Share Like
Simpan

Hai, apakah di sini ada Ibu yang sudah mulai bekerja sehabis melahirkan si Kecil? Wah, tetap semangat ya, Bu! Jadi ingat waktu si Kecil baru lahir dulu, deh. Saat itu, rasanya berat sekali ketika harus meninggalkan si Kecil untuk pergi bekerja. Apalagi, ia anak pertama saya.

Bukan cuma itu saja kendalanya, Bu. Waktu itu, berhubung jadi Ibu baru, saya juga sempat bingung bagaimana cara memompa ASI yang benar supaya ASI bisa terus mengalir lancar serta puting dan payudara pun tidak terluka. Apakah Ibu juga sedang mengalami kendala yang sama? Nah, kini saya sudah punya tipsnya, kok. Silahkan dibaca, ya!

Cara Memompa ASI

Ada 2 cara yang bisa Ibu pilih. Pertama, memerah ASI dengan menggunakan tangan. Sedangkan yang kedua, dipompa memakai alat pompa ASI atau breast pump.

Untuk Ibu yang  ingin memerah ASI menggunakan tangan, silahkan ikuti langkah-langkah berikut ini:

  1. Siapkan wadah ASI perah, handuk yang sudah dicelupkan dalam air hangat, serta kain lap yang bersih.
  2. Pertama-tama, pastikan kedua tangan Ibu sudah bersih.
  3. Kompres payudara sejenak dengan menggunakan handuk hangat. Ibu juga bisa membersihkan puting dengan mengeluarkan sedikit ASI, lalu mengoleskannya sedikit. ASI dikenal memiliki zat anti-bakteri.
  4. Siapkan wadah di bawah payudara. Arahkan puting ke wadah tersebut.
  5. Letakkan ibu jari di atas puting, sementara jari telunjuk dan tengah di bawahnya hingga tangan membentuk huruf C.
  6. Buat gerakan seperti memijat. Caranya, dorong payudara ke arah dada, kemudian lanjutkan ke depan.
  7. Perlu diperhatikan, pijatan sebaiknya dilakukan secara perlahan dan jangan sampai meremas puting atau payudara, ya.  Hal tersebut bisa menghambat proses keluarnya ASI.
  8. Setiap 3-4 menit, dengan masih membentuk huruf C, ubah posisi jari sedikit menyamping sesuai arah jarum jam, lalu lanjutkan pijatan kembali.
  9. Lakukan berulang-ulang di kedua payudara hingga ASI berhasil diperah semuanya.
  10. Setelah selesai, lap payudara dengan kain bersih.

Lalu bagaimana jika Ibu menggunakan pompa ASI? Berikut langkahnya:

  1. Pastikan kedua tangan dan payudara Ibu sudah bersih.
  2. Bilas wadah penyimpanan ASI beserta bagian lainnya, seperti corong, leher, dan klep dengan air hangat dan sabun. Setelah itu, sterilkan.
  3. Sebelum memompa, untuk menstimulasi ASI agar mudah keluar, Ibu bisa mengompres payudara terlebih dahulu dengan handuk hangat, sambil dipijat dari arah dada ke puting.
  4. Duduk dengan posisi condong ke depan, lalu pasangkan pompa tepat di depan puting.

Jika ASI berhenti keluar saat dipompa, beristirahatlah sebentar selama 15 menit sambil memijat payudara, sebelum melanjutkannya kembali.

Tips & Trik Memompa ASI

Supaya ASI bisa terus lancar keluar setiap harinya, berikut ini saya bagikan beberapa tips yang bisa Ibu terapkan: 

  1. Cobalah untuk minum beberapa gelas air putih sebelum memerah ASI.
  2. Sebelum memompa, Ibu juga dapat menyusui si Kecil terlebih dahulu agar susu bisa mengalir lancar.
  3. Pompalah ASI secara rutin setiap hari, misalnya 3 jam sekali. Ini dapat menstimulasi produksi ASI dalam tubuh. 
  4. Pagi hari adalah waktu yang tepat untuk memompa karena saat itu biasanya ASI dalam tubuh masih melimpah.
  5. Pompalah ASI sambil menyusui si Kecil dengan payudara lainnya untuk menstimulasi keluarnya ASI.

Nah, sekarang sudah tahu kan? Setelah mengetahui tips dan trik memompanya, Ibu juga bisa melihat tulisan saya sebelumnya, yaitu “Tips Menyimpan ASI di Rumah” yang tersedia di sini.

Semoga tips saya bisa membantu Ibu.  Jika Ibu punya tips menarik lainnya yang ingin dibagikan ke saya dan para pembaca lainnya, silahkan kirimkan lewat kolom komen di bawah ini, ya!