Whatsapp Share Like
Simpan

Ibu punya rencana berlibur di alam bersama si Kecil? Wah, itu ide yang bagus, Bu. Menurut sejumlah penelitian medis yang saya baca di internet, bersentuhan dengan alam bisa membantu perkembangan otak anak. Lalu, mengapa berlibur di alam bermanfaat untuk perkembangan otak si Kecil? Berikut ini sejumlah informasinya. Simak yuk, Bu!

1. Menjadi Pribadi yang Lebih Ceria

Menurut Profesor Jaak Panksepp dari Washington State University Amerika Serikat, ketika si Kecil aktif bermain di alam, sistem di otaknya akan memproduksi hormon yang membuat seseorang lebih santai dan bahagia. Jadi, kadar stres si Kecil bisa berkurang, sehingga ia lebih ceria dan tak mudah rewel. Uniknya, semakin sering sistem otak ini bekerja, semakin optimal hasil yang didapatkan.

2. Meningkatkan Konsentrasi

Bu, beberapa penelitian lain juga menunjukkan bahwa berlibur di alam bisa melatih konsentrasi anak dan ingatannya, lho. Hanya dengan berada 20 menit di alam, otak si Kecil akan mulai bekerja optimal. Si Kecil akan lebih cepat menyerap informasi di sekitarnya, sehingga lebih mudah mempelajari hal baru dan mengaplikasikan pengetahuan yang ia miliki. Dengan kata lain, ketika ia mulai memasuki usia sekolah kelak, si Kecil dapat lebih mudah berkonsentrasi terhadap pelajaran yang diberikan, sehingga mendapatkan hasil akademik yang lebih optimal. Tak hanya tumbuh menjadi anak yang lebih ceria, kemungkinan besar ia juga menjadi lebih pintar, Bu.

3. Mempererat Hubungan Keluarga

Ketika bermain di alam, si Kecil kemungkinan besar akan lebih banyak berinteraksi dengan anggota keluarga yang ikut bermain. Misalnya, Ayah, Ibu, Kakak, atau anggota keluarga yang lain. Aktivitas yang dilakukan pun membuat intensitas komunikasi dan interaksi satu sama lain meningkat. Jadi, hubungan emosional antara si Kecil dan anggota keluarga lain pun bertambah, Bu.

4. Berani Menghadapi Hal Baru

Tak hanya membuat si Kecil berani mencoba aktivitas baru, berlibur di alam juga membuat si Kecil menghadapi hal baru yang belum pernah ia temukan sebelumnya. Misalnya, berani berinteraksi dengan hewan yang belum pernah ditemui, berani memakan menu yang belum pernah dicoba, dan sebagainya. Meski awalnya si Kecil mungkin merasa ketakutan, ia belajar menghadapinya. Nantinya, si Kecil akan tumbuh menjadi anak yang berani menghadapi tantangan dan mengatasi ketakutannya, Bu.

Wah, ternyata berlibur di alam punya banyak manfaat untuk perkembangan otak anak ya, Bu. O iya, meski si Kecil bermain bebas di alam, tetap awasi dia untuk meminimalkan kemungkinan terjadi hal yang tak diinginkan. Semoga si Kecil tumbuh menjadi anak yang semakin ceria dan pintar, ya. Selamat berlibur, Bu!