Share Like
Simpan

Melihat anak tetangga saya yang berusia lima tahun susah sekali makan buah, membuat saya teringat sama si Kecil waktu seusia dia dulu. Kalau disuruh menghabiskan potongan buah susahnya minta ampun. Akhirnya, saya coba akali dengan membuatkan jus buah setiap hari sampai sekarang ia jadi terbiasa dan rajin mengonsumsi buah.

Karena si Ibu tetangga itu bertanya apa rahasia saya, akhirnya saya sarankan untuk menyajikan jus buah sebagai pendamping menu sarapannya. Jenis buah dan perpaduannya seperti apa, bisa Ibu sesuaikan dengan buah yang ada di rumah atau yang paling ia suka, Bu. Nah, kalau si Kecil dulu paling suka jus jeruk-wortel-madu di menu sarapannya. Cara membuatnya seperti ini:

Bahan-bahan:

  •  2 buah jeruk (dikupas dan dibuang bijinya)
  • 4 buah wortel
  • 2 sdt madu

 

Cara membuat:

  1.  Kupas buah jeruk sampai bersih dan buang bijinya. Lalu cuci bersih wortel kemudian kupas hingga bersih.
  2. Potong-potong wortel tersebut kemudian masukkan ke dalam juicer atau juice extractor  beserta dengan jeruk. Jika tidak memungkinkan, Ibu juga bisa menggunakan blender kok, Bu.
  3. Setelah jadi, campurkan 2 sdt madu ke dalam jus.

Mudah kan, Bu? Jadi, meskipun tidak memakan buahnya secara langsung, tetapi ia masih bisa merasakan manfaat dari buah-buahan yang Ibu sajikan. Seperti jus kesukaan si Kecil, manfaatnya juga banyak, lho. Manfaat dari tiap kandungan jus jeruk-wortel-madu berupa:

  •  Jeruk 

Buah yang termasuk dari keluarga Citrus ini terkenal kaya dengan Vitamin C. Sehingga sangat bagus dikonsumsi untuk menjaga daya tahan tubuh. Selain itu, buah jeruk juga dilengkapi dengan Vitamin B kompleks dan juga kaya akan potasium serta kalsium.  Nah, kandungan ini nantinya dapat membantu si Kecil di masa pertumbuhannya, Bu. 

  •  Wortel

Sayur berwarna oranye ini sangat terkenal dengan kandungan Vitamin A nya yang sangat baik untuk menjaga kesehatan mata. Tetapi, ia juga kaya akan kandungan vitamin dan mineral lainnya seperti Vitamin C, D, E, K, B1, dan B6, serta kalsium, magnesium, dan fosfor. 

  •  Madu

Nah, cairan kental yang satu ini bisa dibilang obat paling ampuh untuk berbagai jenis penyakit. Berfungsi sebagai peningkat daya tahan tubuh, peningkat stamina tubuh, anti kanker, dan dapat memperlancar pencernaan. Tentunya sangat baik untuk pertumbuhan si Kecil. Tapi Ibu perlu ingat, jika ia masih berusa di bawah satu tahun, hindari memberikannya madu ya, Bu

Bagaimana, Bu? Apakah si Kecil masih tidak suka makan buah? Coba Ibu perhatikan lagi alasannya, bisa jadi ia tidak suka jeruk karena rasanya yang terlalu asam atau apel karena teksturnya yang agak kasar. Hal itu wajar terjadi kok, Bu. Cobalah untuk mengenali buah kesukaan si Kecil dan perkenalkan jenis buah-buahan lain yang mungkin akan disukai olehnya. Tetaplah bersabar melihatnya pilih-pilih makanan selama proses pengenalan ya, Bu.

Satu hal yang perlu Ibu ketahui, meskipun meminum sari buah itu baik, namun jauh lebih baik apabila si Kecil tetap mengonsumsi buah aslinya, Bu. Jadi, walaupun saya membiasakannya meminum jus buah setiap hari, namun saya tetap memberikannya potongan buah segar seperti apel, pear, mangga, atau melon di sela menu makan siang atau menjelang makan malamnya. Hal ini bertujuan agar ia tetap terbiasa untuk mengonsumsi berbagai jenis buah setiap harinya. 

Selamat mencoba ya, Bu!