Whatsapp Share Like Simpan

Manfaat tahu nyatanya sangat baik untuk membantu tumbuh kembang bayi. Tahu merupakan salah satu makanan yang menjadi sumber protein dan kaya nutrisi. Oleh karena manfaat tahu, makanan ini kerap dijadikan bahan untuk menu saat masa MPASI (makanan pendamping ASI).

Selain itu, agar tidak bosan Ibu perlu memberikan variasi pada makanan bayi. Salah satu yang bisa Ibu coba adalah tahu. Ya, olahan berbahan dasar kacang kedelai ini mudah didapat serta harganya murah.

Tahu punya sederet manfaat untuk kesehatan bayi. Makanan berbahan dasar kacang kedelai ini merupakan salah satu sumber protein yang baik untuk pertumbuhan sel dan jaringan anak. Tahu juga mengandung serat yang berfungsi untuk menjaga kesehatan saluran cerna dan mencegah konstipasi, Bu.

Layaknya susu, tahu juga mengandung kalsium tinggi yang baik untuk pemeliharaan tulang dan gigi, serta rendah lemak jenuh dan bebas kolesterol. Tahu juga memiliki kandungan zat besi tinggi. Kandungan di dalam 1 buah tahu besar terdapat 3,4 mg zat besi atau 30 persen kebutuhan harian.

 

Artikel Sejenis

Tak hanya mengandung banyak manfaat, tahu juga mudah diolah menjadi berbagai jenis makanan bayi. Ibu bisa merebus, menumis, hingga mencampurkannya ke dalam sup atau aneka sayuran lainnya seperti wortel, bayam hingga jagung.

Meski manfaat tahu baik bagi anak, kapan baiknya tahu diberikan ke dalam makanan bayi? Dilansir Wholesome Baby Food, tahu merupakan salah satu makanan yang sulit dicerna seperti kuning telur, sehingga lebih baik diberikan sebagai makanan bayi saat si kecil berusia 8 bulan.

Namun, bila si kecil punya alergi terhadap kacang-kacangan, laman Parents menyebutkan lebih baik bila tahu diberikan saat si kecil sudah berumur 1 tahun, Bu.

Kandungan Tahu

Sebelum lebih lanjut membahas tentang manfaat tahu, ada baiknya jika Ibu juga mengetahui kandungan yang terdapat di dalam tahu.

Tahu termasuk makanan yang rendah kalori, lemak, dan karbohidrat. Tahu mengandung banyak nutrisi, di antaranya ada protein termasuk asam amino esensial, juga berbagai vitamin dan mineral seperti mangan, kalsium, selenium, fosfor, magnesium, zat besi, seng, dan tembaga.

Tinggi protein

Tahu memiliki kandungan protein yang tinggi layaknya cottage cheese. Faktanya dalam 100 gram tahu mengandung protein sebesar 10,9 gram. Manfaat tahu dari kandungan protein yang dimiliki menjadi salah satu zat gizi yang sangat penting untuk pertumbuhan anak, ibu hamil dan ibu menyusui.

Protein memiliki peranan penting dalam membentuk jaringan otak dan tubuh. Selain itu dengan konsumsi protein secara rutin dengan kadar yang pas juga bisa membangun otot tubuh secara optimal.

Mengandung zat besi

Selain protein, 3,4 mg zat besi juga terkandung di dalam tahu. Zat besi berfungsi untuk memproduksi hemoglobin, mioglobin dan beberapa enzim kekebalan tubuh. Kekurangan zat besi dapat akibatkan tubuh anak terasa lemas dan cepat alami pusing serta kelelahan.

Selain itu, saat belajar biasanya kurang fokus. Selain dari tahu, zat besi juga bisa ditemukan dalam daging, hati ayam dan juga ikan.

Tinggi kalsium

Kalsium menjadi salah satu mineral yang sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan tulang si kecil yang artinya menjadi manfaat tahu karena memiliki kandungan ini. Dalam 100 gram tahu mengandung kalsium sebesar 223 mg.

Kaya antioksidan

Tahu dikenal mengandung senyawa antioksidan. Salah satu studi telah menemukan bahwa antioksidan yang terkandung dalam tahu bertindak untuk mengurangi risiko oksidatif. Selain itu, kandungan isoflavon dan isoflavon juga bertindak sebagai agen antioksidan. Adanya kandungan ini, si kecil memiliki tubuh yang lebih sehat dan tingkatkan sistem imun.

Manfaat Tahu

Setelah mengetahui kandungan yang terdapat di dalam tahu, Ibu bisa menyimak penjelasan lebih lanjut tentang manfaat tahu untuk membantu tumbuh kembang si kecil.

Manfaat tahu: Kaya nutrisi

Manfaat tahu yang pertama adalah kaya akan nutrisi yang sangat baik untuk pertumbuhan dan perkembangan si kecil. Kandungan penting yang ada dalam tahu yaitu protein, zat besi dan kalsium. Ketiga zat tersebut sangat penting bagi pertumbuhan si kecil. Pada 100 gram tahu (yang biasanya bisa dibagi menjadi 2-3 porsi MPASI), cukup untuk menyediakan 30% kebutuhan energi dan 10% kebutuhan zat besi si kecil.

