Whatsapp Share Like Simpan

Akhirnya setelah menunggu selama 6 bulan, kini bayi sudah boleh mengkonsumsi makanan padatnya ya, Bu. Makanan bayi mulai diberikan sebagai pendamping ASI untuk membantu mencukupi kebutuhan nutrisi bayi untuk mengoptimalkan tumbuh kembangnya. Mengingat bayi berada di dalam kategori golden age, maka makanan yang diberikan pun harus bergizi tinggi. Kira-kira, apa saja ya yang tergolong makanan bayi yang bergizi tersebut? Catat daftarnya berikut ini, yuk:

Telur

Murah dan kaya nutrisi membuat telur sering menjadi pilihan para Ibu untuk diberikan kepada buah hatinya. Kandungan proteinnya yang tinggi akan memberikan banyak manfaat kepada bayi, baik untuk kesehatan maupun tumbuh kembangnya. Selain itu, telur juga masih memiliki beberapa nutrisi lainnya, mulai dari vitamin B, D, zat besi, selenium, dan omega 3. Ini artinya telur akan membantu perkembangan dan kecerdasan otak, pertumbuhan dan kekuatan tulang dan gigi, memperkuat daya tahan tubuh, serta menghasilkan hemoglobin.

Namun mengingat telur kerap memicu alergi, Ibu perlu berhati-hati saat memberikannya pada bayi. Jika bayi memiliki faktor genetik alergi, maka tunda dulu pemberiannya hingga ia berusia 1 tahun.

Ikan

Ikan adalah sumber protein lainnya yang juga murah dan kaya nutrisi. Inilah yang membuat pemerintah Indonesia menggalakkan anjuran untuk mengkonsumsi ikan setiap hari. Tidak seperti daging, ikan mengandung lemak yang sedikit, sehingga lebih menyehatkan untuk dikonsumsi oleh bayi. Beberapa jenis ikan yang baik untuk bayi adalah salmon, tuna, kembung, bandeng, cakalang, dan ekor kuning.

Kandungan gizi lainnya yang tak kalah penting di dalam ikan adalah vitamin B dan omega 3. Vitamin B bermanfaat sebagai penghasil energi, menjaga keutuhan saraf, menyehatkan tubuh, mengoptimalkan fungsi organ tubuh, dan membantu metabolisme karbohidrat dan lemak. Sementara asam lemak omega 3 dikenal berperan untuk perkembangan otak, meningkatkan kecerdasan, dan memperbaiki kesehatan mental.

Artikel Sejenis

Brokoli

Brokoli bisa selalu menjadi alternatif sayuran yang mudah didapat dan bernutrisi tinggi bagi makanan bayi. Sayuran hijau yang satu ini mengandung kalsium nabati yang berfungsi untuk penglihatan, mencegah kerusakan sel, serta pertumbuhan tulang bayi.

Masih ada lagi, di dalam brokoli juga terdapat kandungan vitamin B, asam folat, zinc, zat besi, kalium, magnesium, fosfor, dan erat. Brokoli bisa diolah bersama aneka sayuran lainnya menjadi sup, dikukus, atau dibuat menjadi nugget ayam brokoli yang enak dan menyehatkan.

Kacang-kacangan

Untuk bayi yang memiliki alergi terhadap protein hewani, kacang-kacangan bisa dijadikan alternatif nih, Bu. Kacang-kacangan mengandung protein nabati dan beberapa gizi lainnya, seperti vitamin B, zat besi, serat, dan antioksidan. Berkat adanya kandungan tersebut, kacang-kacangan akan bermanfaat untuk sumber energi, menyehatkan sistem pencernaan bayi, menangkal radikal bebas, serta memproduksi hemoglobin. Ada beberapa macam kacang-kacangan yang bisa dijadikan pilihan untuk makanan bayi, seperti kacang merah, kacang hijau, kacang kedelai, dan edamame.

