Whatsapp Share Like Simpan

Cara memijat bayi yang benar perlu diketahui, karena perawatan ini memberi banyak manfaat untuk kesehatan si Kecil. Bayi umumnya sudah bisa dipijat sejak ia berusia 1 bulan. Bayi usia 1 bulan bisa dipijat di bagian kaki, telapak kaki, lengan, telapak tangan, perut, serta dadanya. Pemijatan bisa berlangsung hingga sekitar 10 menit. Bayi usia 2 bulan sudah bisa dipijat di bagian kaki, telapak kaki, lengan, telapak tangan, perut, dada, punggung, dan kepalanya.

Manfaat Memijat Bayi

Apakah Ibu sudah mengetahui cara memijat bayi? Sebelum mengetahui cara memijat bayi, ada baiknya Ibu melihat seperti apa manfaat dari memijat bayi. Berikut di antaranya:

  • Membuat bayi merasa lebih tenang dan merasa nyaman
  • Melancarkan pencernaan si Kecil
  • Membuat bayi tidur lebih nyenyak
  • Melancarkan peredaran darah
  • Memperkuat hubungan batin antara Ibu dan bayi

6 Cara Memijat Bayi dengan Tepat

Jasa spa dan pijat bayi kini semakin populer dan mudah ditemukan di mana-mana. Para orang tua pun tentunya senang membawa si Kecil untuk mendapatkan perawatan tersebut. Sayangnya, biaya untuk pijat dan spa bayi ini tidaklah murah, sehingga tidak semua orang tua menyanggupinya. 

Nah, untuk Ibu yang ingin memanjakan buah hati tapi tetap irit budget, lakukan saja sendiri di rumah. Ibu bisa mengikuti cara memijat bayi dan rangkaian baby spa yang mudah berikut ini. Yuk, langsung dicoba cara memijat bayi berikut ini!

  1. Ciptakan Suasana Rileks & Tenang di Sekeliling Bayi

    Sebagai langkah awal cara memijat bayi, Ibu perlu menciptakan suasana yang rileks dan tenang guna membangkitkan mood dan membuat si Kecil merasa nyaman. Cara memijat bayi yang pertama adalah dengan meredupkan lampu, menutup gorden, memasang musik dengan irama yang lembut, serta nyalakan lilin aroma terapi. Suasana seperti ini akan membuat bayi merasa rileks dan mudah untuk dipijat. Bahkan ia mungkin akan tertidur selama dipijat. Lucu sekali, ya.

    Artikel Sejenis

  2. Ajak Bayi Berendam di Air Hangat

    Di tempat perawatan baby spa, bayi umumnya akan diajak untuk berendam di kolam khusus. Untuk mengganti kolam tersebut, Ibu bisa menggunakan wadah air lainnya. Jika di kamar mandi Ibu ada bathtub, Ibu boleh menggunakannya sebagai tempat berendam bayi. Namun jika tidak ada, gunakan kolam renang khusus bayi yang bisa dibeli di toko perlengkapan bayi.

    Isilah bathtub atau kolam dengan air hangat hingga cukup banyak. Setelah itu, pasangkan pelampung leher khusus bayi supaya ia tidak tenggelam. Biarkan bayi berendam dan bergerak bebas di air selama sekitar 10 menit.

    Pada tahap awal cara memijat bayi ini, si Kecil mungkin akan rewel dan menangis karena merasa takut atau belum terbiasa berada di air. Lebih baik, jangan terlalu memaksakannya mengikuti cara memijat bayi tersebut, karena bisa membuat bayi trauma. Lakukan secara perlahan serta bertahap, hingga ia mampu beradaptasi dan tidak takut lagi. Manfaat dari bayi berendam ini adalah untuk membersihkan sel kulit mati serta meregangkan otot-otot bayi.

  3. Pijat Bayi dengan Lembut

    Cara memijat bayi memang tidak boleh dilakukan secara sembarangan, Bu, karena akan berpengaruh pada kematangan saraf psikomotorik bayi. Namun, bukan berarti Ibu tidak bisa melakukannya sendiri di rumah. Asalkan dilakukan sesuai tutorial pijat bayi yang benar dan secara perlahan, maka tak ada salahnya untuk memijat sendiri bayi Ibu di rumah.

    Berikut adalah cara memijat bayi yang bisa Ibu coba terapkan sendiri dari rumah. Cara memijat bayi ini tergolong mudah, lho. Coba, yuk!

    • Siapkan baby oil untuk memijat bayi.
    • Rebahkan bayi dalam posisi telentang.
    • Mulai pijat bayi dengan gerakan ke atas secara perlahan dari area kaki, yaitu paha sampai telapak kaki secara bergantian.
    • Pindah pada tangan, mulai dari ketiak sampai ujung jari tangan. Pijat bayi dengan gerakan memutar perlahan di area pergelangan tangannya searah jarum jam.
    • Selanjutntya, pijat bagian dadanya dengan gerakan melingkar secara lembut sampai area paha.
    • Setelah melakukan gerakan melingkar, pindah ke bagian kepala mulai dari telinga. Pijat telinganya menggunakan telunjuk dan ibu jari. Setelah itu pijat wajahnya membentuk tanda hati yang dimulai dari kening sampai dagu. Letakkan ibu jari di tengah mata dan hidung, lalu pijatlah ke arah luar. Pijat dari hidung hingga pipi secara lembut, lalu gunakan ujung jari untuk memijat pelan rahang bayi.
    • Ubah posisi bayi menjadi tengkurap, lalu pijat bahu, punggung, sampai ujung kakinya secara bergantian kanan dan kiri.

