Buah anggur selain enak untuk dimakan langsung juga bisa dijadikan berbagai minuman atau makanan. Dan ternyata buah anggur memiliki berbagai manfaat yang cukup berkhasiat. Untuk memperoleh manfaatnya, cukup mengkomsumsi 2-3 buah anggur setiap hari. Berikut ini zat-zat penting yang terkandung dalam buah anggur dan penyakit yang dapat disembuhkan :

Antioksidan (Vitamin E dan Vitamin C) mampu menurunkan tekanan darah dan melindungi jantung dari perubahan yang membahayakan kesehatan


Zat pektin yang kadarnya cukup tinggi dalam anggur berkhasiat menurunkan kadar kolesterol darah
Kandungan serat kasarnya berfungsi melancarkan buang air besar. Serat anggur kaya akan zat pencahar ringan (laksatif)


Pembentuk basa (alkaline forming) secara alami. Sifat inilah yang membuat pembuluh darah memiliki kemampuan lebih besar dalam menggelontor timbunan toksin dan lemak darah, sehingga mencegah terjadinya penyempitan / penyumbatan pembuluh darah
Anggur juga mengandung enzim yang bersifat tonik sebagai penggiat fungsi empedu. Peningkatan fungsi empedu akan meningkatkan efisiensi pengubahan lemak menjadi asam empedu yang selanjutnya akan dibuang ke laur tubuh. Dengan demikian , mengkonsumsi anggur berarti mencgah terjadinyalonjakan kadar lemak darah (hiperlipidemia)
Flavanoid, zat antioksidan yang terdapat pada kulit buah anggur ternyata mampu manghambat oksidasi LDL/ Kolesterol Jahat pada dinding pembuluh darah. Selain itu, flavanoid juga mencegah munculnya berbagai gangguan yang terkait dengan hipertensi, termasuk mencegah terjadinya kerusakan organ-organ vital. Manfaat lainnya adalah menghambat platelet (partikel kecil yang dijumpai pada plasma darah dan zat pembekuan darah) yang berperan terhadap pengerasan pembuluh darah (aterosklerosis). Pada anggur ungu, flavonoid ini banyak ditemukan pada bijinya, sehingga biji anggur sebaiknya disertakan saat membuat jus atau selai. Buah anggur dalam bentuk kismis baik juga khasiatnya
Buah anggur, terutama yang berwarna merah atau cokelat kehitaman banyak mengandung boron. Mineral ini sangat bagus dikonsumsi kaum hawa karena mampu mempertahankan kadar normal estrogen dalam darah agar terhindar dari pengeroposan tulang. Pada ibu-ibu menyusui, boron juga berfungsi meningkatkan produksi ASI. itulah mengapa ibu menyusui dianjurkan untuk menikmati jus anggur setidaknya segelas setiap hari
Kandungan gula dan zat besi sangat baik bagi mereka yang aktif melakukan kegiatan fisik dan mental. Anggur ternayata dapat menghilangkan rasa penat sekaligus mencegah anemia karena kandungan zat besinya yang tinggi
Anggur dapat menjadi obat bagi penderita lever, ginjal, dan sistem pencernaan. Anggur merangsang berfungsinya ginjal secara optimal untuk mengeluarkan ampas-ampas tubuh, seperti urea
Kemampuan anggur mengeluarkan kelebihan cairan dari tubuh juga membantu menurunkan potensi tekanan darah tinggi
Penderita bisul perut, sakit maag, radang persendian, radang usus kecil, rematik, ataupun mereka yang keracunan amat dianjurkan mengkomsumsi jus buah anggur. Hanya saja, kandungan gula yang tinggi pada anggur dapat menghasilkan energi tinggi dan cepat, sehingga penderita diabetes tidak dianjurkan mengkonsumsi buah ini secara berlebihan
WHO menggolongkan anggur sebagai buah sehat penurun kolesterol karena tingginya kandungan serat yang larut dalam air (soluble fiber ) seperti : wortel, jeruk dan apel)
Selain itu, anggur pun mengandung hormaon melatonin. Hormon yang dibentuk di glandula pineal dalam otak, tractus gastrointestina, dan retina ini bisa mengatasi gangguan tidur / insomnia. Itulah mengapa anggur sangat baik dikonsumsi oleh mereka yang mengalami gangguan tidur
Secara alami tanaman anggur membentuk antibodi 3-5-4 trihidroksi-trans-stibena yang populer dengan sebutan resveratrol. Kosentrasi tinggi resveratol dalam tubuh mampu menahan perkembangan pesat sel tak sehat, baik berupa tumor maupun kanker. Bahkan bila sel kanker telah tumbuh subur dan menyebar, resveratrol bisa tetap giat melemahkannya. Kandungan senyawa antikanker ini umumnya terdapat dalam buah anggur berwarna gelap, terutama anggur merah dan anggur ungu.