Whatsapp Share Like
Simpan

Di usianya yang ketiga, wajar bila si Kecil sudah mulai mengenal warna. Biasanya si Kecil sudah bisa menyebutkan warna-warna dasar dengan jelas seperti merah, kuning, hijau, putih, dan hitam. Namun pengetahuan warna si Kecil masih terbatas tentang nama-nama warnanya, si Kecil yang berusia 3 tahun umumnya masih kesulitan jika harus menyebutkan warna suatu benda yang dilihatnya.

Usia 3 tahun menjadi waktu yang tepat bagi Ibu untuk meningkatkan kemampuan mengenal warna si Kecil. Nah sebagai referensi, Ibu bisa mengajak si Kecil belajar warna dengan berbagai kegiatan berikut ini:

Menyisipkan konsep warna dalam kegiatan sehari-hari

Tanpa disadari dalam kegiatan sehari-hari Ibu dan si Kecil tidak pernah terlepas dari warna. Setiap benda yang ada di rumah pasti memiliki warna. Nah dengan menyadari bahwa setiap benda memiliki warna, Ibu bisa menyelipkan konsep warna di setiap aktivitas yang Ibu lakukan bersama si Kecil misalnya dengan beberapa dialog sebagai berikut:

“Nak tolong ambilkan botol minum kakak yang berwarna merah di meja dong.”

“Yuk Dek, ikut mama ke pasar, tapi jangan lupa pakai topi ya. Itu topinya yang warna putih di atas meja.”

Artikel Sejenis

Dialog-dialog ringan yang diselipkan dengan konsep warna di atas cukup efektif untuk menanamkan konsep warna pada si Kecil. Secara tidak sadar si Kecil menjadi paham perwujudan nama-nama warna yang telah dipelajari si Kecil sebelumnya.

Mewarnai gambar

Di usia 3 tahun, si Kecil memang belum terlalu terampil dalam mewarnai gambar. Namun terus berlatih mewarnai tidak hanya membuat si Kecil terampil mengenal bentuk melainkan juga terampil mengenal warna.

Untuk menerapkan konsep warna yang sudah dipelajari sebelumnya berikan si Kecil gambar dengan berbagai bentuk yang harus diwarnai dengan warna yang berbeda. Misalnya Ibu menyiapkan kertas yang berisi gambar sapi, rumput, awan, dan matahari. Arahkan si Kecil untuk mewarnai gambar-gambar tersebut sesuai dengan warna aslinya. Ibu bisa membantu mengambilkan pensil warna atau crayon.

Tidak perlu takut jika si Kecil belum rapi dalam mewarnai. Tujuan dari aktivitas ini adalah memberikan si Kecil pembelajaran agar kelak pengetahuan warnanya menjadi lebih maksimal, terutama dalam mengenali warna-warna tentang makhluk hidup dan lingkungan sekitar.

Menyusun snack

Snack yang ada di rumah bisa Ibu jadikan media pembelajaran tentang warna juga bagi si Kecil. Siapkan snack yang memiliki warna beragam, kemudian ajak si Kecil untuk bermain bersama Ibu.

Permainan yang dilakukan juga tidak sulit, cukup ajak si Kecil untuk mengelompokkan snack yang sudah Ibu siapkan berdasarkan warna yang sama. Untuk pertama kali mungkin si Kecil terlihat kesulitan, namun lama-kelamaan si Kecil akan mulai memahami warna-warna yang sudah Ibu ajarkan.

Belajar warna menggunakan kotak susu

Kotak susu ternyata juga bisa menjadi media pembelajaran warna bagi si Kecil. Selain banyak warna yang terdapat pada gambar, kotak susu biasanya juga mengandung keterangan rasa susu yang ada di dalamnya.

Ibu bisa mengajak si Kecil untuk melihat keterangan rasa pada kotak susu kemudian memperlihatkan warna susu yang sudah Ibu buat untuk si Kecil. Dengan metode seperti itu si Kecil akan mengetahui beragam rasa seperti rasa buah-buahan beserta dengan warnanya.

Untuk mendukung pembelajaran warna si Kecil dengan menggunakan kotak susu, Ibu bisa menggunakan kotak susu Frisian Flag 456 PRIMANUTRI yang memiliki beragam warna dan rasa pada kemasannya. Susu Bubuk Pertumbuhan Frisian Flag 456 Primanutri memiliki 3 varian rasa yaitu Madu, Vanilla, dan Cokelat yang juga lezat untuk si Kecil. Selain itu, Frisian Flag 456 PRIMANUTRI diperkaya dengan Omega 3, Omega 6, Minyak Ikan, Zat Besi serta asam sialat dan sphingomyelin yang tercantum pada label nutrisi, untuk si Kecil menjadi lebih Pintar dan cepat tangkap saat ia belajar tentang warna.

Selain seru dan mengasyikkan, belajar mengenal warna ternyata memiliki banyak manfaat untuk si Kecil lho Bu. Beberapa manfaat yang diperoleh si kecil dari belajar tentang warna diantaranya:

  1. Beragam warna yang dipelajari si Kecil akan membantu tumbuh kembang otak si Kecil sehingga si Kecil menjadi lebih pintar dalam menyerap informasi.
  2. Membuat si Kecil lebih ceria dan tidak mudah bosan dengan rutinitas belajarnya.
  3. Dengan mengenal warna sejak kecil bisa mengurangi kemungkinan si Kecil menjadi buta warna.

Nah sekarang Ibu sudah tahu kan beberapa referensi untuk menerapkan warna pada anak dan manfaat belajar warna bagi si Kecil. Berbekal referensi di atas, Ibu bisa mulai rutin mengajak si Kecil untuk belajar tentang warna. Tetapi perlu Ibu ingat ya, tidak perlu memaksa si Kecil karena proses belajar yang dipaksakan justru tidak akan efektif bagi si Kecil. Selamat belajar dan bermain bersama si Kecil!