Whatsapp Share Like
Simpan

Di usia 1-3 tahun, si Kecil tentu merasa penasaran dengan berbagai hal baru di sekitarnya. Meski begitu, saat ini, batita sering kali masih takut ketika harus berhadapan dengan hal baru atau bertemu dengan orang yang tidak dikenalnya. Saya pun mengalami hal yang sama, Bu. Setelah saya konsultasikan hal ini di Forum Ibu & Balita , barulah saya mengerti bahwa pada usia ini, si Kecil masih menganggap orang asing ataupun lingkungan baru adalah sesuatu yang bisa membahayakan mereka.

Nah, salah satu cara untuk menghilangkan ketakutan pada si Kecil ini adalah dengan membiasakannya bertemu dengan teman sebayanya. Dengan cara ini, ia akan terbiasa dengan lingkungan dan orang baru. Selain menghilangkan rasa takut akan orang asing, ada banyak manfaat bersosialisasi yang bisa si Kecil dapatkan untuk mengoptimalkan perkembangan karakternya, Bu! Apa sajakah itu? Yuk, simak rangkumannya.

1. Lebih Mudah Berbagi

Di usia bermain seperti saat ini, si Kecil mungkin masih belum mengerti soal konsep berbagi. Saya pun sempat kesulitan mengajarkan si Kecil untuk berbagi mainan dengan anak lain. Itu sebabnya, saya mulai mengajak ia bersosialisasi dan bermain dengan teman sebayanya. Meski awalnya sulit, lama kelamaan ia mulai terbiasa ketika ada anak lain yang memainkan mainannya, Bu.

2. Mudah Beradaptasi Ketika Sekolah

Suatu saat si Kecil akan memasuki dunia sekolah, Bu. Inilah saat yang tepat untuk mempersiapkan  si Kecil agar mudah beradaptasi ketika masuk sekolah nanti. Salah satu caranya adalah dengan mendukung kemampuan bersosialisasinya sejak ia berusia dini. Nah, ketika si Kecil sudah terbiasa bermain dan berkomunikasi dengan teman sebayanya, akan lebih mudah pula untuk ia menghadapi suasana dan orang-orang baru di sekolah nanti.

3. Lebih Menghargai Sesama

Bu, ketika berada di lingkungan yang lebih besar dari keluarganya, si Kecil tentu saja akan bertemu dengan teman-teman yang memiliki latar belakang dari berbagai suku dan budaya. Itu sebabnya, saya selalu mengajarkan sikap toleran pada si Kecil dengan mengajaknya bersosialisasi sejak ia berusia dini. Hal ini dikarenakan ketika sering bertemu dengan orang baru, secara tidak langsung ia akan terbiasa dengan perbedaan tersebut, Bu.

4. Meningkatkan Rasa Percaya Diri

Saya ingin berbagi cerita nih, Bu. Dulu si Kecil merupakan anak yang pemalu. Melihat hal ini, saya mulai sering mengajak tetangga seumurannya untuk bermain di rumah. Awalnya ia terlihat tidak nyaman dan memilih untuk bermain sendiri. Setelah saya bujuk secara perlahan, lama kelamaan si Kecil mulai percaya diri dan mau bersosialisasi dengan teman barunya. Meski membutuhkan proses, cara ini sangat efektif untuk mendukung perkembangan psikologi anak dan membangun rasa percaya dirinya, Bu. Namun, pastikan Ibu tetap mendampingi si Kecil selama proses bermain agar ia tetap merasa nyaman.

5. Membantu Mengenal Potensinya

Ketika si Kecil membuka diri dengan teman-teman barunya, ia sedang belajar untuk keluar dari zona nyaman. Menurut artikel online yang saya baca, Dr. Harold S. Koplewicz, psikiater dari Amerika Serikat, menjelaskan bahwa mendukung si Kecil untuk keluar dari zona nyaman dapat membuat ia mengeksplorasi banyak hal baru dan membantu ia untuk lebih mengenal  potensinya.

Nah, itu dia beberapa manfaat bersosialisasi yang bisa si Kecil dapatkan. Ayo, mulai  ajak ia untuk bermain dengan teman sebayanya!