Share Like
Simpan
  1. Mengajar balita adalah sebuah keistimewaan
    Ini yang harus ditanamkan dalam benak setiap Ibu, bahwa mengajarkan balitanya adalah sebuah keistimewaan. Jadi, gunakanlah keistimewaan ini dengan baik. Jika orangtua tidak memiliki minat atau keinginan yang kuat untuk melakukan hal ini, lebih baik jangan lakukan sama sekali, karena hasilnya menjadi tidak maksimal.
  2. Bicara dengan jelas, tegas, dan antusias
    Cara ini akan membuat balita dapat mendengarkan apa yang dikatakan oleh orangtua dengan jelas. Dengan begitu ia dapat menyerap stimulasi yang diberikan dengan lebih baik.
  3. Rileks
    Sekali lagi, lakukanlah stimulasi pada balita dengan rileks, santai, dan tidak tergesa-gesa. Jangan merasa tertekan, jangan merasa harus segera melihat hasil yang akan dicapai. Lakukanlah semua dengan senang hati. Saat memberikan stimulasi, nikmatilah saat bersama balita.
  4. Percayai balita Anda
    Harus diketahui, balita sangat mempercayai orangtuanya. Kini saatnya orangtua mempercayai balita. Percayalah bahwa balita memiliki kemampuan yang besar untuk belajar sesuatu. Oleh sebab itu, orangtua harus merespon ini dengan positif. Beri kesempatan balita untuk belajar segala sesuatu tanpa meragukan kemampuannya.
  5. Terus berikan informasi baru
    Balita amat menyukai informasi baru. Oleh sebab itu, perlihatkanlah balita sesuatu yang baru, sesuatu yang belum pernah dilihatnya, sesuatu yang belum pernah didengarnya. Ia pasti akan sangat antusias.
  6. Jika balita sudah mengenal sesuatu, jangan diteruskan
    Apabila balita sudah diperlihatkan pada sesuatu yang dikenalnya, jangan diteruskan. Segera temukan hal lain yang belum dikenalnya, dan tunjukan kepadanya.
  7. Ajarkan balita dengan tujuan dan cara yang teratur
    Orangtua yang bijaksana akan mengetahui dengan tepat tujuannya melakukan segala hal, termasuk untuk memperkaya pengetahuan ensiklopedia balita. Ia juga akan merencanakan dan mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik.
  8. Buatlah materi dengan ukuran yang besar dan jelas
    Apabila orangtua membuat materi dengan gambar objek yang kecil dan tidak jelas maka balita akan mengalami kesulitan untuk mempelajarinya. Intinya, buatlah materi agar dapat dilihat oleh balita dengan mudah.
  9. Siapkan tempat yang tidak menggangu baik secara visual maupun audio
    Ketika orangtua akan membuat stimulasi, pastikan tidak banyak gangguan di lingkungan sekitar. Ruangan yang memiliki benyak visual dan penuh suara yang tidak penting, akan sangat mengganggu proses belajar balita.
  10. Ajarkan balita ketika ia sedang dalam kondisi yang baik.
    Jangan stimulasi balita apabila tengah sakit atau rewel karena suatu sebab. Jika tetap dipaksakan, balita kemungkinan akan menolak sehingga program yang sedang dijalankan tidak akan memberikan hasil yang optimal. Intinya, carikan saat yang paling tepat.

Sumber: Frisian Flag's booklet - 'How Smart Are Your Kids?'