Ubi Jalar

Ubi jalar termasuk ke dalam tanaman budidaya dengan kadar gizi yang tinggi lho, Bu, sehingga sangat baik untuk dijadikan pilihan untuk makanan bayi. Ubi jalar mengandung beta karoten dan karotenoid yang berperan penting untuk menjaga kesehatan penglihatan. Di samping itu, tanaman ini juga kaya akan kandungan nutrisi lainnya, seperti vitamin A, C, E, kalsium, folat, potassium, zat besi, dan serat.

Olah ubi jalar menjadi puree atau keripik panggang untuk MPASI bayi. Bayi Ibu pasti akan sangat menyukainya karena rasanya manis dan lezat.

Baca juga: Makanan Bayi 6 Bulan untuk Kecerdasan Otak & Menambah Berat Badan

Oat

Di pagi hari, hidangkan saja oat untuk sarapan bayi yang bergizi, Bu. Selain mudah untuk dihidangkan saat Ibu sedang terburu-buru, oat juga mengandung aneka macam nutrisi yang sangat menyehatkan untuk bayi, mulai dari vitamin B, E, potassium, hingga zinc.

Mengenalkan oat pada bayi juga baik lho, Bu, karena oat adalah jenis karbohidrat kompleks yang rendah kandungan gula dan lama dicerna oleh tubuh sehingga akan membuat bayi merasa kenyang lebih lama. Sebagai makanan bayi, hidangkan oat yang sudah dimasak dan dihaluskan terlebih dulu lalu tambahkan susu, potongan buah segar, dan yogurt agar rasanya lebih nikmat.

Blueberry

Di dalam buah blueberry terkandung banyak gizi yang meliputi vitamin B, C, zat besi, folat, magnesium, mangan, serat dan antioksidan. Berkat adanya kandungan nutrisi tersebut, blueberry dapat bermanfaat untuk menangkal racun agar tidak masuk ke tubuh, sebagai antibakteri, antidiare, dan antivirus. Hidangkan buah ini menjadi potongan kecil untuk dimakan secara langsung atau dicampurkan bersama yogurt, oat, atau kue sebagai cemilan bayi yang menyehatkan.

Susu

Untuk pertumbuhan dan kesehatan tulang dan gigi, bayi akan membutuhkan nutrisi berupa kalsium, fosfor, dan vitamin D. Ketiganya bisa diperoleh dari susu. Di samping tiga zat tersebut, susu juga mengandung protein, vitamin A, B2, B6, B12, yodium, niacin, dan zinc. Pemberian susu untuk bayi bisa dengan diminum langsung, diolah menjadi puding atau kue, maupun dicampur dengan oat.

Keju

Keju merupakan produk turunan susu sehingga kandungannya pun akan seputar untuk tulang dan gigi, seperti protein, vitamin B12, kalsium, dan fosfor. Selain untuk memperkuat gigi dan tulang, keju juga akan membantu mengoptimalkan pertumbuhan dan memperbaiki daya tahan tubuh bayi agar tidak mudah sakit. Keju dapat dijadikan sebagai pengganti rasa gurih pada makanan bayi dengan cara diparut lalu ditambahkan di atasnya sebagai topping.

Yogurt

Produk yang juga turunan susu ini kandungannya berupa protein, karbohidrat, vitamin B, kalsium, fosfor, dan zinc. Yogurt juga mengandung bakteri baik yang mampu memperkuat sistem kekebalan tubuh dan membantu memperlancar pencernaan. Baik untuk diberikan sebagai cemilan sehat bayi, yogurt akan memberikan energi serta memperkuat gigi dan tulangnya.

Tumbuh kembang bayi harus menjadi prioritas bagi Ibu karena hal ini akan sangat berpengaruh pada masa depannya. Memberikan makanan bayi yang bergizi tinggi di atas setiap hari adalah salah satu cara yang bisa Ibu lakukan untuk membuat tumbuh kembangnya dapat berjalan secara optimal. Jadi, jangan sampai melewatkannya ya, Bu.

Bagi Ibu yang ingin berkonsultasi seputar bayi, bisa langsung berkunjung ke laman Tanya Pakar, ya. Para ahli di sana akan membantu menjawab pertanyaan Ibu. Untuk bisa menggunakan fitur tersebut, jangan lupa untuk registrasi terlebih dulu.