Share Like
Simpan

Bu, di awal kehamilan, pernahkah Ibu merasa ingin santai sejenak dan mendapat perawatan rambut yang menenangkan di salon? Itu sama seperti yang saya rasakan dulu, Bu. Gejala pusing dan mual yang saya alami saat itu ternyata cukup menguras tenaga dan pikiran, hingga membuat saya mengidamkan nyamannya perawatan rambut di salon.

Namun, hal yang membuat saya agak ragu, apakah bahan-bahan perawatan rambut di salon aman untuk Ibu hamil? Saya coba bertanya di sebuah forum kehamilan. Tak disangka, saya mendapat banyak jawaban yang informatif dan bermanfaat dari para Ibu, bahkanari seorang dokter.

Sebenarnya, ketika hamil, kita tetap bisa menjaga penampilan dengan melakukan perawatan di salon. Jika tahu apa saja yang boleh dan tidak, Ibu tetap bisa merawat keindahan rambut. Nah, berikut hal-hal yang bisa Ibu pertimbangkan sebelum memutuskan melakukan perawatan:

  • Pewarnaan Rambut

Jika Ibu gemar mewarnai rambut, sebaiknya hentikan sejenak kebiasaan ini selama menjalani masa kehamilan. Zat-zat kimia yang terkandung di dalam bahan pewarna rambut berisiko terserap oleh kulit kepala, masuk ke aliran darah, dan mungkin memengaruhi tumbuh kembang janin di dalam kandungan. Sebaiknya, tahan dulu keinginan Ibu untuk melakukan pewarnaan rambut demi menjaga kesehatan Ibu dan juga si Kecil, ya.

  • Creambath

Perawatan rambut yang satu ini memang selalu sukses mengembalikan suasana hati para perempuan. Kabar baiknya, kita tetap boleh melakukan creambath semasa hamil, Bu. Namun, yang mesti diperhatikan, sebaiknya ajukan permintaan khusus kepada petugas salon untuk menggunakan produk perawatan berbahan alami. Selain bebas dari zat kimia, produk creambath yang alami dapat membantu menjaga rambut dari kerusakan. Oh iya, Ibu juga bisa meminta kepada sang kapster untuk melakukan pemijatan hanya di bagian pundak dan kepala untuk menghindari risiko yang dapat membahayakan janin ya, Bu.

  • Perawatan di Rumah

Sebagai perawatan sehari-hari, produk seperti sampo, conditioner, hair spray, ataupun penggunaan curling-iron dan hair-dryer tetap aman kok bagi Ibu hamil. Sebagai catatan, hindari penggunaan sampo anti ketombe yang biasanya memiliki kandungan zat kimia lebih keras dibanding varian sampo lainnya. Selain itu, pengaruh hormon mungkin akan membuat Ibu tak mampu menerima bau sampo atau produk lain yang terlalu menyengat. Supaya terhindar dari gejala mual dan pusing, beralihlah ke produk perawatan rambut tanpa pengharum.

Itulah beberapa kegiatan perawatan rambut yang boleh dan tak boleh dilakukan saat hamil. Bagaimana, Bu? Jika Ibu ingin memastikan kembali perawatan apa yang boleh dan tidak dianjurkan saat hamil, sebaiknya berkonsultasilah kepada dokter Ibu, ya. Jika Ibu punya informasi bermanfaat lain, yuk bagikan di sini!