Share Like
Simpan

Halo, apa kabar, Bu? Sembari menanti kehadiran si Kecil, Ibu tentu sudah menyiapkan berbagai perlengkapan bayi, ya. Namun, sudahkah Ibu dan Ayah memilih metode persalinan yang sesuai dengan kondisi Ibu dan sang bayi?

Jika saat ini Ibu dihadapkan dengan kemungkinan melahirkan dengan cara Cesarean Section atau operasi Caesar tentu muncul perasaan was-was dan khawatir akan efek samping pasca melahirkan yang mungkin akan Ibu alami. Supaya Ibu semakin mantap untuk mengambil keputusan, berikut ada beberapa gambaran berdasarkan pengalaman saya yang mungkin bisa membantu Ibu. Apa saja sih yang akan dialami Ibu setelah operasi caesar? Yuk, simak cerita saya!

  • Periksakan Diri Ke Dokter

Meskipun sudah pulang dari rumah sakit, sebaiknya Ibu memeriksakan diri ke dokter secara berkala, sesuai dengan jadwal yang sudah ditetapkan oleh Dokter, untuk memastikan kondisi pemulihan setelah operasi berjalan lancar. Ibu juga bisa menanyakan apa saja aktivitas yang bisa mulai kembali dilakukan saat konsultasi, lho.

  • Hindari Aktivitas Berlebihan

Selama empat sampai enam minggu pasca operasi, Ibu disarankan untuk meninggalkan berbagai aktivitas berat seperti berolah raga dan mengangkat benda berat. Bahkan, dikatakan bahwa benda terberat yang boleh Ibu angkat adalah si Kecil saat Ibu menggendongnya, lho. Sebaiknya, mintalah bantuan orang terdekat seperti suami atau Ibu untuk membantu di rumah selagi dalam masa pemulihan.

  • Biasakan Berjalan Kaki

Banyak beristirahat dan tidur yang cukup memang penting untuk masa penyembuhan. Namun, Ibu juga harus menyeimbangkannya dengan kegiatan ringan, misalnya berjalan kaki untuk mempercepat proses pemulihan dan memperlancar peredaran darah. Sedikit tips dari saya, coba ajak suami untuk berjalan santai sambil mengobrol di pagi hari. Tidak perlu jauh-jauh, cukup dengan berjalan di halaman/jalanan sekitar rumah sambil menikmati udara pagi yang sejuk juga bisa terasa menyenangkan, lho.

  • Rawatlah Bekas Luka

Usai Ibu menjalani operasi caesar, akan timbul bekas luka berbentuk garis memanjang di bagian bawah perut. Namun, Ibu tak perlu khawatir. Seiring berjalannya waktu, bekas luka ini lama-kelamaan akan tersamar dengan warna kulit dan terlihat seperti garis tipis halus, kok. Nah, selama masa pemulihan, sehari-hari bersihkanlah bekas luka menggunakan air dan sabun saat mandi seperti biasa.

  • Rawatlah Bekas Luka

Usai Ibu menjalani operasi caesar, akan timbul bekas luka berbentuk garis memanjang di bagian bawah perut. Namun, Ibu tak perlu khawatir. Seiring berjalannya waktu, bekas luka ini lama-kelamaan akan tersamar dengan warna kulit dan terlihat seperti garis tipis halus, kok. Nah, selama masa pemulihan, sehari-hari bersihkanlah bekas luka menggunakan air dan sabun saat mandi seperti biasa.

  • Waspadai Infeksi

Bu, selain merawat bekas luka, perhatikan pula apabila timbul gejala-gejala tertentu yang menandakan terjadinya infeksi. Waspadalah jika bekas luka operasi terlihat kemerahan, bengkak, atau jika Ibu tiba-tiba mengalami demam. Meskipun risiko infeksi ini kecil, tak ada salahnya untuk selalu berhati-hati, bukan? Jika satu atau beberapa gejala tersebut timbul, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter ya, Bu.

  • Dukungan Teman dan Keluarga

Memperoleh dukungan dari teman dan keluarga bisa menjadi faktor yang penting untuk mempercepat masa pemulihan. Ibu bisa mengundang teman-teman datang ke rumah untuk mengobrol santai sambil bermain dan bercengkrama dengan si Kecil. Meskipun begitu, selalu pastikan Ibu mendapatkan waktu istirahat yang cukup, ya. Hindari menerima terlalu banyak kunjungan yang dapat menyebabkan Ibu jadi kelelahan.

Oh iya, satu lagi nih tips dari saya. Jika ada teman atau keluarga yang menawarkan bantuan, jangan sungkan untuk menerimanya ya, Bu. Sedikit bantuan dari orang-orang terdekat dapat meringankan beban fisik dan emosional sehingga masa pemulihan Ibu pun akan lebih cepat terlewati.

Nah, kira-kira begitulah pengalaman yang saya alami setelah menjalani operasi caesar. Bagaimana, Bu? Sudah yakin untuk memilih metode persalinan yang diinginkan? Supaya semakin mantap, sebaiknya konsultasikan hal ini dengan dokter kandungan terlebih dahulu untuk mendapatkan solusi terbaik, ya. Semoga persalinan Ibu berjalan lancar!