Whatsapp Share Like
Simpan

Bingung, sedih, dan khawatir bercampur jadi satu saat si Kecil susah makan. Padahal di usia emasnya ini ia sangat membutuhkan banyak nutrisi agar tumbuh kembangnya dapat berjalan optimal. Bagaimana jika ia menjadi kurus? Bagaimana jika kebutuhan nutrisinya tidak tercukupi? Ancaman stunting pun seolah menghantui ke depannya. Tenang, Bu, masih ada vitamin untuk anak susah makan yang bisa menjawab masalah Ibu.

Ketahui Penyebabnya

Pertama-tama, Ibu harus tahu dulu apa penyebabnya si Kecil jadi susah makan. Saat tidak mau makan, mungkin nafsu makannya sedang menurun, Bu. Sebenarnya ini adalah hal yang normal asalkan tidak berlangsung dalam waktu yang terlalu lama. Apa saja faktor yang dapat menyebabkan menurunnya nafsu makan tersebut? Berikut jawabannya:

  • Sedang sakit atau merasa kurang enak badan. Sama seperti orang dewasa, anak yang sedang sakit atau merasa kurang sehat akan kehilangan nafsu makan. Demam, pilek, batuk, flu, pusing, sariawan, atau sakit tenggorokan adalah beberapa penyakit yang biasanya membuat nafsu makan si Kecil menurun.
  • Sedang bad mood. Di usia ini si Kecil akan sering merasa bad mood akibat berbagai faktor. Misalnya saja karena permintaannya tidak dikabulkan, mengantuk, kelelahan, dan lainnya.
  • Mengalami gangguan pencernaan. Pencernaan si Kecil masih belum berfungsi dengan sempurna, sehingga kadang kala ia akan mengalami gangguan pencernaan, seperti sembelit atau diare.
  • Mengalami gangguan psikologis. Jangan salah, Bu, anak-anak pun bisa mengalami gangguan psikologis, seperti stres dan depresi. Penyebabnya bisa bermacam-macam, mulai dari bullying, kematian orang terdekat, pindah rumah, hingga kehilangan binatang peliharaan.

Berikan Vitamin

Berikut adalah jenis vitamin untuk anak susah makan yang bisa Ibu coba berikan kepada si Kecil:

  1. Thiamin (B1)

    Vitamin untuk anak susah makan yang pertama adalah thiamin atau vitamin B1. Vitamin ini sangat berperan dalam mengubah karbohidrat menjadi energi. Saat tubuh si Kecil kekurangan thiamin, maka tubuhnya akan sulit menghasilkan energi. Akibatnya, ia jadi merasa lelah dan kurang bernafsu untuk makan.

    Dengan memberikan thiamin secara rutin, si Kecil akan lebih berenergi dan nafsu makannya meningkat. Vitamin B1 dapat ditemukan pada sumber makan berikut:

    Artikel Sejenis

    • Telur
    • Daging
    • Nasi
    • Kentang
    • Gandum utuh yang diperkaya vitamin B1 (roti, pasta, sereal)
    • Sayur dan buah (jeruk, kembang kol)
    • Kacang-kacangan (kedelai, lentil)
  2. Asam Folat (B9)

    Asam folat atau vitamin B9 berfungsi untuk membentuk sel-sel baru, DNA, dan RNA di dalam tubuh. Seperti jenis vitamin B lainnya, vitamin B9 juga memiliki peran sebagai pemecah karbohidrat dan lemak untuk dijadikan energi dengan cara mengaktifkan koenzim tertentu. Dengan begitu proses metabolisme pun akan meningkat.

    Proses metabolisme yang berjalan dengan baik dapat berdampak pada meningkatnya nafsu makan. Sedangkan jika asupan asam folat kurang mencukupi, maka nafsu makan pun dapat menurun. Jadi, saat si Kecil sedang susah makan, berikan vitamin B9 ini ya, Bu.

    Ada banyak bahan makanan yang menjadi sumber vitamin B9. Diantaranya adalah sebagai berikut:

    • Telur
    • Seafood
    • Daging unggas
    • Hati sapi
    • Susu dan produk susu
    • Sayuran hijau (brokoli, bayam, sawi hijau, selada, asparagus, asparagus)
    • Buah-buahan (alpukat, bit, jeruk, tomat, pepaya, pisang, melon jingga)
    • Kacang-kacangan (kedelai, kacang hijau, kacang merah, kacang tanah, kacang polong)
    • Biji-bijian (gandum, jagung, sereal, pasta, tepung jagung)

Tips Mengatasi Anak Susah Makan

Selain memberikan vitamin untuk anak susah makan, ada beberapa tips yang bisa Ibu coba lakukan, yaitu:

  1. Berikan susu. Susu bubuk kini sudah diperkaya dengan berbagai macam nutrisi yang dibutuhkan si Kecil. Seperti Frisian Flag 123 PRIMANUTRI yang mengandung protein, karbohidrat, lemak, vitamin, dan mineral. Selain itu susu ini juga diperkaya dengan zat besi, kalsium, minyak ikan, omega 3 dan 6, selenium, serat pangan inulin, dan zinc.
  2. Berikan camilan pendamping. Ibu bisa memberikan camilan pendamping sebagai pengganti makanan utamanya. Pilihlah camilan yang bergizi, seperti keju rendah lemak, yogurt, biskuit gandum, atau potongan buah.
  3. Mengganti suasana makan. Anak-anak sangat mudah bosan. Bisa jadi ia juga merasa bosan dengan suasana makan yang itu-itu saja. Suasana baru bisa membantu meningkatkan nafsu makan si Kecil. Misalnya dengan makan di teras belakang atau makan dengan diiringi alunan musik.
  4. Buat makanan semenarik mungkin. Jika tampilan makanannya menarik, si Kecil pun akan memiliki keinginan untuk mencicipinya. Jadi, buatlah makanannya semenarik mungkin. Contohnya dengan membentuk nasi dan pelengkapnya menjadi bentuk binatang atau benda favoritnya.
  5. Memvariasikan menu makan. Menu makanan yang cenderung mirip setiap hari bisa membuat si Kecil merasa bosan dan menurunkan selera makannya. Sangat penting untuk memvariasikan menu makan setiap harinya. Cara ini juga sekaligus dapat memperkenalkan aneka makanan kepada si Kecil.

Jangan sampai si Kecil kekurangan nutrisi dan mengganggu tumbuh kembangnya ya, Bu. Berikan vitamin untuk anak susah makan di atas ke dalam menu si Kecil sehari-hari. Semoga setelah ini ia jadi lahap makan serta dapat tumbuh dan berkembang dengan optimal!

Jika Ibu masih memiliki pertanyaan atau ingin berkonsultasi seputar anak, kunjungi saja laman Tanya Pakar. Di sana akan ada para pakar yang akan menjawab pertanyaan Ibu. Pastikan Ibu sudah registrasi terlebih dulu sebelum menggunakan fitur tersebut, ya.

Sumber:
hellosehat.com