Whatsapp Share Like
Simpan

Anak usia 4-6 tahun memiliki karakteristik yang unik. Di masa emas perkembangannya ini adalah masa peka anak dalam menerima pengaruh dari lingkungannya. Masa ini adalah waktu paling baik bagi Ibu untuk mengenalkan berbagai pengetahuan dan pengaruh edukasi sebanyak-banyaknya pada si Kecil. Salah satu bentuk pengembangan pengetahuan untuk si Kecil termasuk membentuk perilaku melalui pembiasaan sehari-hari yang sifatnya rutin, disiplin, dan positif.

Perilaku merupakan cerminan kepribadian yang tampak dalam perbuatan dan interaksi dengan orang lain di lingkungan. Perilaku didapatkan dari internalisasi nilai-nilai yang diserap seseorang selama proses interaksi dengan orang lain. Melalui perilakunya, seorang anak dapat dinilai bagaimana kematangan emosi dan kemandiriannya. Perilaku sendiri terbentuk melalui kebiasaan sehari-hari secara non formal. Kebiasaan tersebut berupa anjuran atau perilaku orang dewasa yang sengaja ditujukan agar diikuti oleh anak (Gunarti, 2016).

Di rentang usia 4-6 tahun si Kecil sangat membutuhkan banyak latihan dan rutinitas untuk membentuk karakternya. Pembentukan karakter anak merupakan sebuah proses untuk mengembangkan berbagai kebiasaan yang baik (Aisyah, dkk., 2016). Nah, salah satu kebiasaan baik yang wajib Ibu tanamkan pada si Kecil sejak dini adalah perilaku menjaga kebersihan.

Ibu, masih ingat dan familiar kan dengan pepatah berbunyi “Kebersihan pangkal kesehatan”? Benar Bu, kebersihan adalah kunci utama dari kesehatan. Hal ini berlaku bagi semua kalangan termasuk si Kecil lho, Bu. Anak yang  sehat dan kuat memiliki tumbuh kembang optimal. Kesehatan dan kekuatan tubuh si Kecil ini hanya bisa didapatkan salah satunya dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

Bentuk PHBS dua diantaranya mencakup kebersihan diri dan lingkungan. Pembelajaran kebersihan diri dan lingkungan ini harus mulai Ibu perkenalkan secara berulang pada anak sejak dini untuk dapat membentuk kebiasaannya di masa mendatang atau hingga masa dewasanya nanti. Berikut ini akan dipaparkan beberapa contoh pembelajaran kebersihan diri dan lingkungan menurut Direktorat Pembinaan PAUD, Kementerian Pendidikan Nasional (2011) untuk si Kecil ya, Bu. Simak baik-baik...

Artikel Sejenis

Kebersihan Diri

Kebersihan diri diartikan sebagai kebersihan anggota tubuh dan pakaian. Perilaku menjaga kebersihan diri yang umum untuk diajarkan pada si Kecil yakni:

  • Mandi minimal dua kali sehari yakni pagi dan sore dengan menggunakan sabun mandi dan air yang bersih. Beritahu si Kecil bahwa mandi dapat membersihkan kotoran yang mungkin menempel di badannya dan membuat badannya lebih segar!
  • Ajarkan rutinitas keramas secara teratur minimal dua hari sekali pada si Kecil untuk menjaga kebersihan rambutnya. Jangan lupa ajarkan juga menjaga kerapian rambut dengan selalu menyisir sehabis mandi...
  • Menjaga kebersihan gigi dan mulut amat penting bagi si Kecil. Ajak dan biasakan si Kecil untuk menggosok gigi secara teratur bersama Ayah dan Ibu: setiap pagi dan waktu menjelang tidur malam. Ingat selalu bahwa dalam mengajarkan PHBS yang paling utama adalah keteladanan!
  • Latih anak terbiasa cuci tangan pakai sabun pada tiga waktu berikut ini: setelah BAB & BAK, setelah bermain atau berpergian, serta sebelum makan. Ajarkan pula cuci kaki usai bepergian atau pulang sekolah, setelah memakai sepatu dalam waktu yang lama, serta mau tidur.
  • Biasakan anak untuk selalu berganti baju yang bersih setelah beraktivitas di luar rumah.

Kebersihan Lingkungan

Kebersihan lingkungan adalah kebersihan tempat tinggal, tempat kerja atau bermain. Berikut ini beberapa kegiatan sederhana yang dapat diajarkan pada si Kecil untuk terbiasa menjaga kebersihan lingkungan.

  • Mulai ajarkan anak tertib untuk membuang sampah pada tempatnya ya, Bu. Ingatkan jika si Kecil mulai lupa kebiasaan ini. Tapi, Ibu juga harus memastikan bahwa di rumah Ibu terdapat jumlah tempat sampah yang memadai ya!
  • Biasakan anak untuk selalu menggunakan alas kaki tiap mau ke luar rumah.
  • Ajari si Kecil untuk terbiasa menutup hidung dan mulut saat batuk atau bersin.
  • Arahkan anak Ibu untuk selalu menggunakan WC saat buang air besar dan kecil.
  • Latih si Kecil untuk bisa membereskan peralatan makan kotornya ke bak cuci piring atau tempat lain yang dikhususkan di rumah Ibu.

Keuntungan menjaga kebersihan bagi anak adalah badan menjadi sehat dan kuat. Si Kecil dapat terhindar dari sakit penyakit yang mungkin timbul karena gaya hidup tidak bersih seperti diare, cacingan, batuk pilek, ataupun penyakit kulit misalnya gatal-gatal. Yuk, Bu mulai latih si Kecil agar pintar menjaga kebersihan diri dan lingkungannya!