Whatsapp Share Like Simpan

Daya tahan tubuh atau sistem imun adalah beberapa sel dan struktur biologis lainnya di dalam tubuh yang bertanggung jawab untuk melindungi tubuh dari serangan biologis dari luar dengan cara mengenali dan memusnahkan patogen. Patogen atau mikroorganisme parasit ini bisa berupa bakteri, virus, ataupun jamur yang akan menyebabkan penyakit pada tubuh.

Daya tahan tubuh akan membutuhkan asupan nutrisi yang cukup agar bisa bekerja dengan normal.  Bagi anak-anak, nutrisi yang terkandung di dalam makanan akan berperan penting untuk memperkuat sistem imun tubuhnya karena ia masih sangat rentan terserang penyakit. Artikel ini akan membahas seputar peranan nutrisi terhadap daya tahan tubuh si Kecil. Simak terus, ya.

Asupan Nutrisi Diperlukan untuk Mendukung Sistem Imun Si Kecil

Di masa tumbuh kembangnya, si Kecil membutuhkan tiga nutrisi utama (makronutrien), yaitu protein, karbohidrat, dan lemak dalam porsi yang seimbang. Selain itu, ia juga membutuhkan mikronutrien yang berperan untuk menunjang sistem imunnya. Mikronutrien tersebut adalah vitamin dan mineral.

Vitamin terdiri dari vitamin A, B2, B6, B12, C, D, dan E, sementara untuk mineral terdiri dari zat besi, zinc, selenium, dan asam folat. Ketika semua nutrisi tersebut terpenuhi dengan baik, maka ketahanan tubuh dapat meningkat untuk melawan mikroorganisme yang berusaha masuk ke dalam tubuh. Sementara bagi si Kecil yang sedang sakit, kecukupan nutrisi akan membantu mempercepat proses penyembuhan.

Sumber Asupan Nutrisi

Semua nutrisi yang dibutuhkan si Kecil dapat diperoleh dari beberapa sumber makanan berikut ini:

Artikel Sejenis

  • Protein: daging, telur, makanan laut, tahu, tempe, kacang-kacangan, jamur.
  • Karbohidrat: nasi, kentang, jagung, oat, gandum, pasta, ubi, mie.
  • Lemak: ikan, daging tanpa lemak, unggas, margarin lembut, produk susu rendah lemak, minyak sayur.
  • Vitamin: buah-buahan dan sayuran.
  • Zat besi: daging merah, tiram, ikan, hati, kacang-kacangan.
  • Zinc: daging sapi, telur, kerang, udang, kepiting, buncis, kacang-kacangan, labu, susu dan produk susu, kentang, kangkung.
  • Selenium: telur, daging ayam, tuna, salmon, jamur, keju, oat.
  • Folat: makanan berprotein, sayuran hijau, buah-buahan citrus, jagung, alpukat, wortel, kacang-kacangan, biji-bijian.

Dukungan dari Kandungan Nutrisi pada Susu Tambahan

Selain dari makanan, si Kecil juga membutuhkan dukungan dari susu tambahan. Menurut beberapa penelitian, susu tambahan yang mengandung nutrisi tertentu, seperti Beta-glucan, Polydextrose, dan GOS, akan berpengaruh terhadap sistem imun tubuh. Beta-glucan bekerja dengan memperkuat kinerja sel pertahanan tubuh dan mengaktifkan sistem komplemen untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Hingga kini, mekanisme dari beta-glucan tersebut masih terus diteliti. Peneliti pun menduga bahwa beta-glucan adalah imunomodulator poten yang bersifat anti-infeksi.

Nutrisi yang Kurang Terpenuhi Dapat Menyebabkan Sistem Imun Menurun


Si Kecil yang kekurangan asupan nutrisi, maka tingkat kesehatannya pun akan menurun karena memang keduanya saling berkaitan. Tak hanya sering sakit saja, Bu. Kekurangan nutrisi juga bisa mengganggu tumbuh kembangnya.

Ada beberapa faktor yang menyebabkan sistem imun si Kecil menurun, yaitu:

  • Kekurangan gizi atau malnutrisi.
  • Mempunyai gangguan sistem imun sejak lahir.
  • Menderita infeksi virus yang menyerang daya tahan tubuh, misalnya HIV.

Baca juga: 8 Tips Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Si Kecil

Ciri-ciri Sistem Imun Menurun Akibat Kekurangan Nutrisi pada Si Kecil

Ibu bisa mengetahui ketika sistem imun si Kecil menurun akibat kekurangan asupan nutrisi berdasarkan beberapa ciri berikut ini:

  • Rentan menderita gangguan sistem pencernaan, seperti sakit perut, kembung, atau diare.
  • Mudah merasa lelah.
  • Sering mengalami infeksi berulang, seperti flu, salesma (sakit disertai pilek), batuk, atau bronkitis.
  • Rentan menderita infeksi, seperti sinusitis, radang paru, atau infeksi telinga.

Apakah Dampak Menurunnya Sistem Imun karena Kekurangan Nutrisi?

Saat “tameng” di dalam tubuhnya terganggu, maka si Kecil akan mengalami berbagai dampak pada kondisi kesehatannya. Diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Menurunnya nafsu makan.
  • Asupan nutrisi yang terdiri dari protein, vitamin, dan mineral yang si Kecil butuhkan ikut menurun.
  • Tubuhnya rentan terserang penyakit.
  • Tumbuh kembang terganggu.
  • Sulit sembuh ketika terserang penyakit.
  • Durasi sakit jadi lebih lama.
  • Risiko kematian meningkat.

Upaya Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Si Kecil


Apakah upaya yang bisa Ibu lakukan untuk meningkatkan daya tahan tubuh buah hati? Inilah jawabannya, Bu:

  1. Mencukupi waktu tidurnya.
  2. Memberikan makanan bernutrisi tinggi sesuai usia si Kecil.
  3. Mengajak si Kecil rutin melakukan kegiatan fisik atau olahraga.
  4. Menjauhkan si Kecil dari rasa stres melalui suasana rumah dan lingkungan yang menyenangkan.
  5. Mengajari si Kecil kebiasaan hidup bersih sejak dini.
  6. Membersihkan rumah dan lingkungan sekitar secara berkala agar tercipta hunian yang bebas kuman.

Kesimpulannya, daya tahan tubuh si Kecil sangat dipengaruhi oleh asupan nutrisi yang masuk ke dalam tubuh. Daya tahan tubuh yang kuat bisa didapat dari mengkonsumsi makanan bergizi setiap hari. Jadi, pastikan Ibu selalu memenuhi kebutuhan nutrisi buah hati ya, Bu. Nutrisi si Kecil juga bisa diperoleh dari susu Frisian Flag 123 PRIMANUTRI yang telah diperkaya dengan nutrisi lengkap untuk menangkal serangan penyakit yang semakin berbahaya bagi kesehatannya.

Jika Ibu memiliki pertanyaan seputar tumbuh kembang pada anak, ibu dapat bertanya langsung ke pakar kami melalui fitur Tanya Pakar. Namun untuk menggunakan fitur tersebut, ibu perlu melakukan registrasi terlebih dahulu ya, Bu. Selamat mencoba!

Sumber: 

Hellosehat