Whatsapp Share Like
Simpan

Pertumbuhan gigi si Kecil memang menjadi perhatian yang besar saat tumbuh. Gigi sangat diperlukan dalam proses mencerna makanan. Tumbuh kembang gigi yang baik akan mempermudah si Kecil. Ibu akan merasa khawatir jika gigi si Kecil belum tumbuh padahal usianya sudah tepat tumbuh gigi. Pada umumnya gigi akan mulai tumbuh pada usia 6 bulan. Hal ini bertepatan dengan si Kecil makan MPASI. Namun ada usia yang lebih cepat dan ada pula yang lebih lambat. Banyak faktor yang menyebabkan hal tersebut terjadi.

Si Kecil yang sudah mulai mengonsumsi MPASI setelah usia 6 bulan perlu diberikan makanan yang merangsang pertumbuhan gigi. Makanan semi padat tapi jangan terlalu keras. Makanan yang terlalu keras berpotensi merusak gusi si Kecil. Berikan juga makanan yang mudah lumer di mulut si Kecil. Karena ini masih awal pertumbuhan giginya berikan makanan yang mudah lumer seperti biskuit. Ibu juga bisa memberikan si Kecil buah-buahan, terutama buah yang kaya rasa seperti pisang, pepaya, ataupun semangka. Buah tersebut dilumat kasar dan tidak perlu disaring lagi. Tekstur kasar dari lumatan buah akan merangsang si Kecil untuk mengunyah.

Ibu juga bisa membuat kombinasi makanan dengan rasa lezat. Kombinasi makanan akan membuat si Kecil lebih bersemangat dalam makan. Ia tidak akan cepat bosan dan akan lebih lahap makannya. Tapi Ibu jangan sampai lupa makanan harus bertekstur agar si Kecil belajar mengunyah makanan. Dengan sering mengunyah makanan si Kecil akan merangsang giginya keluar dari dalam gusi.

Buah-buahan bisa Ibu jadikan menu makanan yang sehat. Buatlah jus buah dengan kombinasi beberapa buah. Jika jus buah dibuat dari campuran beberapa buah rasanya akan lebih kaya. Misalnya, Ibu bisa membuat jus jambu biji dan pepaya dengan takaran 50 gram daging pepaya merah yang sudah dibersihkan dan 75 gram daging jambu biji. Jus mangga dan alpukat dengan takaran 75 gram daging mangga dan 50 gram daging alpukat. Serta jus apel dan jeruk dengan takaran 100 gram daging apel dan 50 gram jeruk. Usahakan jus yang Ibu buat tidak terlalu halus. Buatlah jus yang agak kasar teksturnya. Sehingga dapat membantu pertumbuhan gigi si Kecil.

Selain jus buah, Ibu juga bisa membuat resep makanan lain untuk si Kecil yang belum tumbuh gigi. Misalnya, Ibu membuat nasi saring. Resep nasi saring pertama adalah nasi saring ikan tuna. Bahan-bahan yang diperlukan berupa 20 gram beras, 2,5 gelas air putih, 25 gram daging ikan tuna, 25 gram tempe, 25 gram bayam, 1,5 sdt mentega dan 1,5 sdt kecap manis. Cara membuatnya, Ibu harus mencuci semua bahan dengan bersih. Lalu campurlah air, beras, ikan tuna, dan tempe serta rebus hingga lunak. Masukkan bayam dan rebus sebentar. Nasi saring ikan tuna siap disajikan.

Artikel Sejenis

Resep nasi saring yang kedua adalah nasi saring ayam keju. Bahan yang perlu disiapkan berupa 20 gram beras, 625 ml air, 25 gram daging ayam giling, 25 gram buncis, 25 gram tomat, dan 5 gram keju. Cara memasaknya dengan mencampur beras, air dan daging ayam giling dan rebus hingga menjadi bubur. Lalu Ibu masukkan buncis dan tomat, masak hingga matang. Terakhir masukkan keju parut dan aduk hingga semua bahan melunak. Ibu boleh menyaring atau menghaluskan lagi sebelum disajikan.

Resep di atas mungkin bisa Ibu coba untuk si Kecil. Ibu bisa membuat resep sendiri tapi jangan lupa memperhatikan kandungan gizi dari makanan. Menu makanan apapun yang hendak Ibu buat usahakan memberikan kandungan gizi yang baik untuk si Kecil. Gizi yang baik akan membantu dalam tumbuh kembang si Kecil. Tentu saja dalam fase pertumbuhan gigi juga diperlukan, berikan asupan makanan yang mengandung kalsium agar giginya kuat. Ibu bisa mencari jenis makanan apa saja yang mengandung banyak kalsium. Selain untuk kalsium juga bermanfaat untuk pertumbuhan tulang kakinya.

Selain nutrisi dari makanan, Ibu perlu merangsang pertumbuhan gigi si Kecil dengan bermain. Misalnya memberikan mainan yang bisa digigit. Namun Ibu harus pastikan kebersihan mainan tersebut. Jika mainannya kotor tentu akan membawa penyakit bagi si Kecil. Terkadang saat proses tumbuh gigi, gusi si Kecil akan terasa gatal. Sehingga pemberian mainan yang bisa digigit akan membuat si Kecil lebih nyaman. Hal itu terjadi karena rasa gatal bisa dilampiaskan dengan menggigit mainan. Ibu tidak perlu khawatir jika gigi si Kecil belum tumbuh karena setiap anak memiliki proses tumbuh kembang yang berbeda.