Share Like
Simpan

Hai, Ibu! Saya ingin berbagi cerita menarik ketika saya mengandung si Kecil dulu. Jadi, waktu itu saya sedang menjalani scan 4D di rumah sakit. Nah, pas hasilnya datang, terkejutlah saya saat melihat si Kecil terlihat tersenyum.

Setelah berdiskusi dengan dokter, saya jadi tahu kalau ternyata selama kandungan, si Kecil ternyata sudah bisa membuat berbagai macam jenis raut wajah, termasuk merengut. Lho, kok bisa, ya? Memang, dia sudah bisa menunjukkan emosinya?

Dari info yang saya temukan, sebenarnya sampai saat ini belum ada riset yang bisa membuktikan 100 % kalau ekspresi si Kecil itu menandakan kalau dia sudah memiliki emosi. Hanya saja, beberapa ahli berpendapat kalau hal tersebut bisa jadi merupakan cara si Kecil untuk melatih raut wajahnya sebelum dia lahir nanti.

Lalu, ekspresi apa saja ya yang sudah dipelajari janin selama masa kandungan? Yuk, baca terus artikelnya!

Mengantuk

Lucu ya Bu, kalau membayangkan si Kecil menguap sambil tertidur lelapnya saat sudah lahir nanti. Nah, ternyata dia sudah bisa melakukan hal tersebut sejak di dalam kandungan, lho. Berdasarkan riset dari departemen psikologi di Universitas Durham, di minggu ke-24, janin sudah bisa menggerakkan otot wajah dan membuka mulut seperti menguap. Hebat ya, Bu!

Senyuman Imut si Kecil

Siapa sih yang tidak senang ketika melihat si Kecil tersenyum bahagia? Nah, senyuman yang menggemaskan tersebut biasanya bisa Ibu temukan di minggu ke-35 atau mendekati bulan ke-9 di masa kehamilan. Imut sekali, Bu! Selain tersenyum, di usia kehamilan tersebut biasanya si Kecil juga menurunkan alisnya, lho. Yap, perkembangan otot wajahnya membuat dia sudah mampu membuat gerakan yang lebih kompleks.

Sedih dan Sakit

“Dok, saya salah apa, ya? Kok si Kecil merengut seperti itu?” Begitu kira-kira reaksi saya dulu waktu melihat hasil scan di minggu ke-36. Nah, sebenarnya kita tidak perlu panik dulu, Bu. Hal itu bukan berarti dirinya sakit, kok.  Bahkan, ini bisa menjadi tanda kalau perkembangannya sudah semakin pesat.  

Seperti yang diungkapkan oleh hasil riset dari Universitas Dunham, ekspresi “sedih” dan “sakit”-nya itu menandakan kalau dia sudah bisa mengombinasikan 4 gerakan otot sekaligus, termasuk menurunkan alis dan mengerutkan hidung. Dr. Nadja Reissland, yang memimpin riset tersebut juga berpendapat kalau latihan ekspresinya yang dilakukan itu sangatlah penting agar dia bisa mengomunikasikan rasa sakitnya kepada Ibu saat dia sudah lahir nanti.

Wah, menarik sekali ya, Bu! Nah, agar perkembangan fisiknya dapat terus berjalan dengan baik, pastikan juga Ibu selalu mengkonsumsi asupan nutrisi dan gizi yang tepat dan lengkap.  Untuk ini, saya biasa memilih Frisian Flag Mama yang diperkaya dengan kandungan ALA/AA, Serat Inulin, Asam Folat yang tinggi, Kolin, serta 28 vitamin dan mineral lainnya. Dengan begitu, kebutuhan nutrisi Ibu dan janin bisa terus terpenuhi dengan baik setiap hari!