Whatsapp Share Like
Simpan

Momen memandikan si Kecil bagi Ibu yang baru pertama kali melahirkan menjadi saat yang membahagiakan dan mendebarkan. Bahagia karena kini sudah bisa menyentuh si Kecil setelah penantian 9 bulan di dalam kandungan. Ibu juga merasakan kekhawatiran pada saat yang sama, karena takut jika salah dalam memandikan si Kecil.

Bayi pada usia awal memang masih sangat rentan, seluruh fungsi tubuhnya masih dalam tahap adaptasi dengan lingkungannya. Sehingga perlu sangat berhati-hati dengan benda-benda yang kontak langsung dengan si Kecil. Terlebih dengan masalah sensitivitas kulit yang perlu perhatian lebih. Salah satunya adalah masalah memandikan si Kecil.

Bayi usia 1 bulan tidak perlu terlalu sering dimandikan. Cukup diseka 3-4 kali seminggu sudah cukup. Kulitnya yang sensitif akan mudah kering jika si Kecil terlalu sering dimandikan. Kulit si Kecil juga belum aktif dalam mengatur suhu tubuhnya sendiri, sehingga ia pun mudah kedinginan. Jika Ibu memiliki bayi dengan usia 1 bulan, tidak perlu terlalu khawatir dalam memandikannya. Beginilah 11 cara yang umum untuk memandikan si Kecil.

  1. Siapkan air hangat dalam bak kecil dengan tinggi air sekitar 8 cm. Pastikan air berada pada suhu sekitar 38 derajat atau suam-suam kuku. Ibu bisa mengecek suhu air dengan memasukkan ujung siku ke air hangat, rasakan apakah masih terlalu panas atau tidak.
  2. Ibu juga sudah harus mempersiapkan handuk dan baju ganti si Kecil terlebih dahulu. Fungsinya agar si Kecil bisa langsung dikeringkan dan mengenakan pakaian sesaat setelah selesai dimandikan. Sehingga si Kecil tidak kedinginan.
  3. Siapkan alas untuk memandikan si Kecil, Ibu bisa menggunakan handuk. Setelah itu perlahan buka baju si Kecil.
  4. Bayi usia 1 bulan cukup mandi dengan diseka menggunakan waslap basah yang dimasukkan ke air hangat yang telah dipersiapkan tadi. Usap matanya, juga sekitar wajah, telinga bagian luar, dan mulut si Kecil.
  5. Sabuni si Kecil dengan sampo khusus bayi pada bagian leher, ketiak, dada, lengan, jari, paha, lutut, kelamin, dan kaki.
  6. Untuk bayi laki-laki, Ibu perlu memperhatikan kebersihan alat kelaminnya, dengan cara membersihkan bagian kulup. Sedangkan untuk perempuan bersihkan daerah kelamin dari depan ke belakang atau dari vagina menuju pantat.
  7. Jika pusar si Kecil belum sembuh betul, hindari terkena air sampai nanti telah kering sempurna.
  8. Cara membersihkan punggung dan pantat, Ibu bisa membalikkan tubuh si Kecil dengan menyangga kemudian pegang bagian ketiak dengan menggunakan tangan kiri. Lalu Ibu bisa membersihkan bagian punggung dan pantatnya dengan tangan kanan.
  9. Berhati-hatilah jika akan membasahi kepala si Kecil. Jangan sampai air sabun mengenai mata si Kecil, karena refleks berkedipnya masih lemah.
  10. Bilas sabun yang masih tersisa di tubuh si Kecil hingga bersih, lalu segera bungkus tubuh si Kecil dengan handuk yang bersih dan halus. Keringkan dengan perlahan menepuk badan si Kecil hingga tubuhnya kering.
  11. Baringkan si Kecil dan olesi ia dengan minyak hangat pada perut, punggung, dan telapak kakinya. Perlahan dengan menggunakan cotton bud bersihkan pusar si Kecil. Pada lipatan perut dan punggung bisa dioleskan pelembab khusus bayi. Setelah semua selesai, segera pasangkan popok dan baju yang telah disiapkan.


Selain 11 cara memandikan bayi yang umum dilakukan, Ibu juga perlu memperhatikan hal-hal terkait memandikan bayi berikut ini.

  • Mandikan si Kecil dengan waktu maksimal 10 menit saja, bayi usia awal masih belum bisa mengontrol suhu tubuhnya sehingga dikhawatirkan ia akan kedinginan.
  • Jika tali pusarnya belum lepas sebaiknya dimandikan dengan cara diseka, karena air akan memperlambat penyembuhan luka si Kecil.
  • Sebaiknya menghindari untuk memandikan si Kecil sesaat setelah menyusui. Si Kecil yang telah kenyang setelah menyusui dikhawatirkan akan muntah karena perutnya mendapat tekanan air.
  • Ibu perlu mengetahui waktu terbaik untuk memandikan si Kecil adalah saat pagi hari. Meskipun begitu, sore hari pun juga tidak masalah selama si Kecil tidak merasa kedinginan. Pemilihan waktu di pagi hari dikarenakan si Kecil dapat dijemur setelah mandi agar tubuhnya dapat kembali hangat.
  • Setelah mandi, Ibu bisa menyusui si Kecil. Si Kecil yang telah mandi akan merasa lebih segar dan nyaman. Lihat saja setelah menyusu, si Kecil biasanya tertidur.


Biasakan membuat rutinitas untuk si Kecil, sehingga sejak bayi dia sudah terbiasa kapan harus menyusui, mandi dan tidur. Selain itu rutinitas yang diterapkan juga akan membantu Ibu dalam mengurus hal-hal lain.

Artikel Sejenis

Nah, itu tadi beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan dalam memandikan si Kecil. Mandi bermanfaat untuk membersihkan tubuhnya sekaligus menstimulasi syaraf sensori si Kecil. Momen mandi pun menjadi penguat hubungan antara Ibu dan si Kecil. Oh ya, saat mandi jangan lupa ajak si Kecil berbincang dan bercanda ya, Bu.