Whatsapp Share Like
Simpan

Bu, sudah punya rencana belum untuk akhir pekan besok? Kalau belum, yuk ajak keluarga jalan-jalan ke taman bermain.  Sambil jalan-jalan nanti, Ibu  juga bisa menyiapkan materi buat main tebak-tebakan suara sambil melatih kemampuan si Kecil!

Caranya bagaimana, Bu? Nah, saya mau bagi-bagi pengalaman sedikit, ya. Dulu, waktu si Kecil usianya masih 4-5 tahun, dia suka sekali penasaran sama bunyi-bunyi yang didengarnya. Jadi, sebentar-sebentar, ia pasti suka bertanya, “Ibu, itu apa sih?”

Hal yang sama juga terjadi waktu saya dan keluarga jalan-jalan ke taman dekat rumahnya. Selama di sana, tak jarang si Kecil terlihat tertarik dengan bunyi bel tukang penjual es krim, suara biola pengamen, bahkan sampai bunyi mesin pemotong rumput.

Waktu saya melihat si Kecil yang cukup penasaran dengan bunyi-bunyi tersebut, saya jadi berinisiatif untuk merekam beberapa suara yang ada menggunakan handphone. Setelah itu, saya jadikan rekaman tersebut sebagai bahan permainan saat pulang di rumah. Cara bermainnya begini, Bu:

Alat-alat:

  • Rekaman suara pada handphone. 
  • Beberapa gambar dari majalah atau koran yang berkaitan dengan suara yang telah direkam sebelumnya.
  • Karton putih.
  • Lem.

Cara bermain:

  1. Siapkan gambar-gambar tersebut dalam satu wadah.
  2. Kemudian, coba perdengarkan salah satu rekaman suara yang Ibu punya, lalu minta ia menjawabnya dengan menunjuk salah satu gambar yang sesuai.
  3. Jika jawaban si Kecil tepat, tempelkan gambar tadi pada karton yang sudah Ibu sediakan dan tuliskan nama dari suara yang dimaksud. 
  4. Ulangilah langkah-langkah tadi dengan suara dan gambar lainnya. Apabila ia berhasil menebak keseluruhan suara dengan benar, berikan ia apresiasi dengan menciumnya ya, Bu.
  5. Coba ulangi permainan ini lagi  supaya daya ingatnya semakin terlatih.

Seru ya, Bu!  Sambil berjalan-jalan di sekitar taman bermain, si Kecil tentu bisa menemukan banyak hal yang dapat menstimulasi indera pendengarannya. Jadi, dari rekreasinya itu, ia juga bisa mendapatkan pengalaman baru. 

Tidak cuma pemahamannya saja yang semakin berkembang, Bu. Di usianya saat ini, si Kecil biasanya sudah bisa menyampaikan keinginannya dan meminta banyak hal kepada Ibu ataupun Ayah. Jangan terburu kaget dulu, ya. Ini tandanya ia sudah semakin pintar bersosialisasi.  Jadi, sebagai orang tua, kita harus tetap berusaha menjaga komunikasi yang baik antara si Kecil dengan Ibu dan Ayah. Ini bisa menjadi salah satu persiapan yang baik sebelum ia masuk ke dalam lingkungan sekolah nanti.

Sebagai pendukung proses pertumbuhan serta perkembangan otak si Kecil, penuhi kebutuhan nutrisinya dengan kandungan gizi yang dibutuhkan di masa tumbuh kembangnya saat ini, ya. Salah satunya adalah asam lemak omega-3. Kandungan ini bisa ia peroleh dari mengonsumsi ikan salmon, susu, kacang kenari, tahu, kembang kol, dan juga ikan sarden dari menu makanannya sehari-hari. Agar kebutuhan nutrisinya dapat terpenuhi dengan baik, lengkapi juga menu sehari-harinya dengan susu pertumbuhan Frisian Flag Karya saat sarapan pagi, setelah tidur siang, dan sebelum tidur malam nanti. Selain diperkaya dengan asam lemak Omega-3, susu Frisian Flag Karya juga mengandung kalsium, zat besi, dan juga magnesium yang memiliki peran penting dalam pembentukan sel-sel saraf baru pada otak si Kecil.

Selamat berekreasi bersama si Kecil!