Share Like
Simpan

Mandi merupakan salah satu bentuk perawatan bayi yang perlu dilakukan secara rutin sejak lahir. Nah memasuki usia empat tahun, si Kecil tentu sudah terbiasa dengan rutinitas mandi, bahkan ingin melakukannya sendiri. Itulah yang sering kali saya hadapi. Si Kecil terus menolak bantuan saya saat mandi. Sebenarnya ini bagus, Bu. Ini tanda bahwa kemandirian dan kepercayaan dirinya sedang tumbuh.

Namun saya tetap khawatir kalau ia belum bisa membersihkan tubuh dengan sempurna sehingga menyisakan kotoran, kuman atau bakteri yang dapat membuatnya sakit nantinya. Saya sempat menyampaikan keresahan saya ini pada teman sesama Ibu di Forum Ibu & Balita . Berikut saran dan masukan dari mereka seputar hal-hal yang perlu diperhatikan agar bayi sehat Ibu bisa dilepas mandi sendiri tanpa rasa khawatir.

Siapkan Keperluan Mandi si Kecil

Meskipun si Kecil sudah berinisiatif untuk mandi sendiri, ini bukan jaminan ia mengerti apa saja yang harus ia pakai saat mandi. Oleh karena itu, Ibu perlu membantunya menyiapkan barang-barang kebutuhannya, mulai dari sabun, sampo, sikat gigi, pasta gigi, waslap, handuk. Ibu juga bisa mengajak si Kecil saat menyiapkan barang-barang ini agar ia makin semangat untuk segera mandi. Ada baiknya Ibu memilih produk mandi khusus bayi agar si Kecil bisa lebih leluasa mandi, tanpa ada rasa khawatir produk tersebut dapat menyakitinya. Pilihlah sabun dan sampo khusus bayi yang tidak perih di mata. Berikan juga ia sikat gigi bayi yang cenderung lebih lunak dan halus untuk mengurangi risiko gigi dan gusi si Kecil luka.

Biarkan Sendiri Tapi Tetap Diawasi

Saat mulai mandi, bisa jadi si Kecil tidak mau dibantu sama sekali oleh Ibu. Ia bahkan mungkin akan berontak, marah, atau menangis bahkan jika Ibu menyentuh badannya. Kalau sudah begini, biarkan ia melakukannya sendiri, namun tetap dalam pengawasan Ibu. Arahkan ia pelan-pelan apa saja yang perlu dibersihkan dan cara melakukannya. Berikan perhatian lebih untuk daerah-daerah lipatan atau daerah yang tidak terjangkau maksimal oleh tangan mungilnya, misalnya ketiak, selangkangan, punggung. Ibu bisa memegang tangan si Kecil untuk membantunya agar ia tetap merasa bahwa ia melakukannya sendiri.

Lakukan Secara Berurutan dan Bertahap

Meskipun ia sudah terbiasa dengan rutinitas mandi sejak lahir, ini pertama kalinya Ibu ingin melepasnya melakukan semuanya sendiri. Tentu sulit untuk bisa mengharapkan si Kecil berhasil membersihkan dan merawat dirinya sendiri dengan sempurna hanya dalam satu atau dua kali sesi mandi. Ibu harus sabar menuntunnya setiap kali mandi sampai ia terlihat lancar untuk bisa mengerjakannya sendiri. Lebih baik lakukan ini dengan urutan mandi yang tetap, Bu, supaya ia lebih mudah ingat dan terbiasa. Misalnya, mulai urutan dengan menyiram air ke seluruh tubuh, membersihkan tubuh mulai dari atas ke bawah dengan sabun, membersihkan sampo pada rambut, membilas, lalu mengeringkan tubuh dengan handuk.

Itulah beberapa tips untuk ajarkan si Kecil mandi sendiri. Satu hal yang perlu diperhatikan, sebaiknya tidak meninggalkan si Kecil sendiri di kamar mandi untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terjadi, misalnya ia jatuh dan melukai dirinya. Perawatan bayi tetap perlu dilakukan secara bertahap agar dapat memberikan hasil yang maksimal. Semoga si Kecil lebih mandiri, Bu.