Whatsapp Share Like
Simpan

Memasuki usia prasekolah, otak si Kecil sedang berkembang dengan sangat cepat, Bu. Itulah sebabnya, pada masa ini, si Kecil umumnya diharapkan menjadi anak yang cepat tangkap. Mendengar hal ini, saya pun mulai mencari tahu lebih dalam soal pentingnya nutrisi untuk otak anak. Nah, dari beberapa artikel kesehatan anak yang saya baca, kurangnya asupan nutrisi ternyata dapat berdampak buruk bagi tumbuh kembang si Kecil bahkan hingga ia beranjak dewasa nanti. Apa saja dampaknya? Simak terus ulasannya, ya! 

1. Kesulitan Berkomunikasi
Menurut direktur dari Birkceck-UCL Centre for Educational Neuroscience, Michael Thomas, anak yang kurang nutrisi sejak dalam kandungan umumnya hingga usia sekolah berisiko mengalami keterlambatan bicara. Nah, gangguan perkembangan anak ini akan mulai terlihat ketika si Kecil semakin aktif berinteraksi dengan orang lain atau ketika berusia satu tahun.  

Tahukah, Ibu?

Untuk mendukung si Kecil menjadi anak yang cepat tangkap, Ibu perlu memberikan stimulasi dan asupan nutrisi sesuai kebutuhannya. Berikan si Kecil asupan makanan yang mengandung Omega-3 (ALA), Omega-6 (LA), Minyak Ikan, dan Zat Besi dengan porsi yang tepat.

2. Kesulitan Konsentrasi 
Kurang optimalnya asupan nutrisi bagi otak juga akan berdampak pada kemampuan si Kecil belajar di sekolah kelak, Bu. Bahkan, bukan tidak mungkin hal ini sudah terlihat sejak ia diajari beberapa hal sederhana di rumah. Beberapa tanda yang dapat Ibu lihat adalah si Kecil akan terlihat lemas, sering melamun, dan sulit konsentrasi selama proses belajar. 

3. Suasana Hati Kurang Stabil 
“Bagaimana bisa asupan nutrisi dapat mengubah suasana hati si Kecil?” Pertanyaan ini mungkin sempat muncul dalam benak Ibu. Dari artikel online yang saya baca, menurut psikiater asal Amerika Serikat, Dr. Daniel Hall-Flaving, MD, ketika sistem kognitif (salah satu fungsi otak) berjalan secara optimal, tanpa disadari si Kecil pun akan merasa lebih senang dan berpikiran positif. Nah, kesehatan sistem kognitif ini dapat dioptimalkan dengan memerhatikan asupan nutrisi hariannya, Bu.  

Itu dia beberapa risiko kekurangan nutrisi untuk otak anak. Tentunya Ibu tak ingin hal di atas terjadi pada si Kecil, bukan? Untuk itu, yuk, beri si Kecil asupan nutrisi sesuai kebutuhan agar perkembangan otaknya berjalan optimal sehingga balita kesayangan Ibu pun tumbuh menjadi anak yang cepat tangkap, aktif bergerak, dan tumbuh sesuai usianya. Semoga info ini bermanfaat, Bu!