Whatsapp Share Like
Simpan

Langkah pertama bayi menjadi saat yang ditunggu-tunggu oleh semua orang tua. Saya pun begitu, Bu. Menjelang usia bayi saya 1 tahun, saya berharap ia bisa segera bisa berjalan. Umumnya, bayi mulai bisa berjalan di usia 9 hingga 12 bulan. Meski begitu, ada bayi yang membutuhkan waktu lebih lama agar bisa berjalan. Beberapa bahkan baru bisa berjalan menjelang usia 2 tahun. Ibu memang tidak bisa memaksa agar anak cepat berjalan, tapi ada beberapa stimulasi yang bisa Ibu lakukan. Simak informasi selengkapnya, ya:

Titah Bayi

Menitah bayi merupakan cara paling tradisional yang sudah diterapkan sejak zaman dulu. Caranya juga mudah, yaitu dengan memegang kedua tangan bayi untuk membantunya berdiri dan menjejakkan kakinya ke permukaan lantai. Saat ia mulai melangkah, dampingi terus langkahnya, Bu. Sesekali ia akan terjatuh, tapi tak apa. Ajarkan ia untuk bangun sendiri dan terus menyemangatinya.

Ajari Cara Menekuk Lutut

Saat bayi sudah dapat berdiri tegak, ia akan membutuhkan bantuan agar dapat duduk kembali. Bila ia gagal melakukannya, Ibu tidak perlu mengangkatnya dan mendudukkannya kembali. Lebih baik tunjukkan bagaimana cara menekuk lututnya, sehingga ia dapat duduk dan mencobanya berdiri lagi.

Ibu dapat menstimulasi agar anak cepat berjalan dengan berdiri atau berlutut di hadapannya sambil memegang kedua tangan mungilnya. Setelah itu arahkan ia untuk berjalan menghampiri Ibu secara perlahan.

Berikan Dorongan dan Semangat

Ketika buah hati mulai memperlihatkan keinginan untuk berdiri dan melangkah, segera berikan ia dorongan dengan cara bertepuk tangan dan menyemangatinya. Hal tersebut dapat menjadi motivasi dan energi bagi bayi bahwa ia mampu dan berani untuk berjalan sendiri. Jika ia sudah mulai terlihat lelah, izinkan ia untuk beristirahat sejenak hingga ia mau untuk belajar berjalan lagi.

Pakaikan Alas Kaki dan Terkadang Bertelanjang Kaki

Ajaklah bayi untuk berjalan dengan memakai sepatu pada saat berjalan di permukaan yang halus, dingin, kasar, atau kadang berjalan dengan bertelanjang kaki. Hal ini dapat membantu memperbaiki atau meningkatkan keseimbangan dan koordinasinya. Namun ingat, Ibu sebaiknya tetap waspada dengan tempat saat ia berjalan bertelanjang kaki. Jangan sampai terdapat benda atau hewan yang membahayakan dirinya.

Gunakan Musik

Agar anak cepat berjalan, gunakanlah bantuan musik, Bu. Bayi sangat suka bergerak mengikuti alunan musik yang ia dengar. Nah, manfaatkanlah musik yang ia sukai untuk membuat ia bergerak dan berlatih berjalan. Berikan contoh bagaimana cara berdiri dan berjalan dengan mengikuti alunan musik. Dengan cara yang menyenangkan ini, buah hati pun jadi lebih semangat untuk terus berlatih.

Letakkan Mainan di Tempat Tinggi

Saat bayi tertarik dengan sesuatu, pasti ia akan berusaha untuk meraihnya. Nah, Ibu pun bisa memanfaatkan keingintahuannya dengan meletakkan mainan di tempat yang tinggi tapi masih bisa ia raih. Dengan begitu, ia akan belajar cara untuk berdiri dan menjelajahi area di sekitarnya dengan cara yang menyenangkan.

Ajak Bermain dengan Anak yang Sudah Bisa Berjalan

Anak-anak biasanya mudah terpengaruh oleh anak lain. Jika temannya melakukan sesuatu, maka ia cenderung untuk menirunya. Jadi, agar anak cepat berjalan, ajaklah ia bermain dengan anak yang sudah bisa berjalan. Dengan begitu, bayi Ibu jadi termotivasi untuk bisa berjalan juga.

Latihan Mendorong Kursi/Mainan

Bayi yang sudah bisa berdiri dan mulai belajar melangkah sebenarnya sudah merasa percaya diri. Tugas Ibu adalah menjaga agar ia tetap merasa percaya diri dan ia bisa belajar berjalan secara mandiri. Caranya adalah dengan memberikan kursi atau mainan yang bisa didorong. Pastikan tempat latihan berjalan bayi cukup lapang dan tidak terdapat benda berbahaya. Biarkan ia mendorong sesuka hati mereka sambil tetap memberikan pengawasan ya, Bu.

Ajak Bermain Bersama

Mengajak bayi bermain bersama ternyata juga bisa membantu agar anak cepat berjalan lho, Bu. Ajaklah anak untuk bermain mengambil benda atau mainan. Berikan contoh dan ia pun akan tertarik untuk mencontohnya. Coba lakukan langkah ini secara bertahap, mulai dari jarak pendek, menengah, kemudian lebih jauh. Bila dilakukan secara rutin, bayi pun dapat lebih cepat berjalan.

Belajar Keseimbangan Tubuh

Supaya bisa berjalan, anak haruslah memiliki keseimbangan yang baik. Jika tidak, maka ia akan sering terjatuh. Untuk itu sangat penting melatih keseimbangan tubuh bayi. Cara yang bisa Ibu lakukan adalah mengajaknya bermain tangkap bola yang digelindingkan di atas lantai. Cara ini membantu bayi untuk berusaha menyeimbangkan tubuhnya agar tidak terjatuh ke depan atau ke belakang.

Langsung coba stimulasi agar anak cepat berjalan di atas ya, Bu. Perlu diingat bahwa Ibu tidak boleh memaksa buah hati Ibu untuk bisa langsung berjalan, karena masing-masing sudah memiliki waktunya. Namun jika terlihat ia memiliki keterlambatan dalam berjalan, maka sebaiknya Ibu segera membawanya ke dokter. Bisa jadi bayi Ibu membutuhkan penanganan khusus.

Ibu bisa berkonsultasi mengenai anak melalui Tanya Pakar yang akan dijawab langsung oleh ahlinya. Jangan lupa registrasi terlebih dulu untuk bisa mengakses fitur tersebut ya, Bu!

Sumber:
fimela.com, hamil.co.id