    Ketika memijat bayi, cara memijat bayi yang benar adalah dengan memberi sedikit tekanan supaya kulit, saraf, dan ototnya ikut terstimulasi. Hal ini akan bermanfaat melancarkan peredaran darah dan limpa serta memberikan rasa tenang pada bayi.

  4. Mandikan Bayi untuk Membersihkan Tubuhnya

    Cara memijat bayi selanjutnya, bersihkan sisa-sisa baby oil sekaligus memberikan kesegaran pada tubuh bayi dengan memandikannya pakai air hangat. Gunakan sabun dan shampo yang sesuai dengan kondisi kulit bayi untuk menutrisi kulit dan rambutnya serta membuatnya makin bersih. Saat memandikan bayi, usap dan pijat ringan seluruh bagian tubuhnya supaya ia semakin terstimulasi dengan baik.

  5. Usap Badannya dengan Minyak Telon

    Selesai memandikan bayi sampai bersih, cara memijat bayi selanjutnya hangatkan tubuh si Kecil dengan segera menutupi badannya menggunakan handuk agar ia tidak kedinginan. Jangan lupa untuk mengusap badannya dengan minyak telon, terutama pada bagian dada, perut, punggung, dan telapak kaki. Di samping mengembalikan kehangatan tubuh bayi, cara memijat bayi dengan minyak telon ini juga berfungsi untuk mencegah bayi terserang perut kembung akibat masuk angin.

  6. Oleskan Baby Lotion pada Kulitnya

    Cara memijat bayi yang terakhir dan tidak boleh terlewatkan adalah mengoleskan baby lotion pada kulit bayi, khususnya yang rawan kering, seperti tangan dan kaki. Langkah ini berguna untuk menjaga kelembapan kulit bayi serta membuatnya selalu wangi. Usap tangan dan kaki bayi dengan lembut menggunakan baby lotion sebelum memakaikannya pakaian.

Mudah, bukan, cara memijat bayi sendiri di rumah? Selain Ibu bisa lebih berhemat, bayi pun tetap bisa terstimulasi dengan baik melalui perawatan ini. Namun, meski bayi sudah bisa dipijit ringan sejak usia 1 bulan, Ibu perlu ingat bahwa rangkaian baby spa di atas sedikit berbeda. Cara memijat bayi tersebut baru boleh diberikan pada usia 3-6 bulan, tepatnya ketika kepala si Kecil sudah lebih kuat dan mampu ia topang sendiri. Pada usia ini bayi juga sudah mempunyai refleks untuk menyelam saat dibawa berenang. Selamat memberikan pijatan dan spa bayi pada buah hati ya, Bu. Semoga ia merasa senang dan rileks setelahnya.

Bayi baru lahir tentunya juga membutuhkan asupan nutrisi prima yang berasal dari ASI. Sebab, ASI memiliki kandungan terbaik untuk tumbuh kembangnya tak terkecuali kesehatan kulit si Kecil. Ibu ingin ASI yang berkualitas? Mulailah dengan mengonsumsi makanan bernutrisi dan rutin minum susu Frisian Flag PRIMAMUM setiap hari.

Frisian Flag PRIMAMUM mengandung 9 Asam Amino Esensial (9AAE) dan DHA 4x lebih tinggi yang amat mempengaruhi kualitas ASI, sekaligus mengoptimalkan tumbuh kembang bayi melalui air susu ibu. 9 Asam Amino Esensial (9AAE) dan DHA tersebut harus dipenuhi secara bersamaan agar Ibu dan si Kecil selalu prima.

Selain itu, Frisian Flag PRIMAMUM juga memiliki kombinasi 8 nutrisi penting untuk mendukung ketangkasan si Kecil, di antaranya asam lemak omega 3, asam lemak omega 6, minyak ikan, kolin, sphingomyelin, asam sialat, dan tirosin tertinggi. Ada pula kandungan asam folat, omega 3 (ALA), serta omega 6 (LA) guna mendukung pertumbuhan dan perkembangan sel otak si Kecil. 

Dalam menjaga daya tahan tubuh Ibu selama menyusui, Frisian Flag PRIMAMUM turut berperan serta, karena susu ini tinggi zat besi, vitamin D3, tinggi zinc, dan sumber serat pangan inulin yang dapat mendukung kesehatan saluran pencernaan. Frisian Flag PRIMAMUM termasuk susu dengan harga ekonomis, namun bernutrisi lengkap yang dapat dikonsumsi oleh ibu hamil dan menyusui. Tersedia dalam rasa cokelat yang lezat!

Sejak lahir, tumbuh kembang si Kecil perlu dipantau selalu, Bu. Tujuannya untuk mencegah stunting atau pertumbuhan yang kurang memenuhi standar kesehatan. Gunakan fitur Rapor Tumbuh Kembang Prima yang terdapat dalam Akademi Keluarga Prima untuk mengukur tinggi badan anak, berat badan, lingkar kepala, dan indeks massanya, serta disesuaikan dengan grafik pertumbuhan dari WHO. Klik di sini untuk mencobanya sekarang!

Ditinjau oleh: Yeni Novianti, S.Gz