Share Like
Simpan

Kecerdasan gerak tubuh (kinestetik) adalah kemampuan si Kecil menggunakan tubuhnya untuk menyelesaikan suatu masalah dan melakukan/menghasilkan sesuatu. Dengan kecerdasan ini, si Kecil mampu mengekspresikan ide dan perasaan melalui tubuhnya. Aktor, atlet dan penari merupakan profesi yang banyak menggunakan tubuh untuk mengekspresikan ide/perasaannya. Demikian pula halnya dengan para pengrajin, pemahat dan ahli mekanik.

Dengan kecerdasan gerak yang baik, si Kecil mampu mengendalikan gerakan tubuhnya, sehingga setiap gerak geriknya terkoordinasi dengan baik, keseimbangannya terjaga dan kemampuan motorik halus/kasarnya berkembang dengan sangat baik.

Si Kecil yang cerdas bergerak akan mampu menggunakan tubuhnya untuk mengekspresikan emosinya. Dia akan lompat-lompat ketika senang, cemberut ketika marah, dll. Si Kecil juga terlihat senang menari atau melakukan serangkaian gerakan, senang bermain peran, senang menggunakan bahasa tubuh untuk menyampaikan idenya, senang menyusun puzzle, senang melakukan pantomim, dan senang berolah raga.

Ibu ingin mencerdaskan gerak si Kecil? Ayo lakukan beberapa aktivitas berikut :

Menari
Berdiri berhadapan dengan si Kecil. Beritahu si Kecil untuk menekuk kedua lututnya ketika Ibu menunjuk lutut; memutar kedua lengannya ketika Ibu menunjuk pergelangan tangan; menggelengkan kepala ketika Ibu menunjuk kepala; dan seterusnya. Nah sekarang putar musik, dan ajak si Kecil untuk menggerakkan anggota tubuhnya sesuai dengan yang Ibu tunjuk.

Berolahraga
Ajak si Kecil untuk melakukan gerakan-gerakan senam sederhana, seperti meliukkan tubuhnya ke samping kiri/kanan, membungkukkan badan supaya jari tangannya bisa menyentuh kakinya, berlari-lari kecil mengelilingi taman di depan rumah, atau bersepeda.
Mengolah tubuh
Sesuai dengan tahap tumbuh kembangnya, untuk si Kecil yang berusia 4-6 tahun, Ibu bisa mengajaknya bermain lompat tali, bermain ‘bowling’ dengan melempar bola ke susunan gelas plastik bekas, dll.

Membantu Ibu
Minta si Kecil untuk membantu Ibu mengerjakan pekerjaan rumah sehari-hari, seperti merapikan tempat tidurnya, memecahkan telur ketika Ibu membuat kue kesukaan si Kecil, melipat bajunya sendiri yang baru diangkat dari jemuran, dll.