat terus melatih si Kecil untuk berpendapat, Bu! Pastikan si Kecil menjadi pribadi yang kuat dan cerdas.