Whatsapp Share Like Simpan

Asupan nutrisi yang cukup diperlukan oleh tubuh si Kecil untuk tumbuh dan berkembang. Nutrisi ini berperan dalam memberikan tubuh bahan bakar serta bahan baku untuk menambah tinggi dan volume tubuh secara keseluruhan. Salah satu cara untuk memenuhi kebutuhan nutrisi hariannya adalah dengan memberikan susu cokelat.

Namun demikian hingga saat ini masih banyak orang berpendapat susu cokelat adalah susu penggemuk badan, atau susu yang mengandung terlalu banyak gula, atau susu yang dapat membuat gigi si Kecil rusak, dan sebagainya. Nyatanya, stigma buruk ini sebenarnya muncul karena kurangnya informasi yang diterima oleh masyarakat sehingga membuat susu cokelat memiliki citra buruk.

Dalam masyarakat Indonesia sendiri, setidaknya terdapat 3 mitos yang beredar mengenai susu cokelat. Nah, agar Ibu dapat mengetahui informasi lengkapnya, simak poin-poin di bawah ini. Perhatikan mitos dan fakta sebenarnya dari susu cokelat, agar tidak salah kaprah dan bisa memberikan yang terbaik untuk si Kecil.

Hiperaktivitas pada si Kecil

Tidak sedikit yang berpandangan bahwa memberikan susu cokelat pada si Kecil akan membuat si Kecil menjadi hiperaktif. Pendapat ini disanggah dengan pendapat lain yang menyatakan bahwa kandungan gula pada susu cokelat lebih banyak daripada susu putih, karena rasa manis dan tambahan rasa cokelat yang diberikan. Namun benarkan mitos ini?

Faktanya, konsumsi susu cokelat tidak ada kaitannya dengan munculnya hiperaktivitas pada si Kecil. Hiperaktivitas sendiri adalah gangguan tingkah laku pada anak-anak, yang ditunjukkan dengan sulitnya si Kecil untuk duduk diam dan cenderung terus bergerak. Kandungan gula dan cokelat yang ada pada susu cokelat tidak memberikan dampak atau efek apapun pada si Kecil yang mengalami kondisi ini.

Artikel Sejenis

Gigi Keropos

Mitos lain menyatakan bahwa konsumsi susu cokelat dapat membuat gigi keropos lebih cepat, lagi-lagi karena kandungan gula yang ada pada susu tersebut. Namun apakah mitos ini juga memiliki nilai kebenaran?

Faktanya, gigi keropos tidak semata disebabkan oleh konsumsi makanan atau minuman manis, namun juga karena pola perilaku atau kebiasaan menjaga kebersihan gigi. Jika ingin dikaitkan, tidak hanya konsumsi susu saja yang dapat membuat gigi mengalami kerusakan. Konsumsi susu atau makanan manis sebenarnya sah-sah saja, selama Ibu juga membiasakan si Kecil untuk terus menjaga kebersihan gigi dengan menyikat gigi. Selain itu, Ibu juga perlu mengetahui benar batas wajar asupan kandungan gula untuk si Kecil dalam satu hari.

Kegemukan

Kondisi kegemukan adalah kondisi di mana si Kecil mengalami berat badan berlebih jika dibandingkan dengan berat badan ideal di usianya. Stigma buruk ini juga menempel pada susu cokelat, yang dikatakan memiliki kandungan lemak yang tinggi, dapat menjadi penambah berat badan yang berlebihan dan sebagainya. Tapi bagaimana faktanya?

Merujuk pada banyak hasil penelitian, konsumsi susu tinggi kalori justru diperlukan untuk anak-anak pada masa pertumbuhan. Hal ini disebabkan anak-anak memerlukan banyak sekali asupan tenaga untuk melakukan aktivitasnya, sehingga dapat memberikan stimulus pada tubuhnya agar berkembang dengan ideal. Di waktu yang sama, susu cokelat seperti produk dari Frisian Flag 123/456 PRIMANUTRI merupakan susu Protein tinggi, dimana nutrisi ini juga diperlukan dalam rangka penambahan volume tubuh secara umum, baik berat maupun tinggi badannya.

 

Dengan melihat fakta ini, Ibu dapat melihat bahwa mitos mengenai susu cokelat yang menjadi susu penambah berat badan, atau susu penyebab kegemukan, pengeroposan gigi dan hiperaktivitas si Kecil tidaklah sepenuhnya tepat. Pada Frisian Flag 123/456 PRIMANUTRI dengan #RasaSeruCokelat misalnya, kandungan nutrisi didalamnya sudah diperhitungkan dengan baik sehingga dapat benar-benar memberikan efek positif pada tumbuh kembang si Kecil jika diberikan sesuai dengan kebutuhan si Kecil.

Satu data menyebutkan, terkait dengan stigma susu penambah berat badan yang berlebihan, bahwa susu cokelat memiliki dampak dan manfaat yang sama dengan susu lain. Konsumsi susu cokelat yang rutin dan sesuai porsi dapat memberikan penambahan berat badan antara 1 hingga 1,5 Kg dalam satu tahun, dimana pertambahan ini berada pada angka ideal dan tidak berlebihan.

 

Frisian Flag 123/456 PRIMANUTRI merupakan salah satu produk susu dengan kandungan nutrisi yang sangat lengkap. Nutrisi yang ada dapat mencukupi kebutuhan nutrisi harian si Kecil jika diberikan pada porsi yang tepat. Tentu saja, porsi yang tepat ini juga disesuaikan dengan timing pemberian susu cokelat dengan #RasaSeruCokelat ini.

Berikan susu tinggi kalori dan susu Protein tinggi setidaknya tiga kali dalam sehari untuk menunjang aktivitas si Kecil. Pagi ketika akan beraktivitas, siang ketika istirahat dari aktivitasnya, serta malam menjelang tidur. Untuk pemberian susu cokelat siang hari, Ibu bisa membuatnya secara langsung ketika menemani si Kecil beraktivitas. Frisian Flag 123/456 PRIMANUTRI memberikan kemudahan untuk Ibu, karena tidak memerlukan air panas untuk proses pelarutannya. Cukup dengan menggunakan air bersuhu ruangan, dan campur hingga larut. Untuk menambah kesegaran Ibu dapat memberikan es batu sehingga #RasaSeruCokelat dapat dinikmati si Kecil sebagai penambah tenaga dan mengembalikan kesegarannya.