Whatsapp Share Like Simpan

Biaya operasi caesar memiliki kisaran yang cukup beragam. Terkadang dalam kondisi kehamilan tertentu, proses persalinan normal mungkin agak mustahil untuk dilakukan. Misalnya saja seperti posisi bayi sungsang, bayi terlilit tali pusar, kondisi kesehatan ibu, dan lain sebagainya. Pada akhirnya, operasi caesar pun terpaksa dipilih agar bayi lahir dalam kondisi sehat, begitu pula dengan sang ibu.

Mengingat pengeluarannya akan lebih besar dibanding persalinan normal dan keputusan operasi caesar bisa datang di detik-detik terakhir persalinan, Ibu pun harus mempersiapkan biaya operasi caesar sejak awal kehamilan.

Sebagai bahan pertimbangan Ibu, berikut ini perkiraan budget kontrol selama hamil, biaya operasi caesar, dan tips mempersiapkan diri agar cepat sembuh dari rasa sakit pasca operasi caesar nanti :

Biaya Kontrol Kandungan

Sebelum membahas biaya operasi caesar, terlebih dahulu Ibu juga bisa memperhitungkan biaya kontrol kandungannya. Pada usia kandungan di bawah 7 bulan, Ibu harus rutin mengontrol kandungan setiap bulan. Untuk biaya sekali kontrol kandungan, rata-rata rumah sakit di Jakarta memasang harga kontrol mulai dari Rp150 ribu sampai Rp350 ribu yang meliputi biaya konsultasi dokter dan resep obat, tanpa biaya USG. Kemudian pada usia kehamilan 7 bulan ke atas, kondisi kandungan Ibu akan lebih ditinjau oleh dokter sehingga Ibu akan diminta untuk melakukan kontrol sebanyak 2x per bulan.

Biaya USG Selama Kehamilan

Tidak semua Ibu menginginkan pemeriksaan USG untuk kehamilannya karena berbagai alasan. Namun jika Ibu menginginkannya, maka Ibu bisa meminta pemeriksaan USG pada dokter setidaknya 3-5x sebelum persalinan. Untuk biayanya sendiri tergantung pada jenis USG yang Ibu pilih dan rumah sakit tempat Ibu memeriksa kandungan. Kisaran biaya USG untuk rumah sakit di Jakarta yaitu sebagai berikut: 

Artikel Sejenis

  • USG 2D di dokter kandungan diperkirakan sebesar Rp 400 ribu - Rp 700 ribu.
  • USG 3D dan 4D diperkirakan sebesar Rp 700 ribu - Rp 900 ribu.
  • Untuk semua jenis USG di bidan, biayanya adalah sekitar Rp 100 ribu - Rp 300 ribu.

Biaya Operasi Caesar

Biaya operasi caesar akan tergantung pada jenis rumah sakit dan kamar menginap selama menjalankan persalinan. Ibu bisa memilih rumah sakit yang sudah termasuk biaya persalinan, fasilitas, obat-obatan, dan makanan. Berikut ini perkiraan biaya operasi caesar di rumah sakit daerah Jakarta yang perlu Ibu persiapkan adalah sekitar:

  • Kamar SVIP: Rp 25 juta - Rp 70 juta
  • Kamar VIP: Rp 23 juta - Rp 45 juta
  • Kamar 1: Rp 17 juta - Rp 30 juta
  • Kamar 2: Rp 13 juta - Rp 19 juta
  • Kamar 3: Rp 10 juta - Rp 16 juta 

Besarnya biaya operasi caesar juga akan berbeda-beda di setiap rumah sakit dan daerah. Untuk itu, Ibu perlu mencari banyak informasi dari beberapa rumah sakit dan menentukan pilihan yang paling sesuai dengan kebutuhan dan budget yang Ibu miliki. 

Selain dari pilihan rumah sakit dan kelas kamar, biaya operasi caesar juga dipengaruhi oleh faktor penyulit. Faktor penyulit tersebut misalnya adalah jika Ibu pecah ketuban dan bayi harus segera dilahirkan. Biayanya akan lebih besar karena tergolong ke dalam CITO atau tindakan operasi yang bersifat emergency dan di luar rencana.

Biaya Operasi Caesar dengan Metode ERACS

Jika Ibu menginginkan proses melahirkan caesar yang minim rasa sakit, metode ERACS bisa menjadi pilihan terbaik. ERACS merupakan singkatan dari Enhanced Recovery After Cesarean Surgery. Dengan teknik operasi yang telah dikembangkan, pasien oeprasi caesar secara ERACS akan merasa lebih nyaman dan mempercepat proses pemulihan pascapersalinan. 

