Share Like
Simpan

Hai, Bu! Tak terasa ya Hari Raya Idul Fitri sudah di depan mata? Selain sibuk mempersiapkan menu buka puasa untuk keluarga tercinta, kini hari-hari Ibu mungkin juga mulai dipadati oleh persiapan mudik lebaran, mulai dari mengemasi pakaian hingga membeli beragam oleh-oleh untuk sanak saudara di kampung halaman, ya?

Tak kalah penting dengan dua hal tadi, kondisi fisik tiap anggota keluarga yang akan ikut mudik, termasuk si Kecil, juga mesti Ibu persiapkan. Baik mudik lewat jalur darat, laut, maupun udara, hal ini penting dilakukan agar selama perjalanan panjang nanti stamina Ibu sekeluarga tetap terjaga. Terlebih bila si Kecil tergolong sering mengalami mabuk perjalanan. Sebab, tak hanya membuat perjalanan terasa kurang menyenangkan, mabuk juga berpotensi membuat si Kecil kehilangan nafsu makan, lemas, dan dehidrasi. Sebagai Ibu, hal ini jelas membuat kita khawatir.

Untungnya, saya menemukan sebuah forum yang memungkinkan saya melakukan konsultasi dokter anak secara online. Dari konsultasi itu, saya jadi tahu beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menekan risiko mabuk perjalanan pada si Kecil. Berikut beberapa di antaranya:

1. Makan Secukupnya Sebelum Melakukan Perjalanan

Saat tahu si Kecil ternyata mabuk perjalanan, biasanya para Ibu akan menghindari memberi ia makan sebelum bepergian. Dulu, saya pun sempat ingin melakukan hal ini, Bu. Namun, menurut hasil konsultasi saya dengan dokter anak di salah satu forum konsultasi anak online, ternyata hal ini justru salah. Alih-alih membuat si Kecil terhindar dari muntah, perut yang kosong justru bisa menyebabkan iritasi lambung sehingga merangsang hadirnya rasa mual. Oleh karena itu, kita justru disarankan mengajak si Kecil makan sebelum melakukan perjalanan.

Namun, penting diingat, hindari juga makan dalam porsi yang terlalu banyak. Seperti halnya perut kosong, perut yang terlalu penuh juga bisa memicu sensasi mual. Jadi, makanlah dalam porsi normal, ya. Selain itu, berhentilah makan kurang lebih satu jam sebelum perjalanan dimulai. Dengan begini, makanan yang dikonsumsi sudah diproses oleh sistem pencernaan terlebih dulu sehingga perut tidak terasa begah tetapi juga tidak dalam kondisi kosong.

2. Bawa Buah-buahan dan Jahe untuk Bekal

Menyiapkan buah-buahan yang mudah dimakan dan mengandung banyak air seperti jeruk, anggur, dan pir adalah tips lain untuk mencegah si Kecil mabuk perjalanan yang juga saya dapatkan dari konsultasi dokter anak online. Selain kaya serat yang mengenyangkan dan baik untuk memenuhi gizi balita, buah-buahan juga merupakan sumber gula alami yang baik untuk diolah menjadi energi, sehingga si Kecil tidak mudah kelelahan dan pusing di perjalanan, Bu.

Di samping buah-buahan, Ibu juga bisa menyiapkan permen jahe sebagai bekal di perjalanan. Jahe mengandung zat zingiberol yang dapat memberi rasa nyaman pada saluran pencernaan, sehingga si Kecil tidak akan merasa mual.

3. Memilih Posisi Duduk yang Tepat

Menurut konsultasi dokter anak secara online yang saya lakukan, posisi tempat duduk juga memengaruhi intensitas rasa mual yang hadir, Bu. Karenanya, apapun moda transportasi yang Ibu dan keluarga gunakan untuk mudik, pastikan si Kecil duduk di kursi yang minim guncangan. Misalnya, bila mudik menggunakan mobil, Ibu bisa menempatkan si Kecil untuk duduk di kursi bagian tengah. Bila Ibu mudik dengan moda transportasi kereta api , sebaiknya pilih duduk di dekat jendela dengan kursi menghadap ke depan. Saat di kapal laut, pilihlah kabin bagian tengah yang minim guncangan ombak. Sementara saat di pesawat terbang, Ibu bisa meminta tempat duduk di dekat jendela jika memungkinkan.

4. Duduk dengan Rileks

Tahukah, Bu? Selain karena kondisi perut terlalu kosong atau justru terlalu penuh, rasa mual di perjalanan juga sering kali muncul karena tubuh tidak rileks. Karenanya, usahakan si Kecil tidak duduk terlalu tegak dan terlalu sering menggerakkan kepalanya selama perjalanan ya. Posisi duduk yang nyaman akan membuat ia lebih santai, dan kemungkinan rasa mual dan ingin muntah juga terminimalisir.

5. Lakukan Peregangan

Jika poin di atas sudah Ibu coba dan si Kecil tetap merasa mual, bantu ia untuk mengepalkan dan melemaskan jemari tangan serta kakinya secara berulang-ulang untuk melancarkan peredaran darah. Ibu bisa memijat jemari dan telapak tangan si Kecil secara perlahan, menggunakan minyak telon atau kayu putih yang memiliki efek menenangkan. Jika Ibu menggunakan mobil, berhentilah sejenak, lalu ajak si Kecil berdiri dari tempat duduknya untuk sekadar melemaskan otot dan mencari udara segar.

Nah, semoga mudik bersama si Kecil berlangsung lancar dan menyenangkan ya, Bu!