Share Like
Simpan

Berapa banyak koleksi mainan anak yang dimiliki si Kecil, Bu? Bermain merupakan salah satu aktivitas yang tak bisa lepas dari kehidupan anak-anak. Ada banyak pilihan mainan anak yang bisa menjadi teman bermain, mulai dari mainan yang terbuat dari kayu, plastik, hingga mainan modern yang memanfaatkan kecanggihan teknologi.

Mainan anak tak hanya dapat mendatangkan kesenangan semata, namun juga dapat mempengaruhi perkembangan sosial dan fisik anak. Bagaimana bisa? Melalui aktivitas bermain inilah si Kecil akan banyak belajar berinteraksi dan membangun komunikasi dengan lingkungan sekitarnya, juga mengembangkan kemampuan fisiknya seperti kemampuan koordinasi mata dan tangan.

Untuk mendapatkan manfaat tersebut, Ibu harus cermat memilih mainan anak yang tepat, misalnya mainan anak yang terbuat dari kayu. Apa sih, keuntungan memilih mainan kayu? Ini dia informasinya:

  1. Minim Bahan Kimia

    Seperti namanya, mainan kayu memang seratus persen terbuat dari kayu. Umumnya, mainan kayu ini tak banyak mengandung bahan kimia atau racun berbahaya. Biasanya, mainan kayu hanya membutuhkan tambahan cat untuk mempercantik tampilannya. Tentunya ini meminimalkan risiko terkontaminasi zat beracun atau dampak berbahaya dari penggunaan bahan kimia yang biasa digunakan pada mainan plastik.

  2. Ramah Lingkungan

    Mainan kayu lebih ramah lingkungan dibandingkan mainan plastik, terlebih lagi yang dilengkapi baterai karena mengandung bahan kimia. Umumnya, anak-anak mudah bosan terhadap mainannya dan ujung-ujungnya mainan tersebut disimpan atau dibuang.

    Mainan plastik membutuhkan waktu ratusan tahun untuk dapat terurai di dalam tanah, sedangkan mainan kayu relatif lebih mudah terurai. Dengan memilih mainan anak yang berbahan kayu berarti Anda telah ikut berkontribusi dalam upaya menyelamatkan lingkungan untuk generasi mendatang.

  3. Mendorong Gerak Anak

    Mainan kayu lebih mengaktifkan kemampuan gerak anak. Hal ini bisa dilihat dari mainan kuda-kudaan, sepeda kayu, dan bentuk mainan lainnya yang lebih mendorong anak untuk aktif menggerakkan badannya.

    Selain mengaktifkan geraknya, mainan anak jenis kayu juga dapat mengoptimalkan imajinasi dan kreativitas anak karena harus digerakkan, diputar, atau dibongkar pasang secara manual. Ini sangat berbeda dengan mainan plastik atau mainan berteknologi lainnya yang tinggal ditekan dan bekerja secara otomatis.

  4. Awet Digunakan

    Umumnya, mainan plastik lebih cepat rusak dan sulit diperbaiki kembali. Sedangkan mainan anak dari kayu jauh lebih awet dan tahan banting. Kalaupun rusak, mainan kayu ini dapat diperbaiki dengan mudah atau sekedar dicat ulang agar warnanya tampak seperti baru.

Itulah beberapa keunggulan mainan anak berbahan dasar kayu. Meskipun terkadang mainan kayu lebih mahal, namun Ibu dapat menggunakannya bertahun-tahun lebih lama. Bahkan, tak jarang mainan kayu bisa menjadi hadiah turun temurun untuk keluarga.