Pada dasarnya, metode ERACS bertujuan untuk memperbaiki protokol operasi caesar konvensional yang pemulihannya cenderung lambat. Berikut ini beberapa perbedaannya, antara lain:

  • Jarum suntik yang digunakan lebih kecil.
  • Pengurangan dosis anestesi dari dosis biasanya.
  • Teknik membedah lebih baik dengan langsung ke perut bagian dalam.
  • Menggunakan teknik jahitan tummy tuck sehingga perut tidak bergelambir.

Meski proses melahirkan ini jauh lebih nyaman, biaya operasi caesar ERACS sebenarnya tak jauh berbeda dengan biaya operasi caesar konvensional. Ibu perlu mempersiapkan dana mulai dari Rp 12 juta - Rp 30 juta tergantung dari pilihan fasilitas rawat inap yang dipilih.

Biaya Pemulihan Setelah Persalinan

Tidak seperti persalinan normal, Ibu yang melahirkan dengan operasi caesar biasanya membutuhkan waktu pemulihan serta biaya perawatan agar bekas operasinya lekas sembuh. Mulai dari kontrol jahitan, hingga obat pemulihan luka luar dan dalam. Jadi selain biaya operasi caesar, Ibu juga perlu mempersiapkan budget untuk keperluan ini. 

Untuk rumah sakit umum, biaya perawatan setelah persalinan kurang lebih ada di kisaran Rp 500 ribu yang sudah termasuk vitamin dan obat. Apabila Ibu menginginkan perawatan yang lebih baik, maka bisa memilih perawatan di rumah sakit swasta, tapi biayanya tentu lebih mahal.

Tips Mempersiapkan Biaya Operasi Caesar

Setelah melihat rincian biaya operasi caesar di atas, maka dapat diambil kesimpulan kalau paling tidak, Ibu akan membutuhkan dana sekitar Rp 30 juta. Tentunya ini bukanlah dana yang sedikit ya, Bu. Supaya bisa mengumpulkan biaya operasi caesar di angka tersebut, Ibu perlu mempersiapkannya melalui beberapa tips berikut ini:

  • Menabung sejak awal

    Ibu dan Ayah perlu untuk menabung sejak awal dengan cara menyisihkan pendapatan setiap bulan dan dimasukkan ke rekening yang dikhususkan untuk calon bayi. Saat waktu persalinan tiba, maka Ibu pun sudah tenang dan tidak bingung lagi mengumpulkan biaya operasi caesar karena Ibu sudah memiliki cukup tabungan.

  • Memiliki asuransi kesehatan

    Selain menabung untuk biaya operasi caesar, Ibu juga sebaiknya memiliki asuransi kesehatan karena biasanya terdapat kompensasi khusus untuk ibu hamil yang berupa potongan biaya kontrol dokter. Carilah informasi dari pihak asuransi tentang kompensasi ini supaya Ibu bisa lebih menghemat biaya operasi caesar nantinya.

  • Selektif dalam membeli keperluan bayi

    Saat membeli barang-barang keperluan bayi, Ibu juga sebaiknya lebih selektif. Jangan tergiur untuk membeli banyak barang yang ternyata kurang penting atau bahkan tidak akan terpakai. Jika ada keperluan bayi yang bisa disewa, maka Ibu sebaiknya memanfaatkannya, seperti stroller, box bayi, baby bouncer, dan sebagainya.

  • Memilih rumah sakit umum

    Jika dibandingkan rumah sakit swasta, rumah sakit umum mematok biaya operasi caesar yang lebih terjangkau. Begitu pula dengan biaya pemeriksaan rutin selama hamil seperti konsultasi dokter dan USG. Jadi, tak ada salahnya menyiasati biaya operasi caeesar yang lebih ramah di kantong dengan memilih rumah sakit umum. 

Tingkatkan juga tumbuh kembang janin dan kesehatan ibu dengan mengonsumsi susu Frisian Flag PRIMAMUM selama kehamilan dan setelahnya. Susu yang diformulasi khusus ibu hamil dan menyusui ini diperkaya dengan 9 Asam Amino Esensial (9AAE) dan 9 nutrisi penting lainnya. 

Frisian Flag PRIMAMUM mengandung tinggi asam folat, omega 3 (ALA), omega 6 (LA), serta tinggi DHA untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan sel otak si Kecil. Selain itu yang tak kalah penting, Frisian Flag PRIMAMUM juga mengandung tinggi zat besi, tinggi zinc, dan sumber serat pangan inulin untuk mendukung daya tahan tubuh Ibu selama hamil. Semoga Ibu dan janin sehat selalu hingga persalinan nanti. 

Untuk mengetahui Hari Perkiraan Lahir (HPL) si Kecil dalam kandungan, sebaiknya Ibu juga memanfaatkan fitur Kalkulator Kehamilan yang terdapat dalam Akademi Keluarga Prima. Melalui fitur ini, Ibu bisa mempersiapkan persalinan dengan lebih matang. Yuk, coba fiturnya di sini.

Ditinjau oleh: Yeni Novianti, S.Gz