Share Like
Simpan

 Sayur-mayur adalah sumber vitamin dan mineral; zat-zat baik yang sangat dibutuhkan anak dalam usia tumbuh kembang. Tetapi membuat anak menyukai sayuran ternyata bukan pekerjaan mudah. Ibu mungkin juga sedang mengalaminya dengan buah hati.

Beberapa Ibu bahkan mengeluh, anaknya sungguh tidak mau makan sayur. Setiap kali dipaksa, malah dimuntahkan. Tak jarang sang Ibu sampai merasa stres dan akhirnya mengalah, anaknya hanya mau makan dengan makanan kesukaannya saja, misalkan ayam goreng.

Beberapa Ibu bahkan mengeluh, anaknya sungguh tidak mau makan sayur. Alhasil, siasat menyembunyikan sayuran dalam makanan pun Ibu lakukan agar anak mau makan sayur. Agar kejadiannya tidak menyusahkan seperti itu, memang sebaiknya sejak dini buah hati sudah dikenalkan dengan sayur.

Agar kejadiannya tidak menyusahkan seperti itu, memang sebaiknya sejak dini buah hati sudah dikenalkan dengan sayur. Jangan menyerah kalau anak tidak suka, tetapi juga jangan sampai membuat anak menjadi trauma karena dipaksa. Berikut adalah beberapa kiat agar anak mau makan sayur, bahkan menyenanginya:

1. Sajikan sayur ketika mereka lapar
Seorang pakar kesehatan keluarga, Dr. Ann Kulze, mengatakan bahwa pada dasarnya ketika anak lapar, mereka akan makan. Karena itu, sebelum waktu makan tiba, Ibu bisa mencoba membangkitkan selera makan mereka dengan sayuran yang berwarna-warni.

2. Makan bersama mereka
Terdengarnya cukup sederhana namun apabila dilakukan, hasilnya lumayan manjur lho. Ajak anak untuk makan bersama dengan Ibu dan keluarga, dan tunjukkan bahwa Ibu beserta semua anggota keluarga lainnya menyukai sayuran, sehingga anak tergoda untuk mencobanya. Bila anak melihat Ibu dan anggota keluarga lain makan sayuran dan makanan sehat lainnya, hal itu akan menjadi contoh yang baik buat dia. Bisa jadi saat makan bersama tanpa disuruh si anak akan segera meraih piring dan ikut menikmati sayuran.

3. Sembunyikan sayur dalam makanan lain
Modifikasi beberapa makanan favorit buah hati dengan mencampurnya dengan berbagai sayur. Misalnya, bila si anak menyukai burger, Ibu bisa memasukkan beberapa potongan salada ke dalam burger buatan Ibu. Atau Ibu juga bisa membuat kue kesukaannya dengan campuran bayam. Semakin kreatif Ibu membuat makanan yang mengandung sayuran dan buah, kebutuhan nutrisi buah hati pun akan terpenuhi dengan baik.

4. Buatlah bentuk seunik mungkin
Anak selalu tertarik dengan bentuk yang unik. Karena itu, Ibu bisa mencoba menyajikan sayuran dengan bentuk dan tampilan yang lebih unik. Misalnya mengubah wortel dengan bentuk bintang atau bunga matahari, mengubah ujung seledri menjadi bentuk jari dan pastikan untuk memotong sayurannya sekecil mungkin agar mudah dimakan. Atau mengubah tomat menjadi bentuk bunga yang mekar dan cari tomat yang ukurannya kecil agar mudah dimakan.

5. Namai sayuran dengan nama unik
“Ayo … ayo pesawatnya mau mendarat …. uung … uung … hap,” Ibu pasti pernah melakukan itu ketika menyuapi buah hati kan? Nah, kalau sendok makan bisa disebut pesawat, maka demikian juga seharusnya dengan sayur-sayuran. Buatlah nama yang unik dan lucu untuk sayuran tersebut sesuai dengan minat anak agar anak terinspirasi saat memakannya. Misalnya, wortel dinamai helikopter jika anak mengagumi helikopter, bayam dinamai mobil balap jika mobil-mobilan adalah mainan favoritnya, atau apapun nama lucunya yang bisa menarik minat anak.

6. Membuat variasi sup
Bila anak bosan dengan makan sup, Ibu bisa membuat variasi sup. Misalnya, dengan membuat sup yang isinya sayuran berbentuk alphabet, sup jagung dipadukan dengan whip cream khusus untuk makan pagi mereka. Ibu dapat membuat sup whip cream dengan bentuk ‘smiley face’, sehingga meningkatkan motivasi anak untuk memakan makanan sehat.

Ayo Ibu, jangan putus asa untuk membujuk anak agar mau makan sayur. Mari gunakan cara-cara kreatif untuk kebaikan mereka, sekarang dan nanti.