Share Like
Simpan

Timbilan tidak hanya terjadi pada orang dewasa, tapi juga pada anak-anak. Dalam dunia medis, timbilan disebut hordeoleum yang artinya benjolan nanah yang dapat terjadi pada kelopak mata atas maupun bawah. Warnanya kemerahan dan terasa menyakitkan ketika ditekan.

Ibu tahu tidak? Timbilan ini berbeda lho dengan bintitan. Timbilan adalah bisul di kelopak mata yang berisi nanah dan bermata. Sedangkan bintitan adalah bentol kecil yang merupakan pembengkakan akibat gigitan nyamuk atau serangga lainnya.

Penyebab timbilan

Ibu pasti pernah mendengar mitos bahwa timbilan itu muncul karena mengintip orang mandi, kan? Tentu saja mitos ini hanya lelucon, Bu. Mengintip orang mandi dengan timbilan tidak ada hubungannya sama sekali.

Timbilan disebabkan oleh penyumbatan kelenjar minyak cadangan yang terdapat di kelopak mata. Kelenjar minyak ini menghasilkan zat cair yang berfungsi untuk melumasi bola mata bersama-sama dengan air mata.

Kelenjar minyak  terkadang dapat tersumbat oleh minyak tua, sel-sel kulit mati, dan bakteri kulit. Penyumbatan ini menyebabkan cairan yang seharusnya keluar untuk melumasi bola mata menumpuk dan akhirnya tumbuh menjadi benjolan kecil.

Cara Menangani Timbilan

Perlu diperhatikan ya, Bu jangan pernah sekali-kali mencoba untuk memencet timbilan si Kecil. Pada umumnya, timbilan dapat hilang dan sembuh dengan sendirinya, kok. Namun, ada beberapa perawatan yang patut dicoba untuk mengurangi rasa nyerinya.

Kompres mata timbilan si Kecil dengan lap mandi bersih yang telah dibasahi air hangat (suam kuku). Kompres selama sekitar 10 hingga 15 menit. Lakukan hal ini tiga atau empat kali sehari. Apabila si Kecil menolak dan sering meronta ketika dikompres, Ibu bisa melakukannya ketika ia sedang tertidur.

Jangan pernah menggunakan lap yang sama untuk mengompres kedua mata ya, Bu. Hal itu dapat menambah kemungkinan penyebaran virus dan menularkan infeksi.

Bersihkan kelopak mata yang timbilan menggunakan sabun scrub mata khusus yang bisa dibeli di apotek. Ibu bisa juga membersihkannya dengan cara membasuh mata si Kecil dengan campuran air dan sampo bayi berformula tidak pedih di mata. Apabila sudah lebih dari seminggu timbilan tidak kunjung kempis dan terlihat semakin parah, itulah saatnya Ibu menghubungi dokter.

Bagaimana mencegah timbilan?

Anak-anak yang pernah mengalami mata timbilan memiliki risiko yang lebih tinggi untuk mendapatkan timbilan kembali. Untuk meminimalisir datangnya kembali timbilan, sebaiknya Ibu membasuh matanya secara rutin setiap mandi. Usap dengan lembut kelopak dan bulu matanya untuk menghilangkan debu dan kotoran yang menempel.

Selain itu, setiap kali Ibu akan menyentuh mata si Kecil, misalnya ketika mengusap air matanya, pastikan tangan Ibu bersih. Penting juga Bu, untuk mengingatkan ia agar tidak sering-sering mengucek mata.

Selain menyebabkan rasa nyeri dan sakit, timbilan ini bisa menyebabkan ia enggan untuk pergi ke sekolah atau keluar bermain karena malu. Oleh karena itu, Bu, penting untuk selalu menjaga kebersihan tangan Ibu dan si Kecil setiap saat. Semoga informasi yang saya bagikan hari ini bisa membantu dalam menjaga kesehatannya saat ini ya, Bu.

Selamat beraktivitas dengan si Kecil!