Manfaat tahu: Meningkatkan imunitas

Kandungan protein dalam tahu sama bagusnya dengan protein yang ada pada daging dan susu sehingga ini menjadi manfaat tahu lainnya. Selain itu, protein yang terdapat dalam tahu juga bermanfaat untuk menghindarkan si kecil dari kolesterol jahat. Manfaat tahu berupa kandungan protein juga dapat meningkatkan imunitas tubuh dan antibodi sehingga tubuh si kecil tidak mudah sakit. Protein sangat diperlukan tubuh untuk pertumbuhan sel dan jaringan, sehingga anak tidak terhambat pertumbuhannya.

Manfaat tahu: Mencegah konstipasi

Selain itu, seperti halnya pada buah dan sayur, tahu juga memiliki kandungan serat yang baik. Serat pada tahu memiliki manfaat untuk menjaga kesehatan pencernaan dan mencegah konstipasi.

Manfaat tahu: Mencegah anemia

Di dalam sebuah tahu ukuran besar (100 mg) terdapat 3,4 mg zat besi yang harus ada di dalam tubuh si kecil, karena bila kurang akan menyebabkan anemia (kekurangan darah) dan defisiensi besi (kekurangan zat besi). Jadi manfaat tahu yang lain adalah mampu mencegah anemia.

Manfaat tahu: Memperkuat tulang

Satu lagi kandungan yang ada pada tahu yaitu kalsium. Manfaat tahu berupa kandungan kalsium sangat baik untuk pertumbuhan dan perkembangan tulang dan gigi. Setiap 100 mg tahu terdapat 223 mg kalsium, sehingga yang bermanfaat bagi si kecil untuk tumbuh sempurna dan terhindar dari penyakit yang menyerang tulang dan gigi. Menurut penelitian, kandungan isoflavon dalam tahu juga dapat memperkuat kepadatan tulang.

Kapan bayi saya dapat mengonsumsi tahu?

Setelah mengetahui manfaat tahu, Ibu juga perlu memerhatikan kondisi si kecil yang siap mengonsumsi makanan ini. Tahu adalah makanan berprotein yang sulit untuk dicerna bagi perut bayi. Dokter anak menganjurkan untuk memberikan tahu, daging, dan kuning telur saat usia bayi menginjak 8 bulan ke atas. Karena tahu merupakan produk kacang kedelai, Ibu sebaiknya tidak memberikan tahu kepada bayi yang alergi terhadap kacang kedelai.

Tips membuat menu dari tahu:

Ketika Ibu berencana memberikan tahu sebagai bahan makanan untuk si kecil usai mengetahui manfaat tahu, Ibu bisa mengikuti beberapa tips mengolah tahu berikut ini untuk memastikan kandungan nutrisi di dalam tahu tetap terjaga.

  • Potong tahu lembut atau padat menjadi dadu kecil siap makan dan berikan taburan remahan sereal, gandum atau kerupuk di atasnya
  • Campur dengan pisang dan gandum. Ibu juga dapat mencampur tahu dengan buah seperti apel, stroberi, blueberry, atau pir. Sajikan sebagai bubur padat menggunakan sendok. Menu ini cocok untuk bayi yang sedang belajar makan sendiri menggunakan peralatan makan
  • Potong tahu menjadi dadu dan masukkan ke dalam sup atau kaldu dan sajikan sup tahu untuk si kecil. Ibu juga bisa menambahkan daging dan sayuran lain ke dalam sup tersebut dan sajikan versi sup yang lebih komplit ini untuk anggota keluarga lainnya
  • Ibu dapat memotong tahu seukuran dadu dan menggorengnya dengan minyak zaitun. Tambahkan bumbu sesuai selera. Menu ini dapat dikonsumsi baik oleh orang dewasa maupun anak kecil
  • Lumatkan tahu dengan cottage cheese, alpukat, atau hummus. Tambahkan bumbu untuk membuat olesan roti sebagai camilan sehat si kecil.
  • Ibu dapat membuat burger tahu dengan mencampur potongan tahu, remahan roti (atau sereal bayi untuk bayi), bawang merah cincang (atau bubur sayur untuk bayi) dan bumbu sesuai selera.

Meskipun manfaat tahu baik untuk tumbuh kembang bayi, Ibu harus memerhatikan konsumsi tahu pada bayi. Ibu juga masih bisa penuhi kebutuhan nutrisi tumbuh kembang bayi dengan selalu memberikan ASI eksklusif. Demi menjaga kualitas ASI yang dibutuhkan oleh bayi usia 7 hingga 12 bulan, Ibu bisa jadikan susu Frisian Flag MAMA Tahap 0 SUPRIMA dengan kandungan protein, serat pangan, asam folat, zat besi, serta kalsium. sebagai asupan tambahan sehari